King System

King System
Episode 237 berangkat



Di tempat paman Qiu.


"Apa kau baik-baik saja?" tanya paman Qiu sembari membuka ratai yang mengikuti raja Bull yang asli.


Terlihat tubuh raja Bull sangat lemah tubuhnya sangat kurus dan terlihat sangat tersiksa.


"Tolong selamatkan rakyat ku" ucap raja Bull dengan suara yang sangat pelan.


"Kau jangan khawatir teman-teman ku akan melepaskan mereka" jawab paman Qiu sembari melepaskan rantai yang mengikat kaki raja Bull.


...****************...


Saat malam hari di istana raja Bull.


Di kamar raja Bull terlihat ia tengah berbaring di atas kasur.


"Leluhur ku telah hidup sangat lama, ia menginginkan hidup yang abadi, ia melakukan segalanya untuk menjadi abadi hingga suatu saat ia menemukan sebuah kitab ilmu gelap, dan setelah ia mempelajari ilmu itu tubuhnya menjadi sangat kurus" ucap raja Bull.


"Dia telah melakukan ini selama ratusan ribu tahun, aku sangat membenci orang seperti itu" ucap paman Qiu.


"Aku pun membenci hal itu bahkan ia menjadikan keturunannya sebagai sumber energi. Saat sebelum aku di tangkap kakek ku itu sangat menyayangi ku namun karena aku meminta untuk melepaskan para rakyat, tiba-tiba dia melakukan ini kepada ku" ucap raja Bull.


"Tuan dulu pernah ada orang yang seperti ini namun orang itu lebih gila karena menjadikan satu galaxy sebagai sumber energi. Alhasil bukannya menjadi kuat tapi dia menjadi gila karena arwah yang selalu menggunakan hidupnya. Sepertinya raja Bull itu menemukan kitab yang di pelajari orang ini" ucap Ron dalam pikiran paman Qiu.


"Apa tujuan kalian ke benua ini?" tanya raja Bull sembari duduk.


"Kami ingin meminta anda untuk menandatangani pernyataan bahwa apapun keadaannya kau tidak akan menyerang kekaisaran kami" jawab paman Qiu sembari memberikan kontrak kepada raja Bull.


"Aku tidak melihat niat buruk dari kalian, anggap saja ini adalah rasa terimakasih ku kepada kalian karena telah menyelamatkan ku dan juga rakyat ku, aku merasa sangat berterimakasih kepada kalian semua" jawab raja Bull sembari menandatangani kontrak.


"Jika engkau berkenan untuk ikut bersama kami ke benua maka, aku dapat memastikan kau akan di sembuhkan dan dapat melakukan kultivasi lagi" ucap Huang.


"Itu benar kaisar kami adalah seorang yang sangat hebat, menyembuhkan meridian mu bukan hal yang sulit bagi beliau" ucap paman Bog.


"Baiklah aku akan ikut bersama kalian, kapan kalian berangkat?" tanya raja Bull.


"Sekarang kita akan kembali ke dalam kapal" jawab Huang.


"Semuanya sudah siap ayo kita pulang ke kapal, aku sudah mengisi persediaan untuk makan selama sebulan" ucap lion sembari masuk ke dalam kamar raja Bull.


"Putih telah pergi duluan, ia mengatakan akan mempersiapkan kapal agar saat kalian tiba kita akan langsung berangkat" ucap Tiger.


"Riyan juga ikut bersama putih" ucap Jagu.


"Baiklah berarti kita akan segera berangkat" ucap paman Qiu sembari membantu raja Bull untuk turun dari atas kasur.


"Aku baru mengetahui kalau ada kekaisaran baru, memang di mana kekuasaan kaisar kalian?" tanya raja Bull.


"Kami berasal dari benua yang tersegel, dan baru-baru ini benua itu di hancurkan oleh klan Tokor" jawab paman Qiu.


"Klan Tokor apa mereka menyerang mu, klan Tokor memiliki kekuatan yang kuat dan juga mereka memiliki pikiran yang licik. Sudah sejak lama kami ingin memberantas mereka namun karena markas mereka yang tersembunyi hal ini menjadi sulit" ucap raja Bull.


"Ya walau begitu semua pasukan klan Tokor telah kami bunuh bersama lord Adi" ucap paman Qiu.


"Dan yang paling memalukan mereka di bantai oleh satu orang saja" ucap paman Bog.


"Memang apa masalahnya dengan ranah mahayana, kami yang di sini semuanya berada di ranah mahayana, dan selain kami masih ada yang lainya" ucap Huang.


"Apa semua orang ini berada di ranah mahayana, pantas saja mereka dapat membunuh kakek dengan sengat mudah" gumam raja Bull yang terlihat sangat panik.


Sementara itu di tempat putih dan Riyan.


"Kita harus mengangkat semua barang kita ke atas setelah itu kita akan menunggu yang lainya datang" ucap Riyan yang tengah mengangkat kotak yang sangat besar ke atas kapal.


"Apakah aku akan menemui ras lagi, aku sangat kesepian hidup sendirian selama ini" gumam putih sembari memandangi bulan purnama yang indah dengan tatapan sedih.


"Putih..! cepat bantu aku" teriak Riyan yang kini membawa kotak sangat banyak.


"Putih..! apa kau tak bisa mendengar!" teriak Riyan sembari melempar kepala putih menggunakan batu.


"Aduh, hei apa masalahmu..!" teriak putih yang terlihat marah sembari menggaruk kepalanya.


"Seharusnya aku yang bertanya, seharusnya kau membantu ku malah ngelamun jorok di sana" ucap Riyan sembari naik ke atas dek kapal.


"Siapa yang ngelamun jorok..! baiklah aku akan membantu, padahal aku hanya ingin bersantai di sini tapi kau malas ikut dan mengganggu ku" ucap putih sembari melompat ke bawah.


Selang beberapa saat kemudian


"Kita telah sampai" ucap paman Qiu sembari mendarat.


"Kita hanya memerlukan waktu beberapa menit saja untuk kembali dan memerlukan satu bulan untuk ke ibu kota, sungguh buang-buang waktu" ucap paman Bog.


"Benda apa itu..? kenapa bisa mengapung di atas laut, bukanya ada daya hisap yang sangat tinggi di laut" tanya raja Bull yang terlihat terkejut.


"Oh itu kapal fungsinya hampir sama dengan mangkuk apung" jawab Qi yu.


"Wah sangat hebat, siapa yang membuat kapal ini?" tanya raja Bull.


"Yang membuat kapal ini adalah Leonel salah satu dari penempa hebat kekaisaran kami selain Bog" jawab paman Qiu


"Wow kalian memiliki banyak sekali orang-orang yang sangat berbakat" ucap raja Bull.


"Tujuan kami selanjutnya adalah benua maka yang di pimpin oleh adik mu ratu Sintia" ucap Huang.


"Ini akan menjadi lebih mudah karena Sintia dan aku sangat dekat, dan aku yakin dia akan menandatangani kontrak tanpa ada syarat" jawab raja Bull.


"Jika begitu saat kita tiba kita akan langsung pergi ke ibu kota tempat ratu Sintia berada" ucap Huang.


"Ibu kota berada di samping pantai bukan di tengah benua seperti tempat ku atau tempat yang lainya" ucap raja Bull.


"Aku pernah mendengar kalau ratu Sintia sangat cantik dan semok" ucap Mugi.


"Kalian benar adik ku memang sangat cantik, namun dia adalah wanita yang berbahaya karena ia adalah siluman ular yang sangat licik" jawab raja Bull.


"Apa ada dari kalian yang menyukai adik ku" tanya raja Bull.


...****************...


Bersambung