
Beberapa jam kemudian terlihat seluruh orang di kota termasuk Kevin berbaring di tanah layaknya seperti mayat.
"Tuan muda apa kau baik baik saja" ucap Qi yu sembari membangunkan kevin yang sedang terbaring sembari memeluk Eira.
"Uhuk" batuk Kevin mengakuarkan darah.
"Cepat pergi dari sini" ucap Kevin dengan suara pelan dan serak sembari mendorong Qi yu.
"Apa yang terjadi pada mu dan yang lainnya" tanya Qi yu.
"Kami semua telah terjangkit oleh penyakit itu dan bodohnya kau malah menyentuh ku dan seratus persen kau pasti akan terjangkit sama seperti ku" ucap Kevin.
"Jika terjadi sesuatu pada Eira dan yang lainya maka aku sendiri yang akan mengikuti tubuh Harald bajingan itu. Uhuk uhuk uhuk" ucap Kevin sembari batuk batuk.
"Tolong bantu para warga agar mereka bisa mendapatkan tempat yang teduh" ucap Kevin sembari berdiri dengan perlahan sembari menggendong Eira.
"System apa benar benar tidak ada obat lagi untuk penyakit ini" ucap Kevin sembari memandangi wajah Eira yang terlihat sangat pucat.
[Tuan obat dari penyakit (TBC pro max) hanya getah pohon exmex. Namun masih ada satu obat lagi tetapi obat ini dapat membahayakan tuan.]
"Obat apa itu?" tanya Kevin.
[Tuan harus membunuh anak Asep yang paling kecil lalu tuan mengekstrak darah nya. Dengan begitu tuan akan mendapatkan darah emas yang mana merupakan obat bagi segala penyakit. Namun saat mengekstrak darah tersebut tuan harus mengorbankan kultivasi yang telah tuan kumpulkan selama ini]
"Aku harus memikirkan ini terlebih dahulu" ucap Kevin yang terlihat sangat sedih.
...****************...
Sementara itu aula kekaisaran Otman.
"Apa bagaimana bisa kota Guang di serang dan semua orang di sana telah terkena penyakit bahkan Kevin juga kena" teriak kaisar Turgut sembari melempar meja.
"Berita ini tidak salah Turgut Bey tuan Kevin serta seisi warga kota Guang telah terjangkit virus yang anda beritahu" ucap seorang Mentri.
"Haha aha ha ha aha aha aha ah aha aha a bh a ha" terdengar suara tawa sama seperti yang berada di kota Guang.
"Bajingan!" Terika kaisar Turgut sembari melompat ke arah orang yang sedang berputar sembari menyirami kota.
"Semuanya masuk ke dalam rumah kalian!" teriak kaisar Turgut sembari terbang ke arah orang tadi.
"Kau adalah orang yang menyebarkan penyakit" ucap kaisar Turgut sembari menggenggam kepala orang tersebut.
"Hahahaha" tawa orang itu yang memiliki wajah tikus.
"Klan tokor akan bangkit hahahahahahahha" ucap orang itu.
Kemudian kaisar Turgut mencabut kepala orang itu.
Namun tiba tiba kaisar Turgut terjatuh ke bawah karena pingsan.
"Ayah ayah bangun ayah" ucap seorang wanita yang sangat cantik lebih cantik dari semua wanita yang pernah di temui Kevin.
"Uhuk" batuk kaisar Turgut mengeluarkan darah.
"Kavin kota ku telah di serang dan kini aku juga telah terinfeksi oleh virus (TBC pro max) dan juga kemungkinan kaisar Junet juga akan di serang. Aku mohon beritahu dia Qi ku telah habis dan aku hanya bisa mengirim telepati pada mu" ucap kaisar Turgut menggunakan telepati.
"Apa benarkah. Ternyata begitu rencana kaisar Harald. Dia akan membuat semua petinggi sakit dan dengan begitu dia akan lebih mudah mengambil alih wilayah" gumam Kevin yang sedang duduk di benteng sembari memangku kepala Eira yang masih tertidur.
"Nak ini semua sangat berat aku tau satu metode yang bisa menyelamatkan mu dan semua orang namun ini memerlukan harga yang sangat mahal" ucap Red dalam fikiran Kevin.
"Bagaiman caranya berapapun akan ku bayar" ucap Kevin.
"Nyawa ku sendir" ucap Kevin sembari merenung.
[Tuan jangan sampai mengorbankan nyawa karena nasib alam semesta ada pada diri mu. Lebih baik mengorbankan anak Asep yang mana kau bisa menghidupkanya lagi saat berada di ranah mahayana]
"Kaisar Junet aku peringatkan bahwa kota mu akan di serang sama seperti kami kau harus mengamankan para warga dan juga kau harus pergi ke tempat yang aman" ucap Kevin menggunakan telepati.
"Kau terlambat kini aku telah terjangkit dengan semua orang di kerajaan endul" jawab kaisar Junet menggunakan telepati.
"Sialan" ucap Kevin yang terlihat sangat marah sembari memukul lantai hingga membuat tangannya terluka.
"Papa Eira melihat sesuatu yang mengerikan" ucap Eira yang tiba tiba bangun.
"Apa yang kau lihat?" tanya Kevin.
"Eira melihat satu lapangan dengan dua warna yang berbeda. Di samping kiri papah berdiri di atas mayat dengan tubuh terluka sembari memeluk seorang wanita. Dan yang kanan ayah sedang berdiri di sebuah balkon yang indah di sana Eira melihat banyak orang papa berdiri bersama tiga orang wanita dan lima orang anak remaja termasuk Eira sedang berdiri di samping papa" jawab Eira.
"Apa maksud dari mimpi itu" gumam Kevin.
"Mimpi itu adalah pertanda bahwa kau harus memilih dua pilihan yang mana dapat membuat masa depan yang berbeda. Mulai sekarang kau harus selalu jati hati dalam memilih sebuah pilihan" ucap kakek yu dalam fikiran Kevin.
"Sepertinya aku mendapatkan musibah yang berat kali ini. Ku harap ada yang membantu ku" gumam Kevin.
"System kirim kaisar Turgut dan kaisar Junet ke hadapan ku" ucap Kevin.
[Teleportasi berhasil mengirim tiga orang ke hadapan tuan]
"Tunggu tiga orang bukanya aku hanya memanggil kaisar Turgut dan kaisar Junet" gumam Kevin.
Seketika muncul kaisar Turgut yang sedang tidur berbantal paha seorang wanita yang memanggil kaisar Turgut ayah sebelumnya.
Dan di sampingnya muncul kaisar Junet yang sedang memegang arak di tangannya.
"Salam semuanya selamat datang" ucap Kevin dengan suara serak.
Seketika kaisar Turgut dan kaisar Junet serta wanita tadi menoleh ke arah Kevin.
"Kalian jangan bertanya apa yang akan ku beritahu ini sangat penting" ucap Kevin sembari membenahi posisi duduknya.
"Maaf perkenalkan ini putri ku namanya niana dia merupakan anak satu satunya milik ku" ucap kaisar Turgut sembari duduk.
"Apa yang akan kita lakukan" tanya kaisar Junet yang terlihat mabuk.
"Salam nama saya niana" ucap niana sembari mengulurkan tangannya mengajak Kevin bersalaman.
"Salam nama ku Kevin yu" jawab Kevin sembari menjabat tangan niana.
Seketika saat Kevin dan niana bersalaman dengan Kevin seketika tangan mereka bercahaya emas.
cahaya itu sangat terang dan memancarkan aura yang membuat semua orang tenang dan juga bahagia.
"Aku tidak bisa melepaskan tangan ku" gumam Kevin.
"Apa yang terjadi tangan ku tidak bisa ku tarik tolong" gumam niana.
Tiba tiba Kevin dan niana pingsan saat cahaya emas dari tangan nya menghilang.
...****************...
Bersambung.