King System

King System
Persiapan



Saat pesta di hampir selesai.


"Tuan tuan" teriak paman Qiu dari kejauhan.


"Duh itu paman Qiu" ucap kevin.


"Tuan kenapa kau tidak memberitahu jika pelindung ini bisa menyerang" tanya paman Qiu.


"Ya agar paman mau mencoba nya" jawab kevin.


"Bang Qiu kenapa kau tadi sangat lama" tanya gusmo.


"Anjir aku tadi terlempar sangat jauh untung saja aku jatuh tepat di atas tenda" jawab paman Qiu.


"Hah tenda di mana itu" tanya kevin.


"Kalau tidak salah tidak jauhdari hmm kota jeng kerajaan hundo" jawab paman Qiu.


"Apa sejauh itu" ucap gusmo mugi dan gusi secara bersamaan.


"Dan saat aku terjatuh aku telah di kepung oleh ribuan prajurit yang di pimpin oleh seorang jendral tingkat tetua bintang dua yang bernama hong" ucap paman Qiu.


"Apa jangan jangan kerajaan hundo ingin balas dendam" gumam kevin.


"Paman ke mana para prajurit itu ingin pergi" tanya kevin.


"Menurutku mereka ingin pergi ke kota soba" jawab paman Qiu.


"Tidak mungkin mereka pasti akan menyerang kota ini" gumam kevin.


"Gun. Bagi tim mu menjadi dua dan kau serta gong pergi ke kota soba. Dan sampaikan kepada paman Bog untuk bersiap siap karena akan ada pasukan yang berjumlah ribuan ingin menyerang kota soba dan godi" ucap kevin.


"Hung kau dan sun akan memimpin setengah pasukan bayangan dan kalian pergi ke kota jeng dan kalian harus mematmatai Mereka " ucap kevin.


"System apa ada alat yang dapat kami gunakan untuk berkomunikasi jarak jauh" gumam kevin.


[Tuan bisa mengunakan jurus telepati yang System berikan karena jurus itu dapat di gunakan untuk komunikasi jarak jauh. selama orang yang ingin tuan hubungi masih di daratan yang sama]


"Baguslah kalau begitu sekarang transfer jurus telepati ke Gun gong hung dan sun" ucap kevin.


[Transfer berhasil memotong 5 coin jiwa]


"Sekarang kalian boleh pergi" ucap kevin.


Kemudian para prajurit bayangan pun pergi.


"Tuan apa yang harus kami lakukan" tanya gusi.


"Kalian tinggal duduk menonton kami berperang" jawab kevin.


"Kenapa" tanya gusi.


"Ya karena para prajurit itu ingin ku jadikan bahan kultivasi ku" gumam kevin.


"Tidak perlu karena yang akan bertarung hanya aku paman Qiu gusmo serta mugi. Lagi pula kalian akan aman selama masih berada di dalam kota" jawab kevin.


"Baiklah jika itu kehendak tuan" jawab gusi.


"Bang kevin apa aku boleh ikut" tanya rein.


"Boleh tapi kalian hanya boleh menyerang mengunakan panah di atas benteng" jawab kevin.


"Rina kau harus banyak membunuh musuh ketika perang nanti" ucap kevin.


"Kenapa" tanya rina.


"Ya anggap saja ini latihan aku akan memberi kalian hadiah jika kalian dapat membunuh lebih dari 100 orang" ucap kevin.


"Wah benarkah Baiklah aku akan membunuh seribu" jawab Rein.


"Siap aku akan mencoba yang terbaik" ucap rina.


"Anjrit masih kecil sudah di ajari jadi pembunuh. Oh iya tuan kan juga masih remaja" gumam gusmo.


"Ok sekarang saatnya kalian tidur sekarang sudah malam" ucap kevin.


"Naina bawa mereka berdua ke kamanya" ucap kevin.


"Ayo kita tidur" ucap naina sembari menggandeng tangan rina dan Rein.


"Baiklah sekarang kalian bubar siapkan diri dan mental untuk perang nanti" ucap kevin.


"Oh iya paman gusi besok proyek pembangunan rumah sakit dan pangkalan militer harus terus berjalan anggap saja perang ini hanya mainan" ucap kevin.


"Siap tuan" jawab gusi.


Kemudian semua orang pun pergi tidur.


...****************...


Di tempat Hong berada.


"Hong apa yang sebenarnya terjadi tadi siang" tanya pangeran gery yang sedang duduk di sebuah kursi di dalam tenda.


"Tadi siang hampir saja semua orang di sini akan mati" jawab hong yang sedang berlutut.


"Kenapa bisa begitu" tanya pangeran gery.


"Karena ada seorang yang sangat kuat jatuh dari langit dan menimpa salah satu tenda kita. Dan beruntungnya orang itu hanya membuat kamu takut saja" jawab Hong.


"Jadi hanya begitu baiklah kau bisa pergi" ucap pangeran gery.


Kemudian Hong pun keluar dari tenda itu.


"Sebentar lagi aku bisa menemui naina" ucap pangeran gery.


...****************...


"Apa kerajaan hundo ingin balas dendam" teriak bog penuh amarah.


"Iya tuan dan kami di perintahkan pangeran untuk berjaga di kota soba" ucap Gun.


"Paman bog apa kau mendengar ku" ucap kevin menggunakan telepati.


"Loh tuan bisa mengunakan telepati" jawab bog mengunakan telepati.


"Ya. Jadi aku ingin meminta tolong kepada paman untuk mengamankan warga kota soba karena aku belum yakin jenderal hong ingin menyerang ke mana" ucap kevin menggunakan telepati.


"Oh Baiklah aku akan mengamankan kan warga" jawab bog mengunakan telepati.


"Gun gong kalian bantu aku mengarahkan warga ke ruang bawah tanah" ucap bog.


"Siap tuan" jawab mereka.


...****************...


Keesokan harinya.


"Tuan para musuh sudah mulai bergerak ke kota godi mereka akan segera sampai dua hari lagi" ucap sun mengunakan telepati.


"Jadi begitu teruskan saja jika ada kabar lainya kau tinggal hubungi aku" ucap kevin menggunakan telepati.


"Sepertinya aku harus mengunakan fitur leveling untuk menaikkan tanahku dengan cepat" ucap kevin sembari duduk di balkon.


"Tuan sarapan anda sudah jadi" ucap naina dari luar kamar.


"Baiklah masuk saja" jawab kevin.


Kemudian naina pun masuk.


"Tuan ini makanan anda" ucap naina.


"Naina aku mohon berhenti memanggilku tuan kau bisa memanggilku dengan namaku" ucap kevin.


"Tapi tuan adalah seorang pangeran" jawab naina.


"Dan dirimu adalah calon istriku" ucap kevin sembari memegang kedua tangan naina.


"Tapi kita belum resmi" jawab naina.


"Apa harus aku resmikan di ranjang" ucap kevin.


"Ah mesum" ucap naina sembari berlari.


"Naina aku hanya bercanda" teriak kevin.


"Naina tolong beri tahu paman Qiu dan lainya jika aku akan pergi selama dua hari" ucap kevin menggunakan telepati.


"Sepertinya aku harus segera pergi ke tempat leveling" ucap kevin.


"Bang kevin" teriak Rein dari bawah balkon kamarnya.


"Ada apa" jawab kevin sembari berjalan ke arah balkon.


"Sekarang aku bisa mengendarai kuda" ucap Rein.


"Siapa yang mengajari mu" tanya kevin.


"Paman gusmo" jawab Rein.


"Oh bersenang senang lah" ucap kevin.


"System kirim aku ke tempat leveling" ucap kevin.


...****************...


Sementara itu di tempat naina.


"Tuan Qiu tadi pangeran bilang bahwa ia akan pergi selama dua hari" ucap naina.


"Hah kemana dia akan pergi" tanya paman Qiu.


"Aku juga tidak tau" jawab naina.


"Oh" ucap paman Qiu.


"Sebenarnya kemana pangeran ingin pergi ke mana" gumam paman Qiu.


"Ehm ada mugi" ucap paman Qiu.


"Mugi cepat ke sini" ucap paman Qiu.


"Kenapa bang Qiu" tanya mugi.


"Aku akan memberi mu hadiah jika kau mau mencoba menyerang pelindung" ucap paman Qiu.


"Tidak aku tidak mau" ucap mugi sambil berlari menjauh dari paman Qiu.


"Hey ayo lah kau coba saja rasanya menyenangkan" ucap paman Qiu sembari mengejar mugi.


"Haduh kenapa mereka berlarian mereka terlihat seperti anak anak" ucap rina yang sedang menyiram tanaman.


...****************...


...****************...


Bersambung