King System

King System
Episode 264 tawaran



"Aku tidak mempedulikan hal itu, kau ingin mempekerjakan ku maka kalian harus menyiapkan dana sebanyak itu, dan bayaran ku satu hari 500 kristal sihir tingkat tinggi" ucap Kevin.


"Aku tidak bisa memprovokasi nya, bahkan ramuan budak ku saja tidak berhasil mengendalikan nya. Lebih baik aku mencari peluang tanpa harus membuatnya merasa tidak senang" gumam raja Gohuang.


"Tuan aku mengetahui kabar jika kau yang telah memusnahkan pasukan serta membunuh jenderal Zong. Aku tidak ingin mempermasalahkan hal itu, aku akan membayar anda 500 kristal sihir tingkat tinggi namun anda harus membantu ku menguasai kerajaan suan" ucap raja Gohuang sembari berjalan mendekati Kevin dengan wajah yang tersenyum hangat.


"Berikan aku uang nya sekarang dan kerajaan suan akan menjadi milik mu kecuali kota bjuan" jawab Kevin sembari berdiri.


"Ambil 500 kristal sihir tingkat tinggi sekarang" ucap raja Gohuang.


"Dengan menguasai aset-aset kerajaan suan aku akan mendapatkan keuntungan berlipat ganda,. bahkan 500 kristal sihir tingkat tinggi tidak sebanding jika di bandingkan dengan keuntungan yang akan ku peroleh saat rencana ku berhasil" gumam Gohuang.


"Aku tidak mengira kau sangat berhasrat untuk mendapatkan wilayah kerajaan suan, di sana hanya tanah tandus tak berguna" ucap Kevin sembari mengambil paha ayam yang sangat besar di hadapannya.


"Kevin apa aku boleh makan?" tanya Dujuan.


"Silahkan" jawab Kevin.


"Aku sudah tidak makan seharian dan aku merasa seperti seorang piton yang siap memakan mangsanya dengan sekali lahap tanpa di kunyah sedikit pun" gumam Dujuan sembari memakan semua makanan yang berada di hadapannya tanpa terkecuali.


"Haduh... aku hanya tidak memberikan makan selama sehari bukan setahun" ucap Kevin sembari menggelengkan kepala karena tingkah laku Dujuan.


"Tuan ini dia 500 kristal sihir tingkat tinggi" ucap raja Gohuang sembari memberikan satu kota berisi 500 kristal sihir tingkat tinggi yang terlihat mengkilap dan juga bersinar.


"Baiklah aku akan segera melakukan apa yang kau inginkan. Tapi jika kau berani menyentuh kota bjuan maka aku akan mengambil nyawa mu." ucap Kevin sembari menutup kotak tersebut lalu ia menyimpan di dalam cincin penyimpanan.


"Raja kerajaan suan, dan para bangsawan telah di habisi oleh teman ku, aku akan memberikan sertifikat tanda kekuasan, token, dan juga mahkota dengan ini sekarang kau telah resmi menjadi raja dari kerajaan suan" ucap Kevin sembari melempar mahkota, segulung kertas, dan juga token yang terbuat dari berlian dan permata berukir gambar mahkota.


"Impian ku selama aku hidup, akhirnya terpenuhi aku masih di berkati oleh roh para leluhur" ucap raja Gohuang sembari mengambil tiga benda tersebut dengan sangat gembira.


"Dia terlihat seperti monyet" gumam Kevin sembari berjalan meninggalkan ruangan.


"Tunggu aku aku belum menghabiskan makanan, tunggu sebentar lagi..!" teriak Dujuan sembari terus melahap makanan yang ada di atas meja dengan lahap dan rakus.


"Cepat bergerak jika kau tidak ingin mati" ucap Kevin menggunakan telepati.


"Mereka semua licik aku meraja jijik berada di sini. Tapi yang penting aku mendapat kan yang dalam jumlah yang cukup besar" gumam Kevin sembari terus berjalan tanpa menoleh ke belakang.


Terlihat Dujuan berlari mengikuti Kevin sembari memegang satu ekor ayam panggang besar hampir sebesar tubuh nya.


"Apa yang salah dengan anak itu, aku ingin menjadikan nya dewasa namun ia malah menjadi seperti anak-anak yang hanya tau bermain tanpa tau aturan mainnya"gumam Kevin sembari menghembuskan nafas.


"Dujuan ini adalah saat untuk mu membunuh Kevin, ia sedang lengah kau tikam saja ia dari belakang. Lalu kau ambil seluruh hartanya dan kau gunakan untuk foya-foya selama sisa hidup mu" ucap suara dalam pikiran Dujuan.


"Tuan lebih baik aku saja yang menangani roh naga hitam itu, jika di biarkan semakin lama maka Dujuan benar-benar akan membunuh anda dan menjadi orang yang jahat karena tidak bisa mengendalikan emosi dan juga hawa nafsu yang ia miliki" ucap sun dalam pikiran Kevin.


"Jika kita melakukan itu maka Dujuan akan menjadi hebat karena kita, bukan karena dia. Hal yang paling sulit adalah mengendalikan hawa nafsu namun ketika kita berhasil maka kita bisa melakukan apapun dengan lancar" gumam Kevin.


"Dia akan memulai pertarungan di alam bawah sadar, aku akan membawanya pergi agar lebih aman" ucap Kevin sembari menggendong Dujuan yang tiba-tiba tidak sadarkan diri.


...****************...


Di alam bawah sadar Dujuan.


"Nak apa kau yakin ingin menjadikan ku budak mu" ucap seorang pria yang duduk di singgasana wajah nya tidak terlihat karena gelap.


"Kau harus menjadi budak ku bukan aku yang menjadi budak mu. Kau harus sadar kau adalah mahkluk yang numpang di tubuh ku" ucap Dujuan.


"Lalu dari mana asal kekuatan petir mu itu?" tanya lelaki itu.


"Ini adalah kekuatan ku, kau hanya membantu ku untuk mengeluarkannya jadi jangan kau harap bisa mengambil alih tubuh ku" jawab Dujuan.


"Apa kau yakin bisa mengalahkan ku?" tanya lelaki itu sembari berjalan maju secara perlahan.


Perlahan terlihat wajah pria itu, dan betapa mengejutkannya wajah pria itu sangat mirip dengan Dujuan.


"Apa kau yakin ingin melawan ku?" tanya lelaki itu sembari tersenyum mengerikan ke arah Dujuan.


"Kenapa wajah ku mirip dengan ku?" tanya Dujuan.


"Kau adalah satu-satunya keturunan laki-laki" jawab lelaki itu.


"Aku tidak peduli dengan itu, siapa diri mu?" tanya Dujuan.


"Aku adalah leluhur mu" jawab lelaki tersebut.


"Kenapa kau bisa berada di tempat ku?" tanya Dujuan.


"Kau adalah satu-satunya penerus ku, dan aku merasa ingin melindungi mu oleh karena itu aku menjawab panggilan ku saat kau terdesak" jawab lelaki tersebut.


"Kenapa kau menghasut ku untuk membunuh Kevin?" tanya Dujuan.


"Karena aku ingin mengambil tubuh mu, dan dia adalah penghalang!" teriak pria itu sembari mencekik Dujuan.


"Sudah ku duga kau akan melakukan ini.... Aku sangat membenci orang seperti mu aku telah memberikan kepercayaan namun kau menghianati nya" ucap Dujuan sembari berusaha untuk melepaskan cekikan pria tersebut.


"Aku telah lama berada di tempat yang hampa, aku akan keluar dan membalas perbuatan naga putih" ucap pria itu sembari melempar Dujuan ke sudut ruangan mengakibatkan ia muntah darah dan tubuhnya remuk.


"Kekuatan roh mu sangat lemah dan tidak berguna" ucap lelaki itu sembari berjalan mendekati Dujuan.


...****************...


Bersambung..