
"Semuanya menjadi terang. Aku tidak bisa melihat kecuali semuanya putih.. Tunggu siapa itu yang menggendong ku."
Terlihat Primus menjatuhkan dirinya bersamaan dengan jenderal belius ke dalam cahaya merah.
"Ini adalah pengorbanan ku" ucap Primus.
"Duaaar....!" suara ledakan yang sangat keras berasal dari ibu kota kekaisaran Sulan.
Dalam sekejap kota itu telah rata dengan tanah.
"Tuan muda...!" teriak Qi yu yang terpental tidak berdaya sembari menangis.
Tiba-tiba hujan badai datang.
"Tuan muda...!" teriak Qi yu sembari membenturkan kepalanya ke tanah sangat keras sembari menangis.
"Yang mulia maafkan saya" ucap Las yang tengah bersujud sembari menangis.
"Walau kita baru bertemu namun perpisahan kita terlalu cepat. Aku telah mulai mengagumi mu akhir-akhir ini namun kau pergi terlalu cepat" ucap Tenggor yang duduk sembari menatap langit dan menangis.
Malam ini di balik suara petir dan angin yang kencang tersembunyi suara teriakan para rakyat benua tengah karena kepergian Kevin.
...****************...
Keesokan harinya.
Di kamar Kevin.
Terlihat niana sedang tidur dengan tubuh yang pucat dan lemah di atas kasur.
"Dia sangat terpukul karena semalam" ucap Turgut yang duduk di samping niana sembari mengelus dahi niana dengan air mata yang masih menetes.
"Aku juga masih tidak mengakan bahwa orang sebaik dan sehebat dia akan mati demi kita" ucap Junet yang duduk di lantai bersandar di pilar sembari menangis.
"Dan ku harap mereka tidak menemukan tubuh tuan Kevin karena aku masih yakin tuan Kevin itu hidup" ucap Asep yang duduk di samping Junet sembari menangis.
...****************...
Di hutan dekat kota kekaisaran Sulan yang telah rata dengan tanah.
"Tuan muda....!" teriak Qi yu sembari memeluk mayat Kevin sembari menangis sangat keras.
Seketika semua orang di sana berlari ke arah suara Qi yu.
"Tuan muda...! kau pasti hanya ngeprank seperti dulu, ayo bangun aku sudah tertipu kami semua sudah tertipu" ucap Qi yu sembari menatap wajah Kevin yang telah pucat.
"Tuan muda" ucap Chen yu dan Bogu yu yang tiba-tiba terjatuh berlutut melihat mayat Kevin.
Tiba-tiba Qi yu berdiri sembari mengendong mayat Kevin.
"Berhentilah menangis...! kita harus membalas dendam kepada klan Tokor" teriak Qi yu.
"Kita harus balas dendam...!" teriak Chen yu dan Bogu yu sembari bangun dan berdiri di belakang Qi yu.
"Balas dendam...!" teriak semua prajurit yang berada di belakang Qi yu, Chen yu, dan Bogu yu.
Kemudian mereka kembali ke kota.
...****************...
Saat upacara pemakaman.
Di pulau prajurit depan monumen. Terlihat semua orang berkumpul melihat Kevin di makamkan.
"Hormat....! gerak...!" teriak Qi yu saat tubuh Kevin di masukan ke dalam makan.
Seketika semua orang di sana memberi hormat kepada Kevin.
"Kevin kau telah menyelamatkan semua orang. Dan kini kau telah pergi dengan tenang. Aku janji akan merawat anak kita hingga ia menjadi seorang yang lebih hebat dari pada diri mu" ucap niana yang berdiri sembari menggandeng tangan Eira dan menangis.
Terlihat sebuah patung setinggi 20 meter di dirikan di belakang makam Kevin.
Patung itu berbentuk Kevin yang sedang berdiri di atas kuda yang sedang berdiri dengan kedua kaki yang di angkat dan Kevin yang mengatakan pedangnya ke langit.
Patung itu berwarna emas.
Setelah itu benua tengah di Landa kesedihan selama dua bulan.
Di pulau prajurit terlihat Qi yu sedang duduk sembari memegang sebungkus rokok.
"Kita akan aman selama lima tahun ke depan. Karena benua ini telah kembali tersegel dan juga segel itu memiliki kekuatan yang lebih kuat dari yang sebelumnya stelah ledakan yang menghancurkan para bajingan itu muncul" ucap Garp yang berdiri di depan Qi yu.
"Kenapa kau mengatakan kalau kita akan aman selama lima tahun?" tanya Qi yu.
"Karena segel ini akan rusak kembali dalam lima tahun ke depan" jawab Garp.
"Kau salah. Lima tahun lagi klan Tokor yang akan binasa...!" teriak Qi yu sembari menancapkan pedangnya ke tanah.
"Ku harap itu menjadi nyata" gumam Garp.
"Sekarang kita harus fokus memperkuat prajurit hingga semua prajurit berada di ranah mahayana...!" teriak Qi yu.
"Wah itu terdengar tidak mungkin" gumam Garp.
"Memang terdengar tidak mungkin namun bukan mustahil" ucap Qi yu sembari mengambil lagi pedangnya dan memasukan nya ke dalam sarung pedangnya.
"Suatu hari kau akan mengerti. Mata di balas mata darah di balas darah. Aku akan membunuh seluruh orang yang berhubungan dengan klan Tokor meski ia adalah saudara maupun orang dekat ku" ucap Qi yu sembari menepuk pundak Garp.
"Aku tak akan beristirahat sebelum klan Tokor musnah..!" teriak Qi yu.
...****************...
Bersambung.
...****************...
...****************...
...****************...
penguatan tubuh
pengumpulan Qi
kesatria
prajurit
master
grand master
guru
tetua
raja
kaisar
penguatan jiwa dan roh
silver emperor
golden emperor
mahayana.
silver immortal
golden immortal
diamond immortal.
Setiap tingkatan terbagi menjadi tiga tahap yaitu bintang satu sampai tiga.
Tingkatan nanah kultivasi alam semesta.
manusia
immortal
dewa
Setiap ranah alam semesta terbagi menjadi tiga bagian.
Ranah fana
Manusia fana
Penguatan tubuh
Penyempurnaan jiwa dan roh
Ranah immortal.
Immortal
Pengaturan enam Indra
Penyempurnaan raga
Ranah dewa
1.Dewa
2.Dewa perak
3.Dewa emas
setiap ranah di bagi menjadi tiga tahapan sama seperti di dunia Kevin.
Tingkatan ranah kultivasi jiwa.
Jiwa baru
jiwa menyatu
jiwa ahli
jiwa raja
jiwa kaisar