
Kemudian datang seorang siluman monyet ber bulu putih. Dan monyet itu terlihat sangat tua karena postur tubuhnya yang membungkuk serta ia berjalan menggunakan tongkat kayu yang berbentuk naga.
"Siapa dia" gumam kevin sembari turun dari ranjang.
"Mungkin kau tidak ingat aku. Yan tolong keluar aku ingin bicara empat mata dengan putra mu ini. Dan jangan kau gunakan ilmu rogosukmo dan mencoba menguping pembicaraan kami" ucap monyet tua tersebut.
"Baiklah tuan aku janji tak akan melakukan hal itu" jawab kaisar yan luo sembari berjalan mundur keluar ruangan.
"Baiklah yun luo. Atau perlu ku sebut kevin atau arjun" ucap monyet tua itu sembari tersenyum lebar ke arah kevin.
"Kenapa dia bisa tau kalau aku adalah arjun" gumam kevin dengan wajah panik.
"Siapa kau. Aku adalah yun luo anak dari kaisar yan luo" ucap kevin sembari berjalan mundur ke arah meja di samping ranjang nya.
"Kau jangan takut aku tidak memiliki niat yang buruk kepada mu" ucap monyet tua itu.
"Kau jangan bercanda" ucap kevin sembari mencoba mengambil pisau buah yang berada di meja tepat di belakangnya dengan sembunyi sembunyi.
"Berhenti lah memikirkan untuk membunuh ku" ucap monyet tua itu sembari menarik pisau buah yang berada di belakang kevin.
"Baiklah aku menyerah apa yang kau mau dari ku" ucap kevin sembari menghembuskan nafas dan ia pun duduk di lantai dengan wajah kesal.
"Sebelum aku memberitahu maksud ku aku akan memperkenalkan diri ku terlebih dahulu" ucap monyet tua itu yang tiba tiba ter bakar.
Kemudian monyet itu pun berubah menjadi seorang lelaki tua dengan rambut dan jenggot berwarna emas.
Lelaki itu memiliki tanda atau tato yang berbentuk bulan sabit dan bintang yang berwarna putih. Dan ia mengenakan sebuah jubah putih yang menutupi seluruh tubuhnya lalu ia juga mengenakan sebuah jubah bulu yang membuat dirinya terlihat sangat besar dan kuat.
"Salam aku adalah Tobi aku adalah salah satu jendral dari kekaisaran Basman yang memiliki kekuasaan setengah alam semesta" ucap Tobi sembari menunduk.
"Dan aku merupakan hewan suci paling agung yaitu kera emas bahkan naga saja hanya berada di tingkat 87 sebagai hewan suci di alam semesta" ucap Tobi.
"Tunggu dia sekarang ada di ranah apa?" gumam kevin.
"Kalau aku sekarang berada di ranah penyempurnaan raga imortal" jawab Tobi.
"Tunggu kau bisa membaca fikiran ku" ucap kevin sangat terkejut.
"Hahahaha tentu saja aku bahkan tau masa Lalu mu sebagai seorang prajurit khusus yang mati karena memeluk bom dan kau terjun ke air bukan. Lalu nama ayah mu adalah wanto dia orang jawa dan nama ibu mu saroh dan dua juga orang jawa. Kau punya tiga saudara satu perempuan dan sisanya wanita. Selain itu kau masih memiliki paman serta bibi dan sepupu yang banyak" ucap Tobi sembari memakan pisang.
"Bagaiman kau bisa tau itu!" teriak kevin sembari memegang kerah jubah Tobi dengan sangat erat.
"Yo santai jika aku berniat buruk pada keluarga mu maka aku akan membunuh raja Galaxy Bima sakti lalu aku akan memper budak mahluk hidup di Galaxy mu. Lagi pula aku hanya perlu menggunakan satu persen kekuatan ku untuk melakukan itu dan juga Galaxy mu itu sangat lemah dia berada di peringkat paling bawah di alam semesta" ucap Tobi sembari melepaskan tangan kevin.
"Baiklah cepat apa yang kau mau" tanya kevin dengan wajah yang sangat kesal.
"Aku ingin kau menjadi murid ku" ucap Tobi sembari duduk di atas ranjang.
"Jika dilihat dari wawasan nya maka aku bisa menyimpulkan jika dia lebih tua dari pada kakek yu. Dan saat ini aku harus menjadi lebih kuat" gumam kevin.
"Apa syarat mu" tanya kevin.
"Aku akan meminta sesuatu tapi bukan saat ini tapi nanti. Dan saat di yan luo mati maka kita akan berpisah dan 5 tahun adalah waktu yang tersisa untuk kita latihan" ucap Tobi.
"Tapi aku ingin kau memberitahu aku satu hal sebelum aku menjadi murid mu" ucap kevin.
"Hal apa itu?" jawab Tobi.
"Siapa yang menciptakan alam semesta dan apa dia juga seorang kultivator" tanya kevin.
"Plak" suara tamparan.
"Berani nya kau menyebut tuhan sebagai seorang kultivator. Asal kau tau tuhan itu hanya ada satu dan ia muncul dengan sendirinya dia adalah zat yang maha tinggi maha kuasa. Bahkan alam semesta ini tidak berharga jika di bandingkan dengan tuhan. Jangan pernah kau menyamakan nya dengan kita yang merupakan makhluk hina dan kotor" teriak Tobi.
"Lalu apa kau pernah menemuinya" teriak kevin sembari memegang hidungnya yang mimisan.
"Itu adalah hal yang sudah di janjikan oleh nya aku,dirimu, bahkan semua orang akan melihatnya saat berada di surga dan itu adalah kenikmatan yang tiada tara" jawab Tobi.
"Memang siapa dia" tanya kevin.
"Kau akan tahu namanya saat kau sudah menjadi raja Galaxy" jawab Tobi sembari memegang pundak kevin.
"Sepertinya memang aku harus menunggu" gumam kevin.
"Jadi apa kau mau menjadi murid ku" tanya Tobi.
"Tentu saja lagi pula aku ingin menjadi kuat" jawab kevin sembari tersenyum.
"Baiklah sekarang aku akan memberitahukan ranah kultivasi yang benar. Pasti yang kau tau kalau ranah kultivasi terdiri dari penguatan tubuh, pengumpulan Qi, kesatria,prajurit,master,grand master,guru,tetua,jenderal,raja,emperor, penguatan jiwa dan roh, Silver emperor,golden emperor, Mahayana,immortal,silver immortal,golden immortal,diamond immortal. Dan lain lain" ucap Tobi.
"Tunggu maksudmu semua itu salah" tanya kevin menyela perkataan Tobi.
"Ya karena kultivasi di bagi menjadi 3 ranah dan hanya itu tidak bertambah lagi. Yaitu Mahluk fana,immortal, dan dewa. 3 ranah itu memiliki tiga tingkatan yaitu manusia fana, penguatan tubuh, penyempurnaan jiwa dan roh, kemudian immortal, pengaturan enam indra, penyempurnaan raga. Dewa, dewa perak, dan yang terakhir dan yang paling kuat adalah dewa emas" jawab Tobi sembari tersenyum.
"Jadi begitu lalu para raja Galaxy berada di ranah apa?" tanya kevin.
"Kebanyakan dari mereka berada di ranah mahluk fana tingkat penyempurnaan jiwa dan roh dan ada satu raja Galaxy yang harus kau waspada karena ia berada di darah dewa emas yaitu floki" jawab Tobi.
"Jadi begitu tapi menurut mu aku sekarang berada di ranah apa" tanya kevin.
"Jika itu dilihat dari pemahaman dunia mu maka kau berada di ranah penguatan jiwa dan roh tapi sebenarnya kau masih di ranah mahluk fana. San saat kau naik ke ranah Mahayana maka kau telah naik ranah ke mahluk fana tingkat penguatan tubuh" jawab Tobi.
...****************...
Bersambung.