King System

King System
Episode 125



"Akhirnya aku naik ke ranah penguatan jiwa dan roh. Serta kini jiwa ku berada di ranah jiwa menyatu" gumam Kevin sembari memandangi tangan nya.


"Sepertinya kaisar Nurwe telah datang" ucap Kevin sembari berdiri lalu ia terabang kembali ke kerajaan endul dengan sangat cepat.


"Kak itu dia orang yang ku maksud" ucap Asep sembari menunjuk ke arah Kevin.


"Apa dia yang ingin menantang ku bertarung" tanya kaisar Nurwe.


"Iya itu dia. Kau harus berhati-hati karena kemarin dia hampir melelehkan kota ini tanpa ia sadari. Dan coba bayangkan jika dia bertarung dengan mu secara sadar. Selain itu dia telah menangkap banyak orang di ranah jenderal dan kaisar yang melakukan judi ilegal di kerajaan ini. Dan dia melakukan penggerebekan sendiri hanya di temani oleh Qi yu" jawab Asep.


"Aku tidak percaya jika dia yang menangkap orang orang itu tapi aku yakin bahwa Qi yu lah yang menangkap mereka semua" ucap kaisar Nurwe.


"Duaaar" suara tanah yang hancur.


"Lama tak jumpa Junet" ucap kaisar Turgut sembari tersenyum di balik asap yang tebal.


"Apa yang kau ingin kan ke sini" tanya kaisar Nurwe alias Junet sembari berbalik.


"Aku mendapatkan bahwa ada seseorang yang menarik ada di sini apa itu benar" jawab kaisar Turgut sembari berjalan.


"Ya dan aku akan bertarung dengan nya sekarang" jawab kaisar Junet.


"Salam semuanya" ucap Kevin yang tiba tiba telah berada di tengah antara kaisar Turgut dan kaisar Junet Tanpa mengeluarkan suara sedikit pun.


"Tunggu aku tidak bisa merasakan kehadiran bocah ini" gumam kaisar Turgut.


"Tadi aku melihatnya masih sangat jauh namun dalam sekejap dia telah berada di sini tanpa mengeluarkan suara" gumam kaisar Junet.


"Salam nama ku Kevin yu umur ku 18 tahun senang bertemu dengan kalian semua di sini. Jika kalian tidak keberatan bolehkah aku bertanya siapa kaisar Nurwe di sini" tanya Kevin dengan nada lembut sembari tersenyum.


"Tidak mungkin jika dia berumur 18 tahun jika di lihat dari ranahnya kemungkinan dia berumur 50 tahun ke atas" gumam kaisar Junet.


"Salam aku adalah kaisar Turgut dari kekaisaran Otman. Senang bertemu dengan mu. Dan orang yang kau cari ada di samping kanan mu" ucap kaisar Turgut sembari tersenyum.


"Anak ini memiliki tata Krama yang bagus dan juga dia sangat sopan" gumam kaisar Turgut.


"Salam nama ku Junet dan apa kau yang ingin menantang ku" tanya kaisar Junet.


"Iya itu benar memang aku yang menantang mu apa kita bisa mulai sekarang" jawab kevin sembari menghadap ke arah kaisar Junet.


"Baiklah jika itu mau mu aku akan melawan mu dengan sekuat tenaga ku" ucap kaisaar Junet sembari melepaskan bajunya dan terlihat tato yang sangat keren di sekujur tubuh Junet. Serta mata kanan nya yang tergores dan kepala botak dengan janggut panjang membuat ia terlihat sangat sangat sangar.


"Kaisar Turgut terlihat seperti orang yang sederhana dari aku melihat pakaian nya yang gembel seperti pengemis atau mungkin memang kekaisaran nya yang miskin" gumam Kevin sembari melepaskan baju nya.


"Apa kita akan bertarung tangan kosong" tanya Kevin.


"Itu terserah pada diri mu aku adalah seorang petarung tangan kosong jika kau adalah seorang master pedang maka pakailah pedang aku bisa saja melawan mu" jawab kaisar Junet.


"Tidak terima kasih. Aku tidak mau melawan orang seperti itu. Jika kau menggunakan tangan kosong maka aku pun begitu" ucap Kevin.


Seketika muncul tato matahari seperti sebelumnya dan bersamaan dengan itu tangan Kevin mulai mengekuarkan api yang sangat panas.


"Jadi kau adalah seorang pengendali api" ucap kaisar Junet.


"Baiklah tanpa basa basi lagi aku akan menyerang mu" terika kaisar Junet sembari melaju ke arah Kevin dengan kecepatan tinggi.


"Duaaaaaaar" suara ledakan dari aura Kevin dan kaisar Junet yang saling berhantaman dari ledakan itu keluar angin yang panas menghembus sangat cepat membuat pohon dan bangunan sekitar tempat bertarung roboh dan terbakar.


"Wuh itu sangat keren" ucap kaisar Turgut yang berdiri kokoh dengan rambut dan brewok yang tertiup angin hampir terbakar.


"Orang ini memiliki kekuatan yang mengerikan. Tangan ku saja terluka sekali terkena serangannya" gumam kaisar Junet yang mundur sembari melihat tangannya yang telah memar dan bengkak.


"Kau jangan lengah" ucap Kevin yang tiba tiba berada di samping kaisar Junet dengan posisi memukul.


"Sial" gumam kaisar Junet sembari memasang posisi menangkis dengan kedua tangannya di dekat wajah nya.


"Tanganya telah terluka aku jarus menyerang ke tempat itu" gumam Kevin sembari menatap tajam ke arah tangan kaisar Junet yang terluka.


"Diamengincar tangan ku yang terluka" gumam kaisar Junet yang tiba tiba berputar menendang leher Kevin yang mengakibatkan Kevin terlehempas ke tanah hingga membuat tanah hancur.


"Ahk bahu ku retak" ucap Kevin sembari memegang bahunya.


"Nak kau masih kurang pengalaman bertarung jarak dekat" ucap kaisar Junet yang telah berada di atas Kevin sembari menendang kepala Kevin.


"Duuuaaar" suara punggung kaisar Junet yang di terjang bayangan Kevin membuat punggung nya patah.


"Asep kakak mu akan mati ayo kita gali kubur untuk nya" ucap Qi yu yang menonton dari atap istana.


"Kita lihat saja nanti. Jika kita menggali kuburanya terlebih dahulu nanti aku yang akan di bunuh olehnya jika dia selamat" ucap Asep sembari memakan makanan dan menonton pertarungan Kevin dan kaisar Junet.


"Aku menyerah. Kau mematahkan punggung ku!" teriak kaisar Junet yang telah tertanam di tanah dengan keadaan tengkurap.


"Baiklah" jawab kevin yang tengah terbang dibatas kaisar Junet dan terkihat cahaya hijau dari bahu Kevin yang terluka.


"Minum ini maka kau akan sembuh" ucap Kevin sembari memberikan satu botol ramuan penyembuh tingkat tinggi.


"Terima kasih" jawab kaisar Junet sembari meminum ramuan tersebut.


"Tak ku sangka kau memiliki kekuatan yang hebat dengan usia muda seperti ini" ucap kaisar Turgut yang tengah jongkok di atas tubuh kaisar Junet.


"Turun lah dari tubuh ku jika tidak kau akan mematahkan seluruh tulang ku dengan tubuh mu yang seberat gunung itu" terika kaisar Junet sembari meronta ronta.


"Baiklah baiklah oh iya aku telah mengirim 25.000 pasukan untuk membantu mu melawan kaisar sun Yun" ucap kaisar Turgut sembari memegang pundak Kevin.


"Aku masih bingung sebenarnya empat kekaisaran itu bermusuhan atau tidak" tanya Kevin.


"Dulu memang seperti itu tapi semenjak masa pemerintahan ku. Aku mulai memiliki hubungan diplomatik dengan kekaisaran Nurwe selain itu aku dan Junet adalah sahabat" jawab kaisar Turgut.


"Jadi begitu. Lalu dari empat kekaisaran dari mana di antara kalian yang terkuat" tanya Kevin.


...****************...


Bersambung.