BETWEEN QATAR AND JOGJA

BETWEEN QATAR AND JOGJA
PERMOHONAN MAAF JAYOTI DAN HANAN



DARI SEDAYU ~JOGJAKARTA, YANKTIE MENGUCAPKAN SELAMAT MEMBACA CERITA SEDERHANA INI


\~\~\~\~\~


“Mbak, ini saya titip disini aja ya, punya ibu dan anak-anak. Sampaikan pada bu dokter nanti malam saya akan menghubunginya,” Rajev meletakkan oleh-oleh di meja ruang keluarga lalu dia pergi dari rumah itu.


“Carikan info keluarga ayahnya Aashita segera,” perintah Rajev pada anak buahnya di Tirur. Dia menelepon sambil menyetir mobilnya perlahan. Dia sedang berpikir kemana Aurel pergi membawa anak-anak? Karena mbak Nah kemaren ditelepon bilang membawa Aira ke kantor imigrasi. Apa Aurel membuatkan anak-anak pasport?


Saat sedang berpikir ponselnya berbunyi. “Assalamu’alaykum Bu,” sapa Rajev pada bu Tarida.


“Wa’alaykum salam, kamu sudah di Jakarta?” pertanyaan yang seharusnya tidak perlu ditanyakan, karena jelas-jelas bu Tarida melihat oleh-oleh Rajev dari Qatar.


“Iya, Bu, begitu sampai rumah saya langsung ke rumah Ibu, ternyata rumah kosong,” keluh Rajev.


“Ibu juga enggak tau Aurel bawa anak-anak kemana,” keluh bu Tarida.


“Yang saya dengar satu minggu lalu Aira di bawa ke kantor imigrasi Bu. Dan kemarin pak Ujang tanya ke sopir taxi katanya Aurel pesan untuk ke bandara,” Rajev memberikan info yang dia miliki kepada bu Tarida.


“Apa nomor ponselnya belum bisa Ibu hubungi?” tanya Rajev, dia mengira nomornya di blokir Aurel.


“Ibu tidak bisa menghubungi nomornya, ayahnya juga tidak bisa. Dan selama ini Aurel selalu menghubungi nomor rumah, bukan ke nomor ponsel,” jelas bu Tarida.


‘Artinya nomorku tidak dia blokir, karena semua juga tak bisa menghubungi dia. Namun tak mungkin dia tak menggunakan telepon. Mungkin dia mengganti nomor ponselnya,’ pikir Rajev.


***


Rajev sampai di rumah makan India tempat dia janjian dengan Fidhya dan Gulika, ternyata Gulika ditemani oleh suami dan adik lelakinya. Mereka ngobrol basa basi sebelum akhirnya Fidhya menanyakan mengapa Rajev sangat membenci Aashita.


Rajev cerita sejak awal dia bisa jadian dengan Aashita hingga mereka putus Rajev saat SMA dulu.


Rajev juga bercerita dia tak pernah  peduli dengan Aashita atau bersedih karena sejak awal memang bukan Aashita yang dia sukai, melainkan teman satu kelasnya.


Namun sejak Aashita tiba-tiba datang ke kantor Aurel dan mengaku sebagai kekasih Rajev, disitulah dendam Rajem mulai ditanam. Rajev bercerita bagaimana repotnya dia membangun kembali kepercayaan Aurel yang sudah terluka saat itu.


Lebih-lebih saat ini matahari hidupnya pergi tanpa khabar berita gara-gara melihat Aashita memeluk Rajev di kantornya.


“Bagaimana dia bisa tahu kantormu?” tanya suami Gulika penasaran.


“Aku, enggak tau. Awalnya kami bertemu di mall, lalu mungkin dia menguntitku hingga sampai kantor kekasihku. Karena akhirnya dia tau itu bukan kantorku mungkin dia mengikutiku di hari berikutnya,” Rajev memperkirakan seperti itu.


Mungkin tiap pagi Aashita tau dia datang untuk sarapan bersama Aurel lalu berangkat kekantor tapi sebelumnya mengantar Aira lebih dulu. Karena Aashita tau dia dan Aurel belum menikah. Artinya dia tau kalau Rajev hanya datang pagi hari untuk mengantar Aira sekolah.


“Perempuan itu terlalu ambisi, dia sudah punya Hazen mengapa masih mengejarmu. Andai dia tak berulah, kebusukannya dengan Hazen tentu masih aman,” celetuk Fidhya geram.


Ya karena kasus Aashita dengan Hazen juga dapat info awal dari informan suruhan Rajev. Fidhya yang curiga suaminya berselingkuh malah tidak mengetahui siapa perempuan selingkuhan suaminya karena permainannya terlalu rapih.


“Hallo,” sapa Hanan dan Jayoti yang datang belakangan. Mereka berbasa basi sebentar lalu Hanan masuk kepokok persoalan.


“Rajev, boleh Kakak tahu, apa masalahmu dengan Aashita?” biar bagaimana pun Aashita adalah keponakan kandungnya.


Rajev terpaksa bercerita ulang. Dia cerita tentang Aashita yang mengejarnya saat dia SMA. Lalu Rajev memergoki perselingkuhan Aashita dengan Anand teman satu kelas Rajev. Yang berbuntut hingga hamilnya Aashita.


 Sejak mereka putus Rajev tak peduli dengan Aashita, dia malah bersyukur lepas dari perempuan yang bukan perempuan baik-baik karena bisa hamil diluar nikah.


Namun sejak Aashita tiba-tiba datang ke kantor Aurel dan mengaku sebagai kekasih Rajev, disitulah dendam Rajem mulai ditanam, karena dengan perbuatan Aashita saat itu Rajev hampir kehilangan cintanya. Demikian cerita Rajev, dia menarik napas sebentar dan meminum es nya lalu mulai melanjutkan.


Saat ini matahari hidupnya pergi tanpa khabar berita gara-gara melihat Aashita memeluk Rajev di kantornya.


“Dia pergi dari rumahnya tanpa ayah dan ibunya tahu pergi kemana,” keluh Rajev sangat sedih.


“Aku akan menghancurkan semua keluarganya, dan akan membunuhnya dengan tanganku sendiri bila Aurel tidak memaafkanku,” tekad Rajev serius. Rajev tak sadar kalau Hanan juga keluarga Aashita.


“Aku tak peduli akan dipenjara bila membunuhnya, karena percuma aku hidup bila aku tak bisa bersatu dengan matahariku,” desah Rajev pedih. Semua yang mendengar mengerti keputus asaan yang dirasakan oleh Rajev saat ini.


Hanan dan Jayoti yang mendengar Rajev berniat menghancurkan semua keluarga Aashita tentu khawatir bila bisnis mereka juga terkena imbasnya.


“Rajev, aku mengerti dukamu, aku mengerti perihmu. Namun kuminta kau bisa bijak bertindak. Tolong kau pilah-pilah yang mana yang mau kau hancurkan. Aku tahu suamiku adalah paman kandung Aashita. Namun kami tak mendukung kelakuan buruknya. Kami malu atas kelakuannya dan kami juga dirugikannya. Mohon jangan kau hancurkan usaha suamiku,” Jayoti memelas memohon agar usaha Hanan tidak terkena imbas kemarahan Rajev.


“Aku tau Kak, usaha suamimu juga adalah usaha Kak Fidhya, sosok yang dirugikan oleh Aashita. Maka aku akan mengecualikan usaha kalian. Tapi bila aku tahu kalian sedikit saja memaafkan Aashita, kalian berhadapan dengan keluarga Chander Kumar!” Rajev tak tanggung-tanggung, dia menyebut nama besar ayahnya yang punya kekuasaan tak terhingga walau tak terlihat.


Hanan dan Fidhya langsung agak tenang mendengar keputusan Rajev, sedang Gulika tahu Rajev tak pernah mau menyakiti orang lain kalau tidak diusik lebih dulu. Begitu diusik, maka pembalasannya akan berlipat-lipat dan tak termaafkan. Dia kenal dekat bahkan sangat dekat dengan Rajev sejak mereka SMA. Mereka terlibat dalam team science sekolah bersama.


Mereka lanjut makan dan berjanji akan selalu tukar info. Tadi Fidhya bilang dua hari lalu Hazen sudah ditangkap polisi, karena sejak mereka meninggalkan kamar hotel,  Hazen sembunyi berpindah-pindah dirumah para kenalannya, sedang Aashita langsung pulang ke India sebab dia masih punya banyak uang di ATM nya yang langsung dia cairkan semua agar tak bisa dibekukan oleh Hanan.


Hazen tak bisa menginap lebih dari satu malam di rumah kenalannya sebab para kenalannya tak mau terseret masalah dengan pihak berwajib.


Hanan sudah melaporkan Aashita di kepolisian Tirur dengan kelengkapan laporan polisi di Jakarta, sehingga ada kemungkinan Aashita juga segera masuk sel di india.


***


\=====================================================================


Hallo semua. Semoga selalu sehat yaaaa


YANKTIE  mengucapkan terima kasih kalian sudah mampir ke cerita sederhana ini. Ditunggu komen manisnya ya


Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya


Salam manis dari Sedayu~Yogyakarta