King System

King System
Episode 134



"Kevin apa yang terjadi pada mu" teriak kaisar Turgut sembari mencoba membangunkan Kevin yang tergeletak di tanah.


...****************...


"Aku tidak bisa merasakan seluruh tubuh ku" gumam Kevin sembari membuka mata.


"Tuan muda apa kau baik baik saja?" tanya Bogu yu yang terlihat senang karena kevin telah sadar.


"Aku tidak bisa berbicara" gumam Kevin.


"System apa yang terjadi pada ku" gumam Kevin.


[Tuan telah kena santet atau tuan telah di kutuk oleh seseorang. Dan kutukan yang tuan alami adalah kutukan tingkat tinggi yang mana hanha bisa dikirim dengan tumbal manusia.]


"Apa kutukan itu sangat berbahaya" gumam Kevin.


[Tentu saja sekarang seratus persen tubuh tuan telah lumpuh.]


"Lalu apa yang harus aku lakukan apa kau bisa menyembuhkan ku" gumam kevin.


[Tidak tapi niana bisa]


"Bagaimana caranya?" gumam Kevin.


[Niana memiliki tubuh suci yang bisa menyembuhkan segala penyakit. System bisa menyembuhkan tuan dengan di bantu niana. Tuan hanya perlu berciuman dengan niana selain dapat menyembuhkan ketika kalian berciuman itu bisa di anggap tuan sedang berkultivasi.]


"Tuan apa Kevin baik baik saja" tanya niana sembari membuka pintu.


"Tuan muda telah sadar namun beliau tidak mengatakan apapun bahkan beliau tidak bergerak" jawab Bogu yu.


"Papa!.." teriak Eira yang datang di gendong oleh tetu Yen.


"Tuan Bogu apa ketua sekte baik baik saja?" tanya tetua Yen.


"Aku tidak tau, kita tunggu Chen yu kemari" jawab Bogu yu.


"Bagaimana cara ku memberitahu niana" gumam Kevin.


"Nak sekarang jiwa mu dan niana telah terhubung karena kalian telah di nikahkan oleh seorang ahli. Kau tinggal gunakan telepati padanya aku dapat memastikan kalau kau tak akan terluka" ucap kakek Yu dalam fikiran kevin.


"Apa itu benar-benar bekerja" gumam Kevin.


"Niana apa kau bisa mendengar ku" tanya Kevin menggunakan telepati.


"Suara dari mana itu" gumam niana sembari menoleh ke arah Kevin.


"Ini suara ku Kevin apa kau bisa mendengar ucapan ku dengan jelas" tanya Kevin menggunakan telepati.


"Apa papa baik baik saja?" tanya Eira sembari duduk di atas kasur tepat di samping Kevin.


"Kau tenang saja papa mu adalah orang yang kuat dan hebat. Dia pasti akan baik baik saja" ucap tetua Yen sembari mengelus rambut Eira.


"Aku akan baik baik saja itu pasti" gumam Kevin.


"Aku dapat mendengar mu tapi bagaimana bisa kau menggunakan telepati dengan kondisi tubuh seperti itu" tanya niana menggunakan telepati.


"Itu karena jiwa kita telah terhubung dan aku tidak perlu menggunakan Qi untuk berbicara menggunakan telepati dengan mu" jawab Kevin menggunakan telepati.


"Jadi begitu. Memang apa yang terjadi pada mu" tanya niana menggunakan telepati


"Aku terkena kutukan dan kutukan itu membuat fisik ku lumpuh kini hanya otak serta mata ku saja yang dapat bekerja sisanya tidak bisa ku gerakan" jawab kevin menggunakan telepati.


"Lalu apa yang bisa aku bantu?" tanya niana menggunakan telepati.


"Aku malu dan merasa tidak enak meminta ini pada mu. Tapi jika kau tidak mau aku tak akan memaksa dan kemungkinan aku akan mati dalam beberapa hari karena tubuh ku telah terkena penyakit dan malah kena kutukan" jawab Kevin menggunakan telepati.


"Selagi aku masih bisa melakukanya maka aku akan berusaha memang apa yang harus aku lakukan?" tanya niana menggunakan telepati.


"Kau harus mencium ku" jawab Kevin menggunakan telepati.


"Apa!.." teriak niana sangat keras hingga membuat semua orang terkejut.


"Tidak aku baik baik saja maaf membuat kalian terkejut. Aku permisi dulu" jawab niana dengan wajah malu hingga memerah kemudian ia berjalan keluar kamar tersebut.


"Aku akan pergi menemui Chen yu aku mohon kalian jaga tuan muda di sini" ucap Bogu yu.


"Dan bawa Eira pergi karena aku dapat merasakan energi gelap yang sangat pekat dari tubuh tuan muda. Jika tidak di bawa pergi maka akan terjadi hal yang buruk" ucap Bogu yu kemudian ia pergi keluar.


"Eira ayo kita pergi papa mu akan segera di obati jadi Eira ikut saya ke luar agar papa bisa beristirahat dengan tenang" ucap tetua Yen sembari mengga dong Eira.


"Baiklah dada pah ku harap papa baik baik saja" ucap Eira sembari pergi bersama tetua Yen.


"Sepertinya niana tidak mau.. Ya sudah mungkin ini memang takdir ku aku mati" gumam Kevin.


...****************...


Saat di malam hari semua orang telah tertidur.


Di depan pintu kamar Kevin terlihat Qi yu dan Bogu yu sedang berjaga.


Terlihat niana datang mengunakan selimut yang menutupi seluruh tubuhnya.


"Tuan boleh aku menemui Kevin" ucap niana.


"Tentu saja silahkan masuk" jawab Qi yu sembari membuka pintu.


"Baiklah terima kasih" ucap niana sembari masuk.


"clik" suara pintu yang di tutup.


Terlihat niana berjalan mengendap-endap seperti seorang maling.


"Ada orang yang datang Indra ku mulai menurun. Aku bahkan tidak tau siapa itu. Mungkin aku akan mati" gumam Kevin.


"Kevin aku tau kau pasti masih mencintai naina. Dan aku sadar aku tak akan bisa mengangkat dia namun aku akan setia bersama mu walaupun kau tidak mencintai ku" ucap niana yang kini berada di samping tempat tidur atau ranjang Kevin.


"Tunggu suara itu seperti suara niana" gumam Kevin.


"Aku tidak tau aku mencintai mu atau tidak tapi aku merasa senang jika dekat dengan mu semenjak pertama kita bertemu" gumam niana sembari mencoba mencium bibir Kevin dengan perlahan lahan.


Seketika muncul cahaya emas saat niana mencium Kevin.


[Selamat tuan telah mendapatkan ciuman pertama. Mendapatkan hadiah cincin nikah yang memiliki kekuatan pelindung sangat kuat.]


Terlihat wajah niana memerah saat mencium Kevin.


Setelah itu niana langsung berjalan.


"Tap" suara tangan niana yang di tahan oleh Kevin.


Lalu Kevin menarik niana ke atas ranjang nya dan ia memeluk tubuh niana.


"Terima kasih karena kau telah memenuhi permintaan ku" ucap Kevin berbisik di telinga niana.


"Cepat lepaskan aku nanti ada yang melihat" ucap niana yang terlihat tersipu malu.


"Baiklah aku akan melepaskan" jawab Kevin.


"Blak" suara pintu yang terbuka dan terlihat kaisar Turgut, kaisar Junet, Qi yu, Bogu yu, Chen yu, serta para warga sedang berdiri di depan pintu dengan membawa senjata dan terasa hawa canggung di sana.


"Aa aku mau buang air besar" ucap kaisar Turgut sembari mengalihkan pandangan memberikan kode pada semua orang untuk pergi.


"Wah pedang ku kotor aku harus mencucinya" ucap Qi yu.


Lalu mereka pun pergi berlarian.


Terlihat niana sangat malu hingga ia tuan mematung di pelukan Kevin.


...****************...


Bersambung.