
Singkat cerita sang brahmana tengah bertapa untuk mengembalikan seluruh ingatan yang ia miliki selama masa hidupnya.
Brahmana tersebut bertapa di gua yang telah di modifikasi Kevin dengan beberapa bahan material kultivasi agar membantu pemulihan ingatan dan juga kekuatan sang brahmana.
Kevin telah memulai pembangunan di pagi hari dengan di bantu puluhan ribu pasukan mayat hidup Kevin berhasil membangun kediaman keluarga Wei hanya dalam waktu seminggu.
Wei dong, jenderal yu Bai, yu Zhong, Dujuan, kepala keluarga Wei, serta semua bawahannya tengah berkultivasi dengan serius, beberapa dari mereka telah berhasil meningkatkan secara pesat terutama jenderal yu Bai terlihat ia akan segera naik ke ranah Mahayana bintang tiga.
...****************...
Di pagi hari yang cerah.
Terlihat Kevin tengah duduk di bawah pohon, terlihat meja di hadapan Kevin, terdapat peta dan juga segelas teh di sana.
"System berapa lama lagi turnamen naga sejati akan di mulai?" tanya Kevin.
"Masih ada waktu 3 bulan untuk melakukan persiapan" jawab System.
"Tak ku sangka waktu berjalan begitu cepat, aku terlalu santai belakangan ini hingga lalai. Aku tak akan pergi menuju kekaisaran Utara karena kerajaan iblis ada di sana, aku akan lebih fokus untuk mengambil wilayah lain" ucap Kevin.
"Tuan akan lebih baik jika anda pergi ke sekte holy fire" ucap sun yang tiba-tiba muncul di bahu Kevin.
"Kenapa?" tanya Kevin.
"Untuk saat ini anda memiliki dukungan dari dua kekaisaran dan satu keluarga besar, anda harus memiliki dukungan dari salah satu sekte agar lebih seimbang. Selain itu sekte holy fire sangat cocok dengan keluarga Wei karena unsur energi yang mereka latih itu sama yaitu api" jawab sun.
"Masuk akal, setelah yang lainya selesai aku akan pergi menuju sekte holy fire, system kumpulkan informasi yang bisa kau dapatkan selama 8 hari, cari informasi mengenai ketua sekte serta struktur sekte itu" ucap Kevin setelah itu ia meminum teh nya.
"Aku harus lebih cepat menyelesaikan semua masalah di tempat ini, agar aku dapat pergi ke alam semesta lebih cepat" ucap Kevin.
"Menurut anda tuan bagaimana si brahmana itu?" tanya sun.
"Brahmana..? yang kau maksud Xiao Lang, apa yang perlu di takuti ia adalah seorang brahmana, seorang yang memiliki ketulusan dan kemurnian hati yang benar-benar bersih" jawab Kevin
"Apa anda yakin?" tanya sun.
"Apa kau meragukan ku?" jawab Kevin sekaligus bertanya.
"Apa yang membuat anda begitu sangat yakin dengan si Xiao Lang?" tanya sun.
"Bukankah seharusnya diri mu mengetahuinya, Jiwa miliki Xiao Lang berwarna emas menandakan ia adalah seorang brahmana yang telah di jamin sebagai orang suci" jawab Kevin.
"Aku sering mendengar orang suci yang melecehkan anak-anak bahkan beberapa melakukan pelecehan kepada anak laki-laki, bahkan ada juga yang melakukan praktek ilmu hitam dan masih banyak lagi" ucap sun.
"Kau tenang saja, aku yakin dengan diri nya karena aku telah melihat masalalu yang ia miliki, ia berhasil di kuasai oleh iblis karena ia masih memikirkan tentang keluarga nya hal ini merupakan sebuah kesalahan yang fatal, karena ketika kita ingin menjadi brahma kita harus meluruskan hati menuju jalan yang suci di mana tidak memikirkan masalah duniawi" ucap Kevin sembari menyalakan cerutu lalu ia berjalan.
"Apa yang di katakan sun mengingatkan ku kepada negara ku dulu, di mana seorang yang di anggap suci ternyata mereka adalah orang bejat yang berlindung di balik ilmu agama yang mereka miliki" gumam Kevin.
"Di dunia ini terdapat beberapa rahasia yang cukup mengerikan menurut ku" ucap Kevin.
"Apa itu? kenapa anda merasa rahasia ini mengerikan?" tanya sun.
"Dengan munculnya brahmana sudah membuatku sedikit terkejut, karena bahkan di alam semesta seorang brahmana bisa di hitung menggunakan jari, brahmana merupakan sebuah aset yang begitu penting karena brahmana dapat membuat para iblis tak berdaya di hadapan mereka, kekuatan suci yang begitu kuat, serta pemahaman yang begitu tinggi membuat mereka menjadi orang yang tidak pernah salah, dan juga bahkan seorang brahmana dapat melihat masa depan" jawab Kevin.
"Suatu saat nanti kau akan mengetahuinya sendiri seiring berjalannya waktu bersama ku, aku akan pergi menemui Xiao lang seharusnya ia sudah pulih saat ini" ucap Kevin.
"Tuan apa yang membuat anda begitu murka ketika yu Zhong menyalahkan anda atas apa yang terjadi di medan perang seminggu lalu?" tanya sun.
"Dalam hidup ini kita tidak bisa mengalahkan orang lain atas apa yang terjadi kepada kita" ucap Kevin.
"Kenapa?" tanya sun.
"Apa yang terjadi kepada kita itu adalah takdir, walau kita menyalahkan orang lain kita tak akan mendapatkan apapun, yang seharusnya kita lakukan adalah menyalahkan diri kita sendiri bukan menyalahkan orang lain" ucap Kevin.
"Aku masih belum mengerti" ucap sun.
"Suatu saat kau akan mengerti dengan sendirinya" jawab Kevin sembari tersenyum.
"Anda selalu mengatakan itu" ucap sun.
"Jika kata-kata ku tak dapat membuat mu mengerti maka pengalama mu yang akan melakukan nya" ucap Kevin.
"Tuan menurut anda lebih baik pemimpin yang lembut atau pemimpin yang keras?" tanya sun.
"Menurut ku itu relatif, namun menurut ku kita memerlukan pemimpin yang keras" jawab Kevin.
"Mengapa?" tanya sun.
"Aku akui pemimpin yang lembut lebih banyak di sukai tapi tidak dengan ku karena pemimpin merupakan kepala bagi suatu wilayah atau kelompok, pemimpin harus berfikir menggunakan kepala bukan hati, pemimpin harus keras dengan peraturan, pemimpin wajib membuat rakyat nya takut dengan diri nya hingga membuat mereka tunduk" jawab Kevin.
"Bukankah itu di sebut dengan menindas?" ucap sun.
"Coba kau pikirkan ketika pemimpin yang keras melakukan sebuah kesalahan seperti membunuh rakyat hanya akan memakluminya, namun ketika pemimpin yang lembut melakukannya maka rakyat akan kecewa dan mulai berpaling dari nya, keras yang ku maksud bukan yang menjadikan rakyat sebagai budak namun pemimpin yang keras akan hukum dan keadilan tidak mengenal darah, ras, suku, dan yang lainya. Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mematikan nyali" jawab Kevin.
"Aku masih tidak mengerti" ucap sun.
"Seiring berjalannya waktu kau akan mengerjakan jawab Kevin.
"Anda melakukannya lagi" ucap sun yang terlihat kesal.
...****************...
Singkat cerita mereka pun tiba di sebuah gua di dalam hutan.
"Wah aura di sana sangat pekat" ucap sun.
"Tentu saja, aku telah menaruh ratusan ribu kristal sihir, dan juga aku memasang arai pengumpul aura" ucap Kevin.
"Salam yang mulia" ucap seorang pria muda yang sangat tampan, rambut nya berwarna putih salju, mata nya biru terlihat seperti es yang indah, kulitnya begitu putih bersih, bibir tebal berwarna pink, alis yang tebal,.
...****************...
bersambung....