King System

King System
Episode 109



Terlihat kevin berdiri di depan benteng kota guang sembari menggendong Eira dan juga para murid dan tetua serta guru berdiri di belakang kevin.


"Kami pergi dulu" teriak kevin sembari melambaikan tangan di ikuti semuanya.


"System kirim kami kembali ke sekte" gumam kevin sembari terus melambaikan tangan dan tersenyum.


[Teleportasi berhasil memotong 500 kristal sihir tingkat tinggi]


Kemudian kevin dan yang lainya pun di kirim ke sekte.


...****************...


Saat di sekte.


"Ini dia rumah ku" ucap kevin sembari menurunkan Eira dari gendonganya.


"Wah tempat ini terlihat sangat merah dan panas" ucap Eira.


"Baiklah kalian beristirahat nanti aku akan memilih beberapa orang untuk ikut bertemu kaisar" ucap kevin.


"Siap ketua" jawab semua orang dan mereka pun bubar.


"Ayo ikut aku ke rumah yang akan kita tinggali" ucap kevin sembari menggandeng Eira yang hanya setinggi paha nya.


"Memang di mana rumah mu kak" tanya Eira.


"Kau lihat istana yang besar itu kita akan tinggal di sana setelah itu kita akan bertemu dengan Leonel" ucap kevin sembari terus berjalan.


"Benarkah Eira sudah tidak sabar bertemu dengan kak Leonel" ucap Eira yang terlihat sangat senang sembari berjalan dan melompat.


Tak lama kemudian mereka pun sampai di pintu gerbang istana milik kevin.


"Kek apa aku bisa mendaftarkan Eira agar bisa membuka istana sendiri" gumam kevin.


"Tentu saja kau tinggal membuat tanda Qi mu ke pada Eira maka otomatis ia bisa membuka pintu tapi tidak bisa mengunakan fitur lainya" jawab Red dalam fikiran kevin.


"Baiklah" ucap kevin sembari menyentuh dahi Eira dan seketika muncul cahaya emas dari jari kevin.


"Mulai sekarang Eira bisa masuk ke istana hanya dengan mengucapkan buka atau kalau Eira mau tinggal dorong saja, sekarang kamu coba" ucap kevin.


"Iya buka" teriak Eira sembari menyentuh pintu gerbang istana.


Seketika pintu itu pun terbuka. Lalu mereka pun masuk.


"Waaaaaah di dalam sini ada taman yang sangat indah" ucap Eira sangat kagum hingga terlihat pancaran cahaya dari matanya.


"Ayo biar aku gendong agar kita bisa lebih cepat sampai di rumah" ucap kevin sembari menaruh Eira ke pundak kanan nya.


Setelah itu mereka terbang sangat cepat ke arah rumah mewah kevin.


"Rumah itu sangat besar tapi kenapa Eira belum pernah melihat rumah seperti itu" ucap Eira.


"Ini namanya villa mewah nanti aku akan memberitahu mu apa saja yang ada di dalam sana, aku yakin kau pasti akan senang" jawab kevin sembari turun dan mendarat tepat di samping kolam renang.


"Baiklah ini namanya kolam renang, lalu kita akan masuk ke dalam lewat pintu kaca itu" ucap kevin sembari berjalan masuk ke dalam rumah.


Setelah itu kevin pun membantu Eira untuk mandi menggunakan sower.


Beberapa menit kemudian terlihat Eira sedang duduk di kasur dengan tubuh yang di selimut handuk putih yang lembut.


"System aku ingin beli baju untuk Eira yang bagus dan cantik serta nyaman" gumam kevin yang sedang berdiri di depan lemari dan pura pura mencari baju.


[Tuan ingin model yang mana semuanya sama seharga 50 coin Jiwa dan jika tuan membeli semuanya maka akan di potong 50%.


Model satu



model dua



model tiga



model empat



model lima



Dan yang terakhir.



Jadi tuan ingin beli yang model apa]


"Baiklah aku beli semuanya" ucap kevin.


Kemudian kevin menujukan semua baju yang ia beli dari System kepada Eira dan pada akhirnya ia memilih model ke enam.


Setelah itu mereka pergi makan di meja makan.


Meja yang terbuat dari kaca lampu yang terang bahkan ada tv yang dapat di nyalakan serta ac dan semua perabotan orang kaya ada di sana.


"Ini masih siang" gumam kevin yang sedang duduk di kursi sembari mengawasi Eira yang sedang mandi di kolam.


"Sepertinya aku harus menyewa seseorang untuk menjaga Eira di sini" gumam kevin.


"Kenapa kau tidak menyuruh sari saja" ucap Red dalam fikiran kevin.


"Itu ide bagus" ucap kevin yang tiba tiba berdiri.


"System tolong kirim Sari dan risa ke sini" ucap kevin.


[Teleportasi berhasil]


Seketika Sari yang sedang memegang pisau dapur dengan baju dan wajah penuh tepung muncul bersamaan dengan Risa yang terlihat sangat kotor.


"Selamat datang kalian" ucap kevin.


"Apa yang terjadi bukanya aku tadi sedang memasak" gumam sari yang terlihat bingung.


"Kak kenapa kita bisa berada di tempat aneh ini aku baru saja ingin datang menemui ayah" ucap risa.


"Hei apa kalian tidak mendengarkan ku" ucap kevin.


"Aaaaaa" teriak sari dan risa secara bersamaan karena terkejut.


"Tuan maaf kan kami yang lancang" ucap sari sembari berlutut di ikuti risa.


"Aku ingin memberikan kalian tawaran bagus apa kalian mau" ucap kevin.


"Tawaran apa tuan" jawab sari.


"Aku ingin kalian menjaga Eira saat aku pergi dan kalian akan tinggal di sini mulai sekarang dan aku akan memberikan imbalan kebebasan ayah kalian" ucap kevin.


"Benarkah!" teriak risa.


"Tentu saja mana mungkin aku berbohong" jawab kevin.


"Mana anak yang harus kami jaga" ucap risa yang tiba tiba berdiri dan menoleh sekeliling.


"Dia ada di kolam" ucap kevin sembari menoleh ke kolam.


"Eira" teriak kevin sembari terjun ke dalam air.


"Byur" suara kevin yang masuk ke dalam air.


"Permisi kenapa kak kevin tiba tiba terjun" ucap Eira yang datang sembari meminum es jeruk uang telah di buatkan kevin.


"Eira" teriak kevin sembari naik ke atas atau permukaan atau daratan.


"Loh kamu di situ to" ucap kevin sembari menghembuskan nafas.


"Kak kau terlihat sangat lucu" ucap Eira sembari tertawa.


"Kau itu membuat diri ku sangat khawatir seharusnya kau memberitahu ku kalau kau akan naik" ucap kevin yang tiba tiba memeluk Eira.


"Baiklah Eira janji tidak akan melakukan ini lagi" jawab Eira.


"Apa dia yang harus kami jaga" tanya Risa.


"Iya perkenalkan dia Eira" ucap kevin.


"Baiklah kami akan menjaga Eira dan aku berharap kau menepati janji" ucap sari sembari bangun.


"Tenang saja, Eira kami tunggu di sini ya aku akan pergi menjemput Leonel ke sini" ucap kevin.


"Baiklah Eira akan menunggu di sini dan bermain bersama dua kakak cantik ini" jawab Eira sembari tersenyum.


Kemudian kevin pun terbang ke arah pintu gerbang.


...****************...


Bersambung.



Nama: Eira


umur: 5 tahun


ranah:


Status: