
Seketika tubuh empat penjaga mulai melayang.
Dan keluar cahaya yang terang dari tubuh mereka.
"Wah apa seperti ini saat aku di Bangkitkan" gumam huang sembari mundur perlahan.
Kemudian cahaya itupun mulai menghilang dan seiring cahaya menghilang mayat yang sebelumnya sudah hampir tunggal tulang itu mulai menumbuhkan daging,rambut,kuku dan kulit.
"Aku bisa merasakan kalau aku akan segera kehabisan Qi ku" gumam kevin dengan tubuh yang berkeringat.
[Qi tuan tidak cukup memotong 10 kristal sihir tingkat tinggi untuk mengisi ulang Qi tuan]
"Syukurlah aku memiliki System. Jika tidak aku akan pingsan seperti dulu lagi" gumam kevin.
Kemudian kevin menurunkan tangannya. Lalu empat mayat itupun kembali menjadi muda lagi.
"Salam tuan" ucap empat penjaga dengan serentak sembari berlutut di hadapan kevin.
"Ini bagus mereka berada di ranah penguatan jiwa dan roh bintang tiga" gumam kevin.
[Berinama pasukan baru anda.]
"Baiklah kalian adalah empat penjaga jadi aku akan memberikan nama Bar penjaga dari barat, tiara sang penjaga dari utara, sogi sang penjaga dari selatan, dan toyip sang penjaga dari timur" ucap kevin.
(Jadi empat penjaga namanya di ganti sama kevin jadi:
Beta\=bar
laila\=tiara
tempe\=sogi
marit\=toyib)
"Terima kasih tuan atas nama baru yang telah engkau berikan" ucap empat penjaga dengan serentak.
"Baiklah kalian tidak perlu formal seperti itu" ucap kevin sembari duduk di kursi.
"Halo anak anak lama tidak kita tidak bertemu" ucap huang sembari berjalan ke hadapan empat penjaga.
"Guru" ucap empat penjaga.
Kemudian huang dan empat penjaga pun saling berpelukan.
"Haduh sungguh aneh melihat mereka berpelukan. Jika mengingat mereka adalah mayat hidup" gumam kevin.
"Dah kita harus fokus. Siapa yang mengaku sebagai keturunan Huang" tanya kevin.
"Maaf kan kami karena tidak sopan. Sebenarnya setelah guru meninggal kami memutuskan untuk pergi berlatih selama 50 tahun hingga kami berada di ranah penguatan jiwa dan roh. Dan saat kami bertemu tiba tiba kami di bunuh oleh seseorang" jawab bar sembari berlutut.
"Tunggu ini menjadi sangat membingungkan. Karena mereka tidak tau" gumam kevin.
"Bruk" suara pintu yang di dobrak tiba tiba muncul ribuan pasukan dari pintu masuk.
"Kalian di tangkap karena telah mencuri aset terpenting kekaisaran naga" ucap seorang pria yang terlihat seperti pemimpin.
"Sepertinya aksi penghancuran perguruan sudah di ketahui huang ling" gumam kevin sembari berdiri.
"Cepat menyerah sebelum kami bunuh kalian" teriak pemimpin.
"Hehehehe. Apa kau bercanda raf jendral dari pasukan darah" ucap kevin.
"Berani nya kau tertawa. Seharusnya kalian takut kami ada 3000 orang dan setiap pasukan ku berada di ranah master" jawab raf.
"Dasar lemah" teriak Huang sembari mengayunkan tangannya.
Seketika tiga ribu prajurit itu telah terpenggal kecuali raf.
Terlihat lantai banjir oleh darah para prajurit. Melihat kejadian para pengunjung mulai berlarian ketakutan karena ruangan tersebut telah di penuhi oleh mayat mayat yang bergelimpangan.
"Aaaaaaaa" teriak para pengunjung.
"Jentik api sengsara" ucap kevin sembari menjentikan jarinya.
Seketika tumpukan mayat prajurit darah mulai terbakar.
"Apa ini. Kekuatan ini tidak mungkin bisa ku kalah kan bahkan ribuan bawahan ku yang bisa meratakan kekaisaran dengan mudah. Kini telah musnah oleh mereka" gumam raf dengan wajah panik,tubuh gemetar dan ia mundur perlahan.
"Sekarang kau sudah tau bagaimana kekuatan ku. Bahkan pasukan mu tidak bisa menyentuh seujung rambut ku" ucap kevin sembari berjalan perlahan ke arah raf.
"Kenapa tuan setiap melakukan itu aku selalu merasa takut" gumam gusmo.
"Aku tidak peduli. Kau telah mempermaluka ku dan kau ingin kabur dengan mudah, bahkan jika kaisar mu itu datang aku akan membunuhnya juga" ucap kevin sembari mengelus rambut raf dengan perlahan lalu ia mengeluarkan lentera penyiksaan.
"Lentera itu membuat aku sangat ketakutan karena aku dapat melihat jiwa jiwa yang sedang di bakar dan di siksa" gumam raf.
Kemudian kevin memasukan raf kedalam lentera penyiksaan.
"Lentera itu mengeluarkan suara yang menyeramkan" gumam huang.
Tiba tiba gedung penginapan bulan bersinar di belah menjadi dua.
Terlihat kevin dan yang lainya menghindar.
"Siapa tadi yang bilang akan membunuhku" ucap kaisar huang ling yang tengah terbang membawa pedang.
"Hahahahahah ternyata kau malah datang ke sini" teriak kevin.
"Apa dirimu yang mengatakan akan membunuh ku" tanya kaisar huang ling.
"Iya aku yang mengatakan itu dan aku akan melakukanya juga" teriak kevin.
"Baiklah jika kau ingin mati" ucap kaisar huang ling.
"Kalian cukup menonton saja. Biar aku yang melawan penipu ini" ucap kevin sembari mengeluarkan pedang.
Kemudian semuanya mengaguk.
"Sekarang aku akan membunuh mu bocah sialan" teriak kaisar huang ling.
"Kau itu yang akan ku bunuh dasar tua bangka" teriak kevin sembari melompat ke arah kaisar huang ling.
"Pedang kutukan" teriak kaisar huang ling sembari balik menyerang kevin.
Kemudian pedang mereka pun saling beradu.
"Duaaaaar" suara ledakan yang berasal dari pedang kevin da kaisar huang ling yang saling beradu.
Terlihat langit terbelah menjadi dua warna yang berbeda yaitu merah dan hijau.
"Ternyata tuan telah naik ranah menjadi kaisar" gumam paman Qiu.
"Tidak ku sangka kau sekuat ini" ucap kaisar huang ling.
"Heheh walaupun aku masih di ranah kaisar bintang satu sedangkan kau berada di ranah kaisar bintang dua. Tapi aku belum menggunakan semua Kekuatan ku" jawab kevin.
"Aku juga belum mengeluarkan seluruh kekuatan ku" teriak kaisar huang ling sembari mengeluarkan roh penjaga yang berbentuk ular cobra berwarna hitam.
Seketika kevin terlempar.
"Duuaas" suara bangunan penginapan bulan bersinar yang runtuh.
"Wah lumayan" ucap kevin sembari mengelap darah yang ada di bibirnya.
"Seribu pedang" teriak kevin sembari melompat menyerang kaisar huang ling.
"Hahahah kau belum membangkitkan roh penjaga dasar bocah bodoh" teriak kaisar huang ling.
"Kau itu yang bodoh" teriak kevin.
Kemudian kevin menyatukan pedangnya menjadi satu dan menyerang kaisar huang ling.
"Tunggu aku tidak bisa menahan serangan itu" gumam kaisar huang ling sembari mempersiapkan diri.
Kemudian pedang kevin menghancurkan pedang milik kaisar huang ling. Kemudian mengenai perutnya yang mengakibatkan tubuhnya terbelah menjadi dua karena ukuran pedang bayangan kevin yang sangat besar karena telah di Satu kan.
"Uhuk" batuk kevin sembari mengeluarkan darah.
"Sepertinya penyatuan pedang itu melukai tubuhku" gumam kevin sembari memegangi dadanya dan turun menuju setengah mayat kaisar huang ling.
"Sudah berakhir kau sudah mati" ucap kevin sembari berjongkok di hadapan mayat kaisar huang ling.
"Tust" suara cairan yang di keluarkan kaisar huang ling ke dada kevin. Tiba tiba cairan itu menempel ke kulit dada kevin.
"Berani nya kau membunuh cucu ku" Teriak lelaki yang terbang di atas kevin.
"Bejorn" ucap huang dengan wajah terkejut.
...****************...
Bersambung