King System

King System
Episode 177



Kemudian puluhan ras ikan pari yang memakai jubah putih memotong tangan mereka dan mereka menuangkan darah mereka ke tengah formasi yang berbentuk kotak dan yang tenaganya ada lingkaran dan beberapa bintang di dalam lingkaran itu.


"Kami menunggu kedatangan mu dewa...!" teriak para ras ikan pari tersebut.


Terlihat jenderal belius tersenyum lebar seakan ia menikmati anak buahnya bunuh diri.


Tiba-tiba saat para ikan pari perlahan mati seketika garis itu pun bercahaya berwarna merah darah.


Lalu cahaya dari garis itu menyatu dan menjadi satu membuat sebuah pilar yang sangat tinggi hingga bisa di lihat oleh semua orang di benua tengah.


"Kita semua akan segera mati" gumam Garp yang tengah berdiri di benteng kota Guang sembari menatap tajam ke arah cahaya merah tersebut.


"Ini adalah saatnya kita beraksi" ucap Kevin sembari keluar dari gua di ikuti seluruh pasukannya.


Lalu mereka pun terbang.


Seketika jenderal belius menatap tajam ke arah Kevin yang terbang ke arah jenderal belius dengan tubuh yang tak terlihat.


"Dia menyadari aku berada di sini" gumam Kevin yang terlihat sangat terkejut.


"Berpencar" ucap Kevin.


Seketika pasukan Kevin terbagi menjadi tiga dan Kevin maju ke arah jenderal belius.


"Ternyata dia tidak menyadari ku" gumam Kevin sembari mengeluarkan sebuah pisau.


"Aku harus berhasil" gumam Kevin yang kini telah berada sangat dekat dengan jenderal belius.


"Tap..!" suara leher Kevin yang di tangkap oleh jenderal belius.


"Kau ingin membunuh ku dengan trik sampah ini" ucap jenderal belius sembari menatap tajam dan tersenyum ke arah Kevin yang tubuhnya tiba tiba telah terlihat kembali.


"Kau itu yang tertipu" ucap Kevin yang tiba-tiba berada di kana jenderal belius sembari memasang posisi menendang wajah jenderal belius.


"Duar...!" suara tubuh jenderal belius yang terpental ke dalam hutan.


"Bunuh prajurit klan Tokor dan masukan ke dalam cahaya merah itu...!" teriak Kevin.


"Tubuhnya sangat keras, seperti kaki ku patah" gumam Kevin.


[Melakukan penyembuhan.]


"Bagus" gumam Kevin sembari terbang ke arah jenderal belius sembari tersenyum.


"Hehehe trik yang kotor" ucap jenderal belius sembari keluar dari dalam tanah sembari mengelap bibirnya yang berdarah.


Tiba-tiba jenderal belius melemparkan sebuah batu yang meledak di atas langit. Ledakan itu mengeluarkan cahaya berwarna biru.


"Kalian semua akan mati" ucap jenderal belius sembari berdiri.


Di tempat Qi yu.


"Beberapa dari kalian bawa warga ke tempat yang aman. Ingat jangan sampai kalian menyentuh tanah lapangan ini....!" teriak Qi yu yang tengah menahan serangan tombak dari dua orang.


"Menyikirlah...!" teriak Qi yu sembari mendorong kedua orang itu ke dalam cahaya merah dan kedua orang itu tiba tiba kulitnya terkelupas dan darah serta dagingnya di serap oleh cahaya.


"Cahaya yang mengerikan" gumam Qi yu.


"Tap" suara Qi yu yang menahan serangan dari ras ikan.


"Mereka berjumlah tak lebih dari 300.000 orang. Sepertinya ada keanehan" gumam Qi yu sembari membunuh ras ikan yang menyerangnya.


...****************...


Sementara itu di depan pilar monumen di pulau prajurit.


Terlihat niana sedang duduk di kursi sembari memandangi nama Kevin yang tertulis sangat besar di atas monumen.


Terlihat ribuan wanita dan lelaki yang tak lain adalah orang tua dari prajurit yang ikut berperang.


Perlahan satu persatu nama di pilar seketika menyala berwarna merah.


"Haaa... Juan" ucap seorang wanita yang tiba-tiba jatuh dan menangis saat melihat nama anaknya bercahaya.


"Kevin, aku yakin kau pasti akan selamat" gumam niana sembari menggenggam kalung dari Kevin.


"Niana di sini dingin ayo ke kamar mu saja" ucap Turgut yang duduk di samping niana.


"Tidak ayah... Kevin sedang berjuang di sana aku harus tetap di sini" jawab niana.


"Kau harus memikirkan anak mu" ucap Turgut sembari memegang perut niana dengan tatapan sedih.


"Dia akan menjadi orang yang kuat selain itu dia berasal dari benih orang yang sangat kuat. Dia tak akan sakit hanya dengan berada di luar seperti ini" jawab niana sembari menatap perutnya.


"Mama... Eira mengantuk" ucap Eira sembari tidur di samping niana.


"Ayah tolong bawa Eira ke kamarnya" ucap niana.


"Ayo Eira ikut kakek. Kakek akan mengantar mh ke kamar" ucap Turgut.


"Tidak kek Eira ingin menemani mama dan adik di sini" jawab Eira sembari membuka matanya.


"Baiklah biarkan dia di sini" ucap niana sembari memeluk Eira.


...****************...


Di tempat Kevin.


"Kau telah menggali kuburan mu sendiri ketua sekte...!" ucap jenderal belius yang kini telah terbang di hadapan Kevin.


"Aku tidak peduli dengan apa yang kau katakan. Dan kau harus ingat kejahatan tak akan pernah ada selamanya selagi ada kebaikan yang melawan...!" teriak Kevin sembari menyerang jenderal belius menggunakan pedang naga api.


"Kau yang meminta" ucap jenderal belius sembari menyatukan kedua tangannya dan saat ia menarik tangannya seketika keluar sebuah tombok yang memiliki mata tiga.


(Ya kurang lebih mirip kaya tombak Aquaman ya tapi warnanya beda. Warna tombak jenderal belius warna hijau jambrut terus polos cuma ada permata yang nempel di mata tombak yang tengah.)


"Tang....!" suara senjata Kevin dan jenderal belius yang saling beradu membuat sebuah ledakan yang dahsyat.


Ledakan itu membuat Kevin terpental ke tanah.


"Uhuk... uhuk.." batuk Kevin mengeluarkan darah.


"Dia sangat kuat. Kami memiliki perbedaan ranah yang sangat jauh. Aku harus lebih berhati hati lagi" ucap Kevin sembari mencoba bangun dengan tubuh yang terluka parah.


[Menyembuhkan]


"Apa kau menyerah" tanya jenderal belius yang tiba-tiba berada di hadapan Kevin sembari berjongkok saat Kevin ingin bangun.


...****************...


Bersambung.


Tingkatan ranah di novel King system.



penguatan tubuh


pengumpulan Qi


kesatria


prajurit


master


grand master


guru


tetua


raja


kaisar


penguatan jiwa dan roh


silver emperor


golden emperor


mahayana.


silver immortal


golden immortal


diamond immortal.



Setiap tingkatan terbagi menjadi tiga tahap yaitu bintang satu sampai tiga.


Tingkatan nanah kultivasi alam semesta.



manusia


immortal


dewa



Setiap ranah alam semesta terbagi menjadi tiga bagian.


Ranah fana



Manusia fana


Penguatan tubuh


Penyempurnaan jiwa dan roh



Ranah immortal.



Immortal


Pengaturan enam Indra


Penyempurnaan raga



Ranah dewa


1.Dewa


2.Dewa perak


3.Dewa emas


setiap ranah di bagi menjadi tiga tahapan sama seperti di dunia Kevin.


Tingkatan ranah kultivasi jiwa.



Jiwa baru


jiwa menyatu


jiwa ahli


jiwa raja


jiwa kaisar