King System

King System
Penyerangan yang mengubah segalanya



Tiba tiba dari dari robekan ruang itu muncul seorang lelaki yang tampan dengan tanduk di kepalanya dan matanya berwarna merah.


"Apa yang kau ingin kan" teriak kevin sembari mengeluarkan pedang.


Namun orang itu hanya menoleh ke arah kevin dan tersenyum.


"Tuan apa yang terjadi" teriak paman Qiu yang datang bersama yang lainnya.


"Apa kau kevin" ucap lelaki itu.


"Iya memang kenapa" jawab kevin.


"Tunggu tuan mundur" terikat paman Qiu yang tengah terbang ke arah kevin.


Tiba tiba orang itu mengikat naina dengan kain berwarna emas dan ia menarik naina ke sisinya.


"Lepaskan!!!" teriak kevin kevin sembari menyerang pria tersebut.


"Tuan hentikan!" teriak paman Qiu.


"Hem" ucap pria itu sembari menggerakan jari telunjuk nya.


Lalu kevin pun terlempar sangat jauh.


"Bajing*n Berani sekali kau menyerang raja" teriak riyan sembari menyerang pria itu.


Kemudian pria itu menyentil pedang riyan. Seketika pedang itu hancur mengakibatkan ledakan yang besar.


"Gusmo kau aman kan semua warga di kota ini" teriak paman Qiu yang berada tepat di hadapan pria itu.


"Siap" teriak gusmo sembari terbang menggunakan pedang terbang.


"Aku tau kau pasti berasal dari tempat itu" ucap paman Qiu sembari memegang pedang miliknya.


"Hahahaha ternyata mahluk fana seperti dirimu tau tempat itu" ucap pria itu sembari tersenyum.


"Aku tau aku tidak bisa mengalahkan dirimu. Tapi aku akan membalas apa yang telah kau lakukan" ucap paman Qiu sembari mengeluarkan roh penjaga miliknya yang berbentuk sebuah naga berwarna putih.


terlihat aura putih menyelimuti paman Qiu dan aura itu sangat dahsyat hingga membuat angin yang kencang.


"Aku tak akan diam saja" ucap Bog sembari mengeluarkan roh penjaga miliknya yang berbentuk naga berwarna merah.


Aura milik paman Qiu dan Bog sangat kuat hingga membuat salju meleleh.


Kemudian mugi dan don juga mengeluarkan roh penjaga mereka.


terlihat don mengeluarkan roh berbentuk pedang.


"Tak ku sangka ada anggota klan yu di sini" ucap lelaki itu.


...****************...


Sementara itu di tempat kevin.


"Ah tubuh ku terasa hancur" ucap kevin yang mencoba bangun dari lubang yang dalam yang berada di gunung dekat ibu kota dolan.


"Ayo kevin naina dalam bahaya" teriak kevin sembari bangun dari lubang itu lalu ia melompat dan terbang menggunakan pedang terbang.


"Tuan tolong lepaskan mereka mereka adalah teman ku" Teriak naina yang sedang terikat dengan air mata yang menetes.


"Nyonya tolong jangan khawatir" ucap pria itu sembari tersenyum ke arah naina.


Seketika paman Qiu telah berada di samping kanan pria itu dan ia langsung menusuk leher pria itu.


"Kau kira kau bisa melukai ku hanya dengan pedang ini" ucap pria itu sembari memegang ujung pedang paman Qiu mengunakan dua jarinya.


Laku dari kiri Bog memukul pria itu.


"Kau juga sama dasar setengah dwarf" ucap pria itu sembari menggenggam kepalan tangan kanan Bog.


"Mati kau!" teriak don yang menjatuhkan dirinya dengan posisi pedang duluan mengarah ke kepala pria itu.


Terlihat pria itu menggigit pedang miliknya don.


Tiba tiba pria itu menendang mugi yang muncul di hadapan nya.


Lalu pria itu mengeluarkan cahaya yang membuat paman Qiu,bog,mugi, dan don mental dengan pedang yang telah hancur.


"Berani sekali kau!" teriak kevin yang kini berada di hadapan pria itu dengan tubuh di penuhi luka.


"Kevin cepat lari" teriak naina menangis.


"Cepat anak muda aku tidak memiliki banyak waktu" ucap pria itu.


"Seribu pedang. Pedang gila" teriak kevin.


Lalu muncul ratusan pedang yang kini berputar putar sangat cepat di sekeliling kevin.


Lalu kevin terbang sangat cepat mengarah ke pria itu.


"Trasnga" suara pedang bayangan kevin yang hancur karena pelindung yang di buat pria itu.


"Duk" suara pukulan yang di berikan Tiger ke arah wajah pria itu.


"Taun cepat mundur" teriak Tiger.


Kemudian putih datang dan mencakar pria itu dengan membabi buta.


Lalu kevin menyerang dari atas ke arah kepala pria itu.


"Duaaaar" suara ledakan yang sangat keras hingga membuat satu kota hancur.


Terlihat kota yang besar dengan di penuhi bangunan kini hancur menjadi lubang.


Terlihat di lubang itu tiger,putih, dan kevin yang terkapar dengan tubuh penuh darah.


"Aku merasa kagum karena kau bisa berada di ranah itu saat di umur 17 tahun di dunia fana ini" ucap pria itu.


"Berhenti kenapa kau melakukan ini" teriak naina sembari menangis.


"Ini semua demi kebaikan nona" jawab pria itu.


"Kebaikan apa kau telah membuat orang yang ku sayangi terluka. Apa ini demi kebaikan ku" Teriak naina dengan suara serak.


"Berhenti berteriak nanti tenggorokan nyonya bisa terluka" ucap pria itu.


"Aku tidak peduli. Sekarang aku ingin menolong kevin dia adalah suamiku" teriak naina.


"Plak"


"Dia tidak pantas menjadi suami dari anak raja iblis" teriak pria itu sangat keras hingga membuat satu benua bergetar.


"Siapa anak raja iblis aku manusia" teriak naina.


"Apa yang kau lihat dari pemuda itu. Di rumah nanti kau akan menemui jutaan laki laki seperti dia bahkan ada yang lebih baik" ucap pria itu.


"Aku tidak peduli. Aku hanya ingin bersama dia" teriak naina.


"Diam jika kau masih berteriak maka aku akan membunuh mereka semua" ucap pria itu.


Tiba tiba tubuh kevin terangkat ke langit kemudian tubuhnya mengeluarkan cahaya yang sangat terang berwarna emas.


Lalu muncul daga berwarna emas berasal dari langit menuju ke arah kevin.


"Tunggu ini kebangkitan roh tingkat legendaris" ucap pria itu.


Lalu naga emas itu masuk ke dalam tubuh kevin diikuti oleh 7 naga yang berwarna putih,hitam,merah,hijau,biru muda,biru tua. Dan yang terakhir naga dengan warna seperti pelangi.


Seketika rambut kevin yang awalnya berwarna hitam kini menjadi berwarna perak lalu matanya berubah menjadi putih.


"Lepaskan dia sekarang!" teriak kevin dengan tubuh di selimut cahaya emas.


"Sepertinya kau memiliki potensi. Aku memberikan waktu 10 tahun untuk menjemput putri ke dunia ku" ucap pria itu.


"Aku tidak peduli" teriak kevin sembari menyerang pria itu.


"Duaaaaaaaaarrrrr" suara ledakan yang sangat keras.


Tiba tiba kevin jatuh dari gumpalan asap menuju tanah.


"Aku tidak berguna. aku tidak bisa bergerak naina tunggu aku aku akan menyelamatkan mu" ucap kevin di sebuah ruangan yang gelap gulita.


Tiba tiba muncul sebuah cahaya yang sangat terang.


"Cahaya apa itu" ucapkevin sembari menutupi matanya menggunakan tangan.


"Nak apa kau ingin menjadi kuat"


...****************...


Bersambung.