
Dua jam kemudian.
"Baiklah sudah cukup, sekarang kau berada di ranah manusia tingkat penyempurnaan jiwa dan roh. Saat ini aku akan memberikan mu tiga teknik tingkat atas dan aku ingin kau mempelajarinya" ucap Kevin sembari memberikan tiga buah buku berwarna emas serta di selimuti aura merah dan juga biru.
"Terimakasih yang mulia dewa agung" ucap kaisar Yun Feng sembari bersujud.
"Aku akan segera membuka segel alam atas dan juga alam bawah, tugas mu adalah melindungi alam bawah dari serangan orang-orang alam atas. Dengan kekuatan yang kau miliki sekarang aku yakin kau dapat mengatasi mereka dengan sangat mudah" ucap Kevin sembari berjala. keluar.
"Dan yang paling penting kau harus menjaga keluarga ku, kau harus menjaga mereka meski nyawa mu sebagai taruhannya" ucap Kevin.
"Siap yang mulia dewa agung" jawab kaisar Yun Feng.
...****************...
Sementara itu di luar.
"Tuan akan segera pergi ke alam atas" ucap paman Qiu.
"Itu bagus aku juga ingin melihat alam atas" ucap Las.
"Tuan tidak mengajak siapapun, tuan hanya akan pergi sendirian" ucap Chen yu.
"Kenapa?" tanya pan Bog.
"Kita harus menjaga keturunannya hingga ia memiliki kekuatan yang cukup untuk naik ke alam atas, dan kita juga akan naik saat pangeran Razin dan juga putri Eira naik ke alam atas" jawab Huang.
"Ini membuat ku kecewa, namun aku mengerti apa yang di rencanakan tuan muda" ucap paman Qiu.
"Yang harus kalian ketahui, bahwa untuk naik ke alam atas di perlukan kekuatan Mahayana, barang siapa yang telah berada di ranah mahayana maka ia akan secara otomatis naik ke atas" ucap Qi yu.
"Kenapa bisa begitu?" tanya walikota Sakamoto.
"Tubuh seseorang yang berada di bawah ranah Mahayana tidak mampu menahan tekanan yang di berikan oleh portal, mengakibatkan tubuh mereka hancur dan menghilang" jawab Chen yu.
"Aku tahu hal ini akan terjadi, tugas kita hanyalah berlatih dan berlatih hingga kekuatan kita di rasa cukup untuk berjalan bersama dengan yang mulia" ucap Mugi.
"Aku setuju, kekuatan yang kita miliki sekarang tidak sebanding dengan musuh yang akan di lawan oleh yang mulia di masa depan nanti. Tuan menyiapkan kita untuk menjaga keluarga nya agar garis keturunan yang mulia tidak putus" ucap Leonel.
"Sekarang kita memiliki sumberdaya, teknologi, kekuatan, serta wilayah yang sangat besar, maju, dan juga kuat. Yang perlu kita lakukan selain berlatih adalah mengembangkan semua ini" ucap Huang.
"Kita memiliki jurus dan juga teknik yang kuat kita semua di untungkan dalam segala bidang. Namun ada satu kekurangan" ucap Chen yu.
"Kita kekurangan pengalaman" ucap Mugi.
"Itu benar, kita kekurangan pengalaman, kita harus sering-sering mencari pengalaman" ucap Huang.
"Aku sedih, kita baru bertemu beberapa minggu dengan tuan muda tapi kita akan di tinggal pergi lagi seperti dulu. Sebelumnya kita menunggu selama empat tahun, dan untuk saat ini aku tidak tahu berapa lama kita akan menunggu" ucap paman Qiu.
"Kita tidak bisa menahan seorang pahlawan hanya untuk menangkan kita, yang mulia memiliki misi nya sendiri. Tuan telah mengatakan jika apa yang ia lakukan demi kebaikan kita semua" ucap Huang.
Terlihat raut sedih dari teman-teman Kevin dan terlihat mata mereka mulai berkaca-kaca.
"Jangan sedih akan kepergian ku, kita di takdirkan untuk bertemu kembali jangan kalian bersedih" ucap Kevin sembari berjalan ke arah yang lainya dari rumah besar sebelumnya.
Seketika semuanya menoleh ke arah Kevin.
Tiba-tiba teman-teman Kevin memeluk nya secara bersamaan.
"Beruntung yang mulia Kevin memiliki teman-teman yang setia seperti ini, aku merasa iri" gumam walikota Sakamoto.
Beberapa saat kemudian.
Kevin memberikan semua orang senjata tingkat di atas suci.
"Aku akan segera pergi kalian harus mengingat amanat ku, kalian harus melindungi anak-anak ku hingga mereka bertemu dengan ku kembali" ucap Kevin yang kini telah berdiri di depan pintu masuk pagoda.
Kemudian teman-teman Kevin berlutut secara bersamaan.
"Terimakasih atas segala yang telah anda berikan kepada kami, kami akan menjalani amanah dari anda dengan sepenuh hati kami akan mengorbankan apapun bahkan nyawa kami demi amanah anda tetap terlaksanakan, terimalah sujud kami ini" ucap teman-teman Kevin sembari bersujud secara bersamaan.
"Aduh kalian ini, aku menjadi semakin sedih. Jika kalian terus melakukan ini maka aku bisa saja tidak jadi pergi dan tetap tinggal di sini" ucap Kevin sembari tersenyum.
Lalu ia mengangkat tangan kanannya ke langit sembari ia berkata" Dunia telah tua, segel mulai berkarat kekuatan suci mengalahkan kegelapan. kegelapan bangkit semua hancur. Aku mewakili dunia ini untuk membuka segel antar alam!"
Seketika setelah Kevin mengatakan hal itu bola energi berwarna biru yang berada di atap pagoda tiba-tiba menembakan sebuah cahaya berwarna putih menembus awan.
Perlahan pagoda mulai hancur menjadi abu dan abu itu di serap oleh bila energi.
Terlihat ribuan senjata, buku, Pill, dan benda pusaka lainya berjatuhan dari sisa-sisa pagoda surgawi yang telah menjadi abu.
"Itu semua untuk kalian, alam bawah berada di tangan ku, kini hanya ada satu kekaisaran yaitu indo!" teriak Kevin sembari ia terangkat perlahan menuju cahaya putih.
Dalam sekejap Kevin menghilang dan cajaya putih mulia memudar.
"Tuan Kevin telah pergi" ucap paman Qiu sembari meneteskan air mata saat masih bersujud.
"Aku tidak bisa melihat yang mulia pergi, rasanya aku ingin hilang ingatan" ucap paman Bog.
"Rasa sakit yang tidak bisa ku tahan adalah rasa rindu, aku akan sangat merindukan tuan muda" ucap Qi yu.
"Yang mulia adalah tuan yang telah membangkitkan ku, aku tidak bisa menahan rasa kehilangan ini, aku ingin mati kembali agar melupakan hal ini" ucap Huang.
...****************...
Di sebuah hutan dekat desa yang kecil dan terlihat kumuh.
"Duar...!" suara meteor yang jatuh di hutan.
"Berpindah ruang membuat baju ku hancur sama seperti saat aku melewati segel benua tengah" ucap Kevin yang tengah duduk di dalam lubang yang berapi-api dengan baju yang robek.
"System berapa lama waktu mu untuk upgrade?" tanya Kevin sembari berjalan keluar lubang.
"Aku lupa dia tidak bisa menjawab, lebih baik aku pergi mencari tempat pemukiman di dekat sini. Aku merasakan aura kehidupan di dekat sini" ucap Kevin sembari terbang.
"Di sana ada desa kecil, aku akan pergi ke sana untuk mencari informasi, system saat ini dalam keadaan tertidur kemungkinan dia akan bangun dalam waktu beberapa minggu. Karena ia sedang membuat wujud nya" gumam Kevin sembari menatap desa di depannya.
...****************...
Bersambung.