King System

King System
Episode 221 datang



Tuan anda tidak perlu repot-repot, aku akan mengurus ini sendiri, aku merasa tidak enak jika selalu di bantu oleh anda, aku akan berusaha sendiri untuk mendapatkan tanah itu dengan usaha sendiri" jawab raja Yun yang.


"Berapa lama kau akan mendapatkan tanah itu, aku ingin kau mendapatkan nya sebelum aku pergi dari dunia ini" ucap Kevin.


"Eee.. aku tidak mengetahuinya tapi aku akan berusaha sebaik mungkin" jawab raja Yun yang.


"Ketika aku telah memutuskan sesuatu maka tidak ada yang bisa mengubahnya kecuali aku sendiri, dan aku akan mendapatkan tanah itu saat Qianfan datang aku dan tidak ada seorang pun yang dapat mengubah ini" ucap Kevin.


...****************...


Di tempat paman Qiu.


Terlihat mereka semua tengah mengangkat barang barang untuk melanjutkan perjalanan mereka.


"Kenapa kau jadi seperti ini Qiu, bukanya biasanya kau hanya bermalas-malasan" ucap paman Bog.


"Aku tidak tahu, seperti ada energi yang memaksa ku untuk melakukan ini, dan aku juga bingung kenapa bisa merasa senang saat melakukan ini" jawab paman Qiu sembari mengangkat kotak yang berisi perang.


"Syukurlah kau telah sadar, sepertinya sehabis mengalami saat di mana kau hampir mati kau kini berubah, ini adalah anugrah dari Tuhan dan ku senang sebagai teman mu" ucap putih sembari menepuk pundak paman Qiu.


"Berapa lama perjalanan kita kali ini" tanya Huang.


"Kita memerlukan seminggu untuk tiba di kota batu, dan kemungkinan bisa memakan waktu lebih lama jika ada kendala" jawab Jhon.


"Hei Jhon kau tidak sedih atas kematian adik kembar mu?" tanya paman Qiu.


"Tidak lagi pula ia mati karena kesalahan yang ia perbuat dan aku tidak peduli denganya, karena dia telah menghancurkan kepercayaan ku kepadanya" jawab Jhon.


"Ya seharusnya kau bersikap seperti mu, bahkan jika di masa depan anak ku melakukan kesalahan maka aku sendiri yang akan menghukumnya walau itu hukuman mati sekalipun, karena saat ia telah masuk ke dalam kejahatan maka kami bukan keluarga lagi" ucap Riyan.


"Wow kata-kata yang membangun dan sangat berguna, aku memberikan prestasi untuk mu" ucap paman Bog sembari bertepuk tangan.


"Aku penasaran bagaimana perjalanan Qi yu dan yang lainya" ucap Putih.


"Ku harapan mereka mendapatkan kesialan lebih dari kita" ucap paman Qiu.


"Jangan katakan hal yang buruk untuk orang lain, karena kata-kata mu buruk mu akan berbalik pada diri mu sendiri, yang mulia yang memberitahu itu kepada ku" ucap Huang sembari menepuk pundak paman Qiu dan tersenyum.


"Baiklah aku tak akan melakukan itu lagi, terima kasih karena sudah memberitahu ku soal ini" jawab paman Qiu sembari membalas senyuman Huang.


(Ku harap semua orang akan bersikap seperti paman Qiu saat di beri nasehat. Amiin)


"Semua sudah siap, ayo kita berangkat" ucap Mugi yang datang sembari memasang sarung tangan.


"Tunggu kemana Jingmi pergi?" tanya paman Qiu.


"Aku tidak tau, dia pergi ke hutan tadi" jawab Don.


"Baiklah aku akan menyusul dia, kalian berangkat saja duluan aku akan terbang menyusul kalian saat sudah menemukannya" ucap paman Qiu.


"Baiklah, kau harus berhati-hati dan jika kau tidak menemukan nya maka lebih baik kembali, dia hanya orang luar lebih baik menjaga diri mu" ucap Huang.


"Baiklah-baiklah, aku akan melalukan itu jika tidak menemukannya" jawab paman Qiu sembari berjalan ke arah hutan.


...****************...


Di tempat Las.


Terlihat tubuh Las telah di perban menggunakan daun daun yang panjang, dan terlihat Himawari sedang memasak sup.


"Tap" suara kaki Qi yu yang menyentuh tanah.


"Bersiap kita akan pergi ke kota samurai, yang lainya sudah duluan, Himawari berikan obat ini kepada Las setelah itu kita akan berangkat" ucap Qi yu sembari melempar ramuan penyembuh tingkat tinggi kepada Himawari.


"Kemana saja kalian pergi selama ini!" teriak Himawari.


"Karena kesalahan kalian, Las menjadi seperti ini sekarang sebenarnya kalian ini mempedulikan Las atau tidak!" teriak Himawari sembari berjalan ke arah Las dengan wajah kesal.


"Kami saat itu sedang pergi dan tanpa kami sadari kami telah tersesat dan saat kami kembali kota telah di kuasai oleh bandit. Lalu kami membunuh semua bandit dan aku mencium bau Las dari kejauhan dan akhirnya aku menemukan kalian" jawab Qi yu.


"Tapi kenapa kalian tidak memberitahu Las kalau kalian ingin pergi!" teriak Himawari sembari memasukan ramuan ke dalam mulut Las.


"Dia masih tidur di atas pohon, aku tidak tega membangunkannya karena dia adalah anggota termuda kami" jawab Qi yu.


"Tapi bukanya kalian memberikan surat atau memberitahu aku dan yang lainya, agar aku bisa memberitahu kalau kalian pergi!" teriak Himawari.


"Jika aku pergi bersama mereka lalu siapa yang akan menjaga mu" ucap Las sembari memegang pipi Himawari.


"Cepat jangan pakai drama, kita harus mengejar yang lainya sepertinya mereka telah sampai karena mereka berangkat sudah dari kemarin" ucap Qi yu sembari melompat ke atas pohon sembari melipat tangannya di depan dada.


"Baiklah ayo kita berangkat" ucap Las yang tiba-tiba berdiri lalu menggendong Himawari.


"Tunggu bukanya kau masih sakit" ucap Himawari dengan wajah memerah.


"Tidak aku baik-baik saja karena ramuan yang kau berikan" jawab Las.


"Tapi bukanya sayap mu sudah terpotong?" tanya Himawari.


"Sayap ku bisa tumbuh dengan sangat cepat sesuai kemauan ku" jawab Las sembari mengeluarkan sayapnya.


Terlihat satu helai bulunya berwarna emas.


"Tunggu bulu mu ada yang berubah menjadi emas" ucap Himawari sembari menatap ke arah bulu emas tersebut.


"Aku juga tidak tau, aku akan bertanya kepada yang mulia saat sudah bertemu dengannya" jawab Las kemudian ia terbang sangat cepat.


Saat si atas.


"Las kurangi kecepatan mu aku tidak bisa menyusul, aku yang akan memimpin jalan!" teriak Qi yu yang tengah berusaha mengejar Las yang sangat cepat.


"Baiklah" jawab Las sembari mengurangi kecepatannya.


"Aku bingung kenapa aku sangat cepat, padahal aku belum menggunakan setengah dari kecepatan maksimal ku" gumam Las yang terlihat kebingungan sembari terbang mengikuti Qi yu dari belakang.


"Apa kalian telah membawa surat izin masuk ke dalam kota samurai?" tanya Himawari.


"Kami mengambil barang rampasan para bandit dan menemukan token utusan milik mu, dan aku menggunakan itu agar di perbolehkan masuk" jawab Qi yu.


"Berarti kalian mencuri token utusan" ucap Himawari.


"Ya daripada kami harus menunggu kalian kembali lebih baik aku menggunakan itu" jawab Qi yu


...****************...


Bersambung