
Terlihat Kevin duduk sila di samping tubuh yu Zhong yang terkapar tak berdaya.
"Ku harap ini berhasil" gumam Kevin sembari menyentuh dahi yu Zhong.
Perlahan muncul cahaya emas dari ujung jari Kevin menutupi wajah yu Zhong.
...****************...
Singkat cerita keesokan pagi nya.
Terlihat Kevin tengah duduk di bawah pohon sakura di temani oleh Xiao Lang.
"Dua hari lagi aku akan pergi menuju sekte holy fire" ucap Kevin yang tengah duduk sembari mengaduk tinta.
"Untuk apa anda pergi ke sana yang mulia?" tanya Xiao Lang yang tengah menuangkan teh ke gelas Kevin.
"Aku telah mengatakannya padamu, jika diri ku akan mencari dukungan lagi agar di saat turnamen naga sejati aku akan mendapatkan kemudahan" jawab Kevin sembari memulai melukis di kanfas yang berada di meja.
"Apa yang bisa saya bantu yang mulia?" tanya Xiao Lang sembari tersenyum.
"Aku ingin dirimu tetap di sini dan membantu semuanya untuk berlatih" jawab Kevin.
"Tapi, saya mohon maaf karena pengetahuan saya tentang kultivasi sangat mini, saya takut akan membuat kesalahan dan menghambat pertumbuhan para prajurit anda" jawab Xiao Lang.
"Siapa yang mengatakan jika aku meminta mu untuk membimbing mereka dalam berkultivasi, memang kau unggul di bidang apa?" ucap Kevin setelah itu ia meminum teh.
"Benar juga aku adalah ahli dalam kultivasi jiwa, yang mulia meminta ku untuk melatih jiwa para prajuritnya" gumam Xiao Lang.
"Baiklah yang mulia saya mengerti, saya akan menjalankan perintah anda dengan sebaik-baiknya" jawab Xiao Lang.
"Dan untuk yu Zhong ku harap kau memberikan perhatian lebih kepada nya, kemungkinan besar ia tak akan siuaman dalam waktu tujuh hari kedepan, aku telah memindahkan istrinya ke sini jadi kau tak perlu merawat nya secara langsung" ucap Kevin.
"Kemarin yang mulia berhasil membunuh iblis hati dengan mudah, selain membunuhnya yang mulia juga menghancurkan jiwa nya dan jiwa nya pun lenyap, aku baru melihat kejadian ini selama hidup ku" gumam Xiao Lang.
"Siap yang mulia anda jangan khawatir, saya akan menjaga kediaman ini dengan sepenuh hati bahkan jika perlu saya akan mengorbankan nyawa untuk itu" jawab Xiao Lang.
"Baguslah jika begitu" jawab Kevin.
"Yang mulia rencana apa yang anda miliki untuk menaklukkan sekte holy fire?" tanya Xiao Lang.
"System melakukan tugas nya dengan baik dan kini aku telah mendapatkan informasinya" gumam Kevin.
"Sebenarnya aku ingin menaklukkan sekte holy fire dengan kekuatan ku agar lebih mudah, namun aku memilih menggunakan cara yang lembut agar tidak menarik perhatian musuh" jawab Kevin.
"Lantas apa yang akan anda lakukan yang mulia?" tanya Xiao Lang.
"Saat ini ketua sekte holy fire adalah suantou ia memiliki tiga orang anak, dua laki-laki dan yang bungsu perempuan, saat ini anak pertamanya giantou sedang terkena penyakit yang aneh membuatnya sekarat, suantou tengah mencari informasi dan dokter bahkan aklemis yang bisa menyembuhkan putranya, namun ia menyembunyikan hal ini kepada publik" jawab Kevin.
"Secara tidak langsung suantou juga dalam bahaya" ucap Xiao Lang.
"Kau benar, sekte holy fire telah berseteru dengan sekte tersembunyi black snake yang merupakan sekte assassin terkuat di dunia ini, mereka bekerja dengan sangat rapi dan hati-hati bahkan tidak ada yang pernah menangkap anggota meraka selama ini" jawab Kevin.
"Jadi kemungkinan besar giantou di racuni oleh sekte black snake?" tanya Xiao Lang.
"Jadi anda akan menyembuhkan giantou dan menjalin hubungan dengan mereka?" tanya Xiao Lang.
"Tepat sekali" jawab Kevin.
"Tapi bagaimana cara anda masuk ke dalam sekte jika anda tidak memiliki ketenaran sebagai aklemis atau dokter?" tanya Xiao Lang.
"Aku dapat menggunakan kekuatan ku untuk menekan mereka dan memaksa suantou untuk keluar" jawab Kevin.
"Bukankah itu terlalu brutal, ya walau saya yakin hal ini pasti akan berhasil namun, pasti informasi mengenai anda akan menyebar. Bukan di sebarkan oleh suantou tapi oleh bawahannya" ucap Xiao Lang.
"Kau benar, aku ada rencana lain mengenai hal ini, dua hari lagi putri suantou akan melewati kediaman kita karena ia baru pulang dari universitas yang berada di ibukota, dan dialah yang akan menjadi kunci yang akan membiarkan ku masuk" jawab Kevin.
"Jadi begitu... yang mulia maaf jika saya lancang namun apa anda mampu melawan seluruh dunia ini sendirian?" tanya Xiao Lang.
"Bahkan untuk menghancurkan dunia ini tak lebih sulit dari membunuh semut buat ku" jawab Kevin sembari tersenyum.
"Saya percaya yang mulia" jawab Xiao Lang yang terlihat ketakutan dan gugup.
"Hei tenang saja, aku tak akan melakukannya karena di dunia ini masih ad keluarga ku" ucap Kevin.
"Keluarga..? siapa yang anda maksud yang mulia" tanya Xiao Lang.
"Kalian lah keluarga ku, orang yang selalu mengingat ku di setiap kesempatan kalian lah keluarga ku" jawab Kevin.
"Yang mulia saya mendengar jika anda telah memiliki seorang anak, di aman ia sekarang?" tanya Xiao Lang.
"Saat ini ia tengah berada di alam bawah bersama ibu nya" jawab Kevin.
"Bisakah anda menceritakan mengenai mereka? tanya Xiao Lang.
"Baiklah istri ku Bernama niana ia merupakan istri kedua ku, lalu aku memiliki seorang putri yang bernama Eira dan putra ku Razin" jawab Kevin.
"Bagaimana dengan istri pertama anda?" tanya Xiao Lang.
"Kau akan melihatnya nanti saat turnamen naga sejati di mulai" jawab Kevin.
"Yang mulia bagaimana dengan watak dan sifat anak kedua suantou?" tanya Kevin.
"Dia anak yang ceria walau bakat kultivasi nya lebih lemah di banding saudara dan saudari nya ia tetap seseorang yang hebat karena strategi yang ia miliki sangat mengerikan dan selalu tepat, saat ini ia berumur 29 tahun dan ia telah mendapatkan pangkat jenderal bintang satu kekaisaran timur ini" jawab Kevin.
"Bagaimana dengan putri nya?" tanya Xiao Lang.
"Ia anak yang berbakat namun ia sangat sombong nama nya eirantou di panggil eiran dan nama kakak nya adalah yuantou, saat ini eiran berumur 19 tahun dan telah selesai menyelesaikan akademi nya" ucap Kevin.
"Yang mulia dapat mengetahui informasi sedetail ini sungguh hebat dan mengerikan" gumam Xiao Lang.
"Xiao lang dengar, suatu hari nanti aku akan pergi dan aku akan menugaskan mu untuk menjaga keturunan ku hingga akhir hayat mu, ku harap kau tak akan menolak nya" ucap Kevin sembari berdiri.
...****************...
Bersambung......