King System

King System
Episode 273 kota Samanda 2



"Baiklah aku setuju, lebih baik kita berangkat sekarang, jika kita terlibat perkelahian dengan mereka maka kita akan mengalami banyak kerugian" ucap yu Zhong sembari membuka satu bungkus Indomie.


"Apa yang sedang kau pegang, apa itu bisa di makan?" tanya Dujuan.


"Tentu saja ini adalah makanan favorit ku dan semua orang, bahkan Kevin juga menyukainya. Apa kau ingin mencobanya?" jawab Yu Zhong sekaligus bertanya.


"Benarkah, baiklah aku ingin mencobanya tolong berikan aku satu" ucap Dujuan sembari menadahkan tangan nya.


"Ambil ini" jawab yu Zhong sembari memberikan satu Indomie kepada Dujuan.


"Bagaimana cara memakannya?" tanya Dujuan.


"Seharusnya makanan ini harus di masak menggunakan air mendidih, lalu kita harus mencampur bumbunya dengan merata, dan selain itu kita bisa menambahkan beberapa toping seperti telur, sosis, atau yang lainya. Tapi jika aku biasanya lebih memilih makan menggunakan nasi hangat" jawab yu Zhong sembari memasukan bumbu ke dalam bungkus mie.


"Krek....! kreek..!" suara mie yang di remuk-remuk oleh yu Zhong.


"Tapi makan dengan cara ku ini juga enak" ucap yu Zhong sembari memakan mie tersebut.


"Kemana arah portal yang kau maksud?" tanya Kevin.


"Di balik Ari terjun itu" jawab Yu Zhong sembari menunjuk ke arah air terjun di dekat mereka.


"Stup" tiba-tiba mereka menghilang dan muncul di sebuah tempat yang gelap dan lembab.


"Bruuuusssss....!" suara air terjun yang sangat keras.


"Nyalakan portalnya" ucap Kevin.


"Kenapa anda tidak menggunakan teleportasi saja, dan juga anda pasti bisa menyalakan portal yang berada di hadapan anda dengan mudah untuk apa meminta bantuan Yu Zhong, bukankah itu akan memakan waktu yang cukup lama?" tanya system yang tiba-tiba muncul di atas kepala Kevin.


"Aku tidak ingin terlihat mencolok, Yu Zhong bukanlah orang yang bisa di kelabui seperti orang dunia ini, ia adalah seorang prajurit yang memiliki naluri yang tajam. Dan aku telah merasakan kecurigaan di dalam dirinya. Untuk saat ini aku tidak ingin menunjukan seluruh kemampuan ku di hadapannya" gumam Kevin.


"Bukankah Anda bisa menghilangkan ingatan Yu Zhong, untuk apa khawatir?" tanya system.


"Aku tidak akan bisa melakukan itu, karena belum di perlukan. Jika di masa depan nanti terjadi hal-hal di luar kendali maka aku akan melakukannya" gumam Kevin.


"Baiklah aku akan segera menyalakan portal" jawab Yu Zhong sembari berdiri dan membakar bungkus mie yang berada di tangannya.


Terlihat Yu Zhong berjalan ke arah dinding lalu ia meneteskan darahnya ke atas sebuah batu besar yang berada di depan dinding.


"Buka" ucap Yu Zhong sembari memegang batu besar tersebut sembari menutup mata.


Perlahan dinding di hadapan yu Zhong mengeluarkan cahaya berwarna ungu.


Setelah cahaya itu membentuk sebuah gerbang kemudian Yu Zhong masuk ke dalam.


"Cepat masuk portal ini hanya dapat bertahan 5 detik saja" ucap Yu Zhong dari dalam portal.


"Tap!" suara pundak Dujuan yang di tahan Kevin saat ia ingin terbang masuk ke dalam portal.


"Kau akan mati jika masuk ke sana" ucap Kevin.


Kemudian portal tersebut menghilang dengan sekejap.


"Dia mengerjai kita, sepertinya tidak ada pilihan lain selain menggunakan teleportasi" gumam Kevin.


"System kirim kami ke dalam tempat tinggal Yu Zhong" gumam Kevin sembari duduk sila sembari bertapa.


Seketika Kevin, Dujuan, dan gerobak serta kuda menghilang.


...****************...


Di sebuah jalan kota yang sepi.


"Hahahahah.... mereka ku permainkan" ucap Yu Zhong yang tiba-tiba muncul di jalan tersebut.


"Apa yang terjadi..? kenapa tempat ini sepi, tidak seperti biasanya. Seperti ada yang tidak beres di sini" gumam Yu Zhong yang seketika terlihat serius.


"Hei kalian semua....! Brengs*k berhentilah bermain-main jika tidak ingin ku hukum...! cepat berkumpul di tempat ku!" teriak Yu Zhong.


Terlihat tiba-tiba Yu Zhong berlari ke arah rumah yang berada di atas bukit dengan tergesa-gesa.


...****************...


Sementara itu di sebuah rumah yang sederhana, terlihat Kevin, Dujuan, dan juga gerobak mereka muncul di ruangan yang sempit.


"Di mana kita sekarang, kenapa kita muncul di rumah yang sempit ini, lihat gerobak kita menghancurkan meja, dan juga menghancurkan lemari" ucap Dujuan yang terlihat terkejut melihat perabotan rumah yang hancur karena gerobak mereka yang muncul di atas meja makan.


Tiba-tiba Kevin menghilang dan muncul di depan rumah.


"Kota ini telah di serang, dan semua orang telah di culik" gumam Kevin.


Tiba-tiba Kevin menoleh ke arah sebuah rumah yang berada di dekat benteng.


Kemudian ia menghilang dan muncul di rumah yang ia lihat sebelumnya.


"Ada seorang anak di dalam rumah ini" gumam Kevin sembari membuka pintu.


Terlihat seorang anak gadis yang terbaring lemah, dengan keadaan telanjang dan tubuh penuh luka, terlihat air mata yang terus mengalir tanpa henti. Tatapan mata yang kosong melihat ke arah Kevin.


"Haaaaaaaaaaa...!" teriak gadis itu yang terlihat sangat histeris.


"Suuf...! fshuuuus" suara Kevin yang menghirup nafas lalu menghembuskan nya.


Terlihat Kevin berjalan perlahan lalu menutupi tubuh gadis tersebut dengan jubah yang ia pakai, kemudian ia menyentuh dahi gadis itu dan gadis itu pun tertidur.


Lalu Kevin menggendong gadis itu dan kembali ke rumah yang sebelumnya.


...****************...


Di rumah sebelumnya.


"Wan wan...!" teriak Yu Zhong sembari berlari ke arah rumah sebelumnya.


Tiba-tiba Kevin muncul di depan pintu.


Lalu Kevin berbalik.


"Di kota ini hanya ada gadis yang ku gendong ini, sisanya telah di culik" ucap Kevin.


"Apa...!" teriak Yu Zhong yang terlihat sangat marah.


...****************...


Beberapa saat kemudian, di depan rumah.


Terlihat Kevin, Dujuan, dan juga Yu Zhong tengah duduk melingkar.


"Pelaku nya adalah sekte stone hammer" ucap Kevin.


"Aku telah melihat apa yang di lakukan para murid dan ketua sekte stone hammer terhadap gadis kecil itu, aku harus membunuh mereka semua" gumam Kevin.


"Aku akan menyerang sekarang, aku tidak peduli apa yang akan terjadi" ucap Yu Zhong sembari berdiri.


"Wan wan berada di istana kekaisaran timur, lalu warga mu berada di sekte stone hammer. Siapa yang akan kau serang?" tanya Kevin.


"Aku akan pergi menjemput istri ku lalu pergi ke sekte stone hammer" jawab yu Zhong sembari berjalan meninggalkan Kevin.


"Apa kau yakin warga mu masih hidup, bahkan seorang gadis saja di perlakukan seperti ini, bagaimana dengan yang lain" ucap Kevin.


Tiba-tiba Yu Zhong berhenti.


"Istri mu berada di tempat yang aman, ia berada di rumah nya yang sebenarnya, sedangkan rakyat mu berada di dalam kandang singa, yang menjadikan mereka sebagai makanan" ucap Kevin.


...****************...


Bersambung..