King System

King System
Episode 226 walikota Sakamoto



Seketika semua orang menoleh ke arah orang yang berbicara.


"Hei Sakamoto aku hanya memberitahu kebenaran kepada mereka, aku tidak membicarakan keburukan mu tapi keburukan saudara saudari mu itu" ucap Himawari.


"Salam semuanya aku adalah walikota Sakamoto" ucap seorang pria tampan dengan bekas luka sayatan di hidungnya, ia memiliki tinggi dua kali dari tinggi manusia normal, serta memiliki suara yang berat, sembari ia menundukkan badan.


Seketika semua orang berdiri dan membalas salam dari walikota Sakamoto sembari tersenyum hangat.


Terlihat Las mengambilkan kursi untuk tempat duduk walikota Sakamoto di samping Qi yu.


Kemudian Qi yu menuangkan teh ke gelas yang telah di sediakan.


"Wah terimakasih karena telah bersikap sangat ramah dan baik terhadap ku" ucap walikota Sakamoto sembari tersenyum.


"Baiklah kita langsung membicarakan apa yang kalian inginkan hingga meminta ku untuk bertemu dengan kalian?" ucap walikota Sakamoto sembari menaruh gelas di atas meja.


"Sebelum memberitahu niat kami untuk menemui mu aku akan memperkenalkan siap dariku dan dari mana asal kami" jawab Qi yu.


"Baiklah silahkan perkenalkan siapa nama dan dari mana asal kalian" ucap Walikota Sakamoto.


"Nama ku Qi yu aku merupakan pemimpin dari kelompok yang di utus oleh kaisar Kevin yu untuk meminta jaminan kalau anda tidak akan menyerang kekaisaran kami" jawab Qi yu.


"Seharusnya kau meminta ini ke pada kaisar Yun Feng, aku tidak memiliki hak untuk memutuskan ini karena aku hanya mengikuti perintah dari atasan dan aku tidak di perbolehkan untuk membuat keputusan sendiri" jawab walikota Sakamoto.


"Tapi kami juga memerlukan jaminan dari anda kalau anda tidak akan menyerang kekaisaran kami walau di perintahkan oleh kaisar mu, karena kami hanya ingin berdamai tidak ingin mencari masalah dengan kalian" ucap Qi yu sembari mengeluarkan sebuah kontrak.


"Aku tidak bisa melakukanya ini, aku hanya seorang bawahan yang tidak memiliki kekuasaan yang cukup untuk memberikan jaminan, aku merupakan salah satu panglima perang yang setia terhadap pemimpin ku dan aku tidak akan pernah mengkhianati nya" jawab walikota Sakamoto.


"Saka untuk apa kau jual mahal, lagi pula kau hanya perlu berjanji tidak menyerang kekaisaran mereka memang apa susahnya, lagipula bukanya kau di ajarkan untuk tidak menindas yang lemah. Mereka di utus hanya untuk antisipasi jika terjadi hal yang buruk di masa depan" ucap Himawari.


"Apa kalian tuli, aku bilang aku tidak bisa membuat keputusan karena aku tidak memiliki kekuasaan untuk itu, walau aku ingin tapi aku tidak bisa ini soal harga diri seorang samurai, aku akan selalu setia kepada kaisar ku hingga aku mati" jawab walikota Sakamoto.


"Bagaiman jika kami menyembuhkan putra mu" ucap Leonel.


"Kalian jangan bercanda di tempat ini, aku paling benci dengan orang yang menggunakan kondisi putra ku sebagai alat negoisasi kalian" ucap walikota Sakamoto yang terlihat marah sembari menata tajam ke arah Leonel.


"Kami tidak membual, aku mengatakan sebuah kebenaran kalau kami bisa menyembuhkan putra mu" ucap Leonel.


"Kalian memang bajing*n yang tidak tau diri, aku akan membunuh kalian semua dan mempersembahkan kepala kalian kepada kaisar Yun Feng" ucap walikota Sakamoto sembari memegang gagang pedangnya serta berdiri.


"Kami telah mengatakan kalau kami datang ke sini tidak memiliki niat buruk sama sekali, tapi kau merespon perkataan Leonel dengan sikap yang salah. Kami tidak pernah membual soal nyawa seseorang. Dan jika kau memang benar-benar merasa kalau kekaisaran mu bisa mengalahkan kekaisarannya kami, itu salah" ucap Qi yu sembari menunaikan teh dengan santai.


"Tujuh ranah Mahayana melawan 18 ranah mahayana dan ketika pasukan kami bersatu, kami bisa menghancurkan kekaisaran kalian, namun kaisar kami berpikiran luas ia lebih memilih berdamai daripada memulai perang besar yang mana akan menimbulkan kerugian di setiap pihak di antara kita" ucap Qi yu.


"Bahkan jika kaisar mu itu datang ia akan di injak layaknya semut oleh kaisar kami" ucap Leonel.


"Apa maksud mu raja raja Doren" ucap Las.


"Ya kau benar sekali, tapi kita masih memerlukan dia untuk mempertemukan kita dengan raja Doren" ucap Chen yu.


"Baiklah, Sakamoto aku akan meminta mu untuk membawa kami bertemu dengan raja Doren apa kau bersedia?" tanya Qi yu.


"Aku akan mengantarmu menemuinya kalau salah satu dari kalian bisa mengalahkan keahlian pedang ku" jawab walikota Sakamoto sembari menarik pedangnya dari sarung mengakibatkan munculnya sebuah angin dari pedang itu.


"Baiklah aku yang akan meladeni mu, tapi kita hanya bertanding teknik dan di karang menggunakan kekuatan dalam, jika kau melanggar itu maka aku akan langsung membunuh semua orang di kota ini" jawab Qi yu sembari menarik pedangnya mengakibatkan petir yang menyambar di sekitar bangunan.


Terlihat yang lainya mengamankan area sekitar menyuruh para pengunjung untuk keluar agar tidak memakan korban di dalam duel antara seorang samurai dan juga seorang Assassin.


"Aku telah hidup selama ini dan dalam hidup ku tidak pernah ku lalui dengan melakukan hal yang tidak berguna, kau masih terlalu muda untuk melawan ku" ucap walikota Sakamoto.


"Apa kau bercanda, aku ini telah berumur 130 tahun lebih, dan kau menyebut ku sebagai orang yang lebih muda dari mu. Apa kau buta" ucap Qi yu.


"Oh maaf karena aku mengatakan hal yang salah, lagipula kau terlihat seperti seorang yang masih berumur 30 tahun ke atas" ucap walikota Sakamoto sembari tersenyum.


"Baiklah pertandingan di mulai!" ucap Chen yu.


"Tang!" suara pedang yang saling beradu.


"Kau memiliki kekuatan yang lumayan" ucap walikota Sakamoto sembari menahan serangan dari Qi yu.


Seketika paman Qiu berputar dan menyerang tangan kanan Sakamoto.


"Tang!" suara tangkisan pedang dari Sakamoto.


terlihat Sakamoto menendang perut Qi yu, namun Qi yu dapat menghindar dengan cara ia melompat ke belakang Sakamoto dengan sangat cepat.


Tak kalah cepat tiba-tiba Sakamoto berputar menyerang Qi yu yang berada di belakangnya.


Terlihat Qi yu berhasil menjatuhkan pedang Sakamoto.


"Kau memang memiliki teknik yang bagus, namun fondasi dan juga latihan yang di berikan untuk mu itu kurang, seorang pengguna pedang harus memiliki cengkraman yang kuat agar tidak terjadi hal seperti ini" ucap Qi yu sembari melempar pedang miliknya.


"Pertarungan ini hanya akan berakhir jika salah satu dari kita ada yang tumbang" ucap Qi yu sembari memasang kuda-kuda..


...****************...


Bersambung