King System

King System
Episode 306 perang besar



Terlihat dari kejauhan puluhan ribu pasukan iblis tengah terbang dengan kecepatan penuh.


Jumlah mereka sangat banyak hampir menutupi langit.


"Mereka terlihat seperti nyamuk yang beterbangan membentuk sebuah kelompok" ucap Dujuan.


"Kakek jangan paksakan diri mu jika kau tidak mampu" ucap Wei dong.


"Walau aku sudah tua aku masih kuat menendang bokong para iblis itu" jawab kepala keluarga Wei.


"Aku tidak sabar untuk bertemu istri ku, aku akan membuka serangan aku akan open map" ucap yu Zhong sembari berjalan maju.


"Jangan gegabah, apa kau lupa pasukan itu di pimpin oleh dua prajurit ranah Mahayana bintang tiga, satu dari mereka mampu membunuh mu hanya dengan satu serangan, berhenti mengikuti nafsu mu gunakan lah akal mu sesekali" ucap jenderal yu Bai sembari menahan yu Zhong.


"Kau benar aku terlalu gegabah" jawab yu Zhong.


"Walau ada unsur menghina di dalam kata-katanya itu tidak masalah karena ia mengatakan hal yang benar, ayolah yu Zhong kenapa kau begitu bodoh" gumam yu Zhong.


"Lebih baik kita membuat arai untuk meminimalisir kejadian yang tidak di inginkan" ucap kepala keluarga Wei.


"Kemungkinan besar mereka akan tiba dalam waktu 25 menit, itu sudah cukup untuk kita membangun arai peledak matahari" ucap jenderal yu Bai.


"Baiklah Dujuan, Wei dong, yu Zhong kalian bawa kristal arai ini ke arah timur, Utara, dan selatan, lakukan dengan cepat" ucap jenderal yu Bai sembari memberikan kristal arai kepada Dujuan, Wei dong serta yu Zhong.


"Aku akan memulai menggambar inti formasi" ucap kepala keluarga Wei.


"Baiklah kami akan segera pergi" jawab Wei dong kemudian ia terbang menuju arah selatan.


"aku akan pergi ke arah Utara" ucap Utara ucap Dujuan.


"Aku akan pergi ke timur" ucap Yu Zhong.


"Yu Zhong ingat kau jangan terlalu dekat dengan musuh, musuh kita bergerak ke sini kau harus menaruh kristal arai itu sekitar 2 kilo dari sini jangan lebih" ucap jenderal yu Bai.


"Tenang saja aku buka anak kecil yang bodoh" ucap yu Zhong sembari terbang menuju ke timur di ikuti Dujuan ia pergi ke arah Utara.


Terlihat jenderal yu Bai duduk sila.


"Arai peledak matahari adalah atau tingkat legenda yang di ajarkan oleh yang mulia Kevin, arai ini memerlukan konsentrasi yang amat tinggi. Arai ini memerlukan 3 kristal arai yang di taruh di tiga penjuru arah mata angin membentuk segi tiga, karena musuh datang dari arah timur aku menaruh dua kristal arai di Utara dan juga selatan. Arai ini di bantu oleh matahari sebagai sumber utama serangan" gumam jenderal yu Bai.


Seketika muncul cahaya berwarna merah dari atas kepala jenderal yu Bai, cahaya itu redup hanya bisa di lihat oleh mata dalam radius 1 kilometer.


Kemudian muncul tiga cahaya mera dari tiga penjuru mata angin yang di taruh kristal arai oleh Dujuan, Wei dong, dan juga yu Zhong.


"Stup"


sekejap Wei dong, Dujuan, dan yu Zhong telah tiba di hadapan jenderal yu Bai.


"Mereka akan segera tiba... semua bersiap di posisi aku akan menjalankan arai kalian maju ke garis depan, yu Zhong dan kepala keluarga Wei kalian hadapi dua ranah Mahayana bintang tiga, Dujuan dan Wei dong kalian bunuh para bawahan aku akan membantu kalian menggunakan arai, jika kondisi menjadi buruk aku akan turun tangan dan membantu" ucap jenderal yu Bai.


"Baiklah, Wei dong kau urus pasukan yang berada di ranah silver emperor ke atas, aku akan memusnahkan yang di bawahnya dengan cepat setelah itu aku akan membantu ku" ucap Dujuan sembari menepuk pundak Wei dong.


"Tenang saja aku akan menanganinya" jawab Wei dong.


"Ingat fokus kita bukan membunuh lebih banyak namun memusnahkan mereka" ucap jenderal yu Bai.


"Tidak ada yang namanya membunuh lebih banyak, kita adalah satu tim kita semua sama jangan ada yang egois apa kalian paham" ucap jenderal yu Bai.


"Baiklah mereka akan segera tiba-tiba" ucap jenderal yu Bai sembari tersenyum.


kemudian Wei dong, Dujuan, kepala keluarga Wei, serta yu Zhong pergi ke medan perang.


Singkat cerita mereka pun tiba di tengah arai.


Terlihat pasukan iblis berada di hadapan mereka.


"Siapa kalian..! berani menghalangi jalan kami" ucap seorang pria yang berada di garis depan pasukan iblis, pria itu memiliki tanduk sapi serta taring yang keluar, pria itu memiliki tubuh yang besar dua kali lipat tubuh orang dewasa, selain besar ia juga berotot, ia membawa senjata kapak yang tergantung di punggung nya kapak itu sangat besar hampir menyamai tubuh nya.


"Kau sapi atau manusia?" tanya yu Zhong dengan wajah mengejek.


"Berani nya kau menghina saudara goru, sepertinya kalian tidak ingin hidup lagi" ucap seorang pria di samping siluman sapi alias goru, pria itu memiliki tubuh yang di penuhi sisik lidah nya panjang seperti ular mata yang sipit, ia membawa senjata tombak yang tengah ia pegang di tanah kanan.


"Kau manusia atau kadal?" tanya yu Zhong.


"Dasar manusia rendahan...!" teriak goru sembari melompat dan mengayunkan kapak nya ke arah yu Zhong.


"Stang...!" suara besi yang beradu.


"Duaas..!" suara hembusan angin berasal dari senjata yu Zhong dan senjata goru yang saling beradu.


Seketika aura mereka terpancar layaknya cahaya yang saling beradu.


"Aku adalah jenderal perang kerajaan iblis kalian berani menentang ku" ucap goru.


"Aku adalah bapak mu" ucap yu Zhong sembari menendang goru hingga membuat nya terpental mundur.


"Duaaar....!" suara ledakan yang muncul dari arah pasukan iblis.


ledakan itu berasal dari cahaya berwarna oren dari langit.


"Serang...!" teriak kepala keluarga Wei.


Sekejap kepala keluarga Wei telah berada di atas siluman ular alias Silas salah satu jendral perang kerajaan iblis.


Kepala keluarga Wei menendang Silas ke bawah.


"duaaar...!" suara ledakan yang muncul akibat tubuh Silas yang menghantam tanah dengan keras membuat lubang yang besar.


"Sambaran petir...!" teriak Dujuan sembari mengayunkan pedang nya ke arah pasukan iblis membuat mereka mundur.


"Urus bagian belakang aku akan menahan bagian depan" ucap Wei dong sembari mengeluarkan tongkat.


"Kau adalah salah satu dari keturunan keluarga Wei" ucap seorang pria yang berdiri tepat di hadapan Wei dong.


"Kau benar aku adalah Wei dong calon pemimpin keluarga Wei" jawab Wei dong.


"Kau memiliki bakat yang bagus, bagaimana jika bergabung ke kerajaan iblis kami, kau akan di berikan kekuatan yang dapat kau gunakan untuk membalas dendam kepala orang-orang yang telah ikut campur dalam pemusnahan keluarga mu" ucap pria itu sembari membuka kerudung nya.


"Aku adalah Huang Jia kepala sipir kerajaan iblis" ucap pria itu sembari ia memancarkan aura seorang yang berada di ranah Mahayana bintang tiga.


...****************...


Bersambung....