
[Di dunia bawah bukan hanya ada benua ini tapi masih banyak benua dan pulau di luar sana tapi tuan memerlukan kapal yang di berikan batu kehidupan. Karena laut di dunia ini berbeda dengan laut yang di bumi.
Karena laut di dunia ini memiliki gaya gravitasi yang kuat walaupun ia berada di ranah Mahayana maka ia akan tersedot ke dasar laut]
"Loh kenapa bisa begitu?" ucap kevin penuh kebingungan.
[Karena dampak dari perang hitam di dasar laut banyak terdapat batu kematian yang membuat mahluk hidup tehisap
ke dasar. Dan hanya batu kehidupan saja yang bisa menangkal efek tersebut]
"Terus bagaiman cara ku menemukan batu kehidupan di sini" tanya kevin.
[Misi baru menjadi kaisar di dunia bawah hadiah menjadi raja tingkat atas dan meningkatkan System ke level 4 dan juga mendapat lembaran rahasia setan 100 token undian senjata dan undian biasa. Jika gagal maka tuan akan mati. Dan misi ini harus selesai dalam waktu 10 tahun]
"Apa menyesal aku bertanya soal tadi dasar System brengsek" ucap kevin sembari melipat tangannya.
[Karena tuan telah menghina System maka batas waktu penyelesaian misi di potong menjadi 8 tahun.]
"Baiklah" ucap kevin sembari keluar dari aula dengan wajah kesal.
...****************...
Keesokan harinya di alun alun.
Terlihat semua orang sedang berkumpul termasuk kevin.
"Baiklah apa kalian sudah yakin jika ingin ikut misi ini" ucap kevin.
"Siap yakin" jawab mereka.
"Baiklah tim satu di pimpin oleh Jun wang dan Aldi, Tim dua di pimpin oleh liona dan dara, tim tiga di pimpin oleh guang dan sota, tim empat di pimpin oleh gori dan dof,tim lima di pimpin oleh bagas dan reno. Dan hanya kalian saja yang berani memimpin kelompok sisanya mereka tidak berani" ucap kevin sembari memegang sebuah catatan.
"Baiklah para pengecut silahkan maju" teriak kevin sangat keras hingga membuat semua orang gemetar.
Kemudian maju 25 orang laki laki dan 5 orang wanita.
"Jadi apa alasan kalian tidak ikut" tanya kevin.
Terlihat mereka hanya diam saja.
"Tuan mereka merasa tidak pantas menjadi seorang pemimpin yang memimpin ratusan orang bahkan guru" jawab tetua yen.
"Aku tidak bertanya kepada mu!" teriak kevin.
"Maaf tuan" ucap tetua yen sangat ketakutan.
"System apa aku bisa mencabut mereka dari bawahan ku" gumam kevin.
[Tentu saja bisa tapi mereka akan kehilangan peningkatan dan mereka akan mendapatkan penurunan.]
"Cabut mereka" gumam kevin.
"Kalian camkan kata kata ku tidak akan ku biarkan satu orang pun pengecut di sekte ku ini. Mulai hari ini kalian ku keluarkan" teriak kevin. Bersamaan dengan kata kata kevin tiba tiba muncul tanda silang di dahi para murid yang di keluarkan kevin.
"Uhuk" batuk para murid yang di keluarkan.
"Buang mereka keluar dan jika mereka mendekati wilayah ku maka bunuh mereka" ucap kevin.
Kemudian mereka pun di seret keluar dari sekte.
"Baiklah jadi isi setiap kelompok menjadi 398 orang cepat para tetua dan guru segera atur hal itu" ucap kevin.
Kemudian mereka pun melakukan perintah dari kevin.
"Sungguh aku sangat kesal" gumam kevin.
"Tuan aku sudah mendapatkan informasi tentang markas para bandit gunung fumi" ucap Qi yu yang muncul tiba tiba di samping kevin.
"Bagus" ucap kevin sembari menerima peta dari Qi yu.
"Baiklah mereka memiliki 10 markas dan satu markas pusat. Ternyata tidak sesuai dengan pr" gumam kevin.
"Eh Bagi kelompok menjadi 10 dan setiap kelompok di pimpin oleh satu murid inti dan setiap kelompok di awasi oleh 12 guru" ucap kevin.
"Apa baiklah aku akan segera memakainya nanti setelah aku menyelesaikan ini" gumam kevin.
"Tuan kami telah melakukan perintah yang tuan minta" ucap tetua yen.
"Baiklah Qi yu urutan markas bandit gunung fumi dari yang erlemah hingga yang terkuat" ucap kevin.
"Tuan benteng terlemah ada di kota jen di bagian utara dekat kota kita" ucap Qi yu.
"Tunggu perlu berapa lama untuk pergi ke sana" ucap kevin menyela ucapan Qi yu.
"Kurang lebih 5 jam jika menggunakan kuda dan 1 jam jika terbang" jawab Qi yu.
"Tetua yen bawa Jun wang dan kelompoknya menuju markas bandit gunung fumi yang berada di kota jen" ucap kevin.
"Siap tuan" jawab tetua yen.
"Anggap saja penyerangan ini sebagai tanda perang kita dengan para bandit fumi" ucap kevin.
"Dan ambil pedang ini" ucap kevin sembari mengeluarkan ratusan kotak berisi senjata tingkat langit.
"Terima kasih ketua" ucap para murid sembari mengambil pedang.
"Oh iya Primus ada di ranah apa" gumam kevin.
"Dia ada di ranah imortal" jawab Red dalam fikiran kevin.
"Apa dia berada di ranah immortal" teriak kevin.
"Tuan siapa yang kau maksud" tanya Qi yu.
"Oh bukan Siapa siapa " jawab kevin.
"Iya aku tidak bohong dia berada di ranah immortal. Karena dia merupakan cerminan dari diriku" ucap Red dalam fikiran kevin.
"Oh jadi begitu" gumam kevin.
"Tuan kami akan segera berangkat" ucap tetua yen.
"Nah ambil ini setiap orang dapat satu dan ingat hanya perlu satu tetes saja untuk menyembuhkan luka kalian" ucap kevin sembari memberikan ratusan kotak penuh ramuan penyembuh tingkat menengah.
"Baiklah tuan" ucap tetua yen sembari menerima ramuan penyembuh tingkat menengah dari kevin.
Kemudian mereka pun pergi menuju markas bandit gunung fumi yang berada di kota jen.
"Baiklah kelompok dua menuju kota yul, kelompok tiga menuju kota sen,kelompok empat menuju ke kota yun,kelompok lima menuju kota sund,kelompok enam pergi ke kota hud, kelompok tujuh pergi ke kota jeng,kelompok delapan pergi ke kota mena, dan kelompok sembilan pergi ke kota Jun yang berada di kerajaan guarji" ucap kevin sembari melipat tangannya dengan suara lantang dan tegas.
"Aku akan memberikan waktu 6 hari untuk menyusun rencana kalian. aku harap kalian berhasil menguasai markas para bandit itu" ucap kevin.
"Baiklah kalian boleh bubar. 6 hari lagi kalian berkumpul di sini" ucap kevin.
"Siap tuan" jawab para murid sembari berlutut.
Kemudian mereka pun pergi.
"Qi yu kau dan yang lainya tolong jaga sekte ini selagi aku pergi" ucap kevin sembari berjalan ke arah istana miliknya.
"Siap tuan kau tidak perlu mengkhawatirkan hal ini" jawab Qi yu.
...****************...
Di dalam rumah kevin.
"Baiklah system aku ingin menggunakan kunci makam yang kau sebutkan tadi" ucap kevin yang sedang duduk di atas kasur.
[Mengirim ke pintu makam raja jiwa yan lou]
...****************...
Bersambung.