
DARI SEDAYU ~JOGJAKARTA, YANKTIE MENGUCAPKAN SELAMAT MEMBACA CERITA SEDERHANA INI
\~\~\~\~\~
Perkembangan fisik Darrel semakin membaik. Semua luka sudah sembuh di bagian luarnya. Tapi tidak traumanya. Dia masih takut terhadap siapa pun kecuali yang selama ini ada di ruang rawatnya.
Darrel akan ketakutan pada saat melihat petugas kebersihan membersihkan ruang rawatnya. Darrel akan menjerit ketika ada kerabat datang menengoknya. Dan semua itu menjadi beban mental Aurel dan Rajev.
“Honey … aku barusan meminta mulai besok mbak Nah dan mbak Yuni harus gantian datang ke rumah sakit. Bukan untuk mengurus dan menjaga Darrel. Tapi untuk ‘mengenalkan’ mereka pada Darrel. Agar saat dia pulang nanti Darrel tidak asing di rumah saat kita mulai sibuk kerja,” Aurel memberitahu suaminya langkah yang dia ambil.
“Ya, itu langkah yang sangat baik,” sahut Rajev.
***
Hari ini Murti, Wina, Kakek dan Reza dan Aurel berkumpul di cafetaria rumah sakit. Mereka tak mau meeting di ruang rawat Darrel. Rajev selama Darrel sakit tak bisa keluar ruangan kalau putranya sedang melek. Darrel tak mau uppanya jauh dari dirinya.
“Kau urus resign saja. Anakmu itu prioritas hidupmu!” tajam Chander menasehati Rajev. Aurel yang mendengar hal itu sangat terharu karena mertuanya sangat memperhatikan putra kandungnya.
Chander mengerti apa yang dirasakan Darrel. Karena itu dia minta Rajev resign saja dari kantornya bila memang dipersulit izin tak masuk kerja. Perusahaan miliknya yang seharusnya dipegang Rajev sudah sangat besar. Tak perlu Rajev bekerja di perusahaan Qatar itu.
“Aku sudah mengajukan resign dua hari lalu Uppa. Aku menunggu penggantiku dalam satu bulan ini. Aku juga lebih mementingkan anak-anak dan istriku,” sahut Rajev membuat Ahisma dan Aurel kaget tak percaya.
Rajev memang langsung mengajukan resign saat mendengar Darrel memanggilnya lirih ketika sadar. Anak itu bukan memanggil sang bunda, melainkan dirinya. Disitu Rajev tahu arti cinta anak itu padanya. Dan dia berjanji membalas cinta itu berkali lipat!
***
“Jadi ini data pegawai baru yang telah lulus berlapis penyaringan Bu,” Wina memberikan data pada Aurel. Memang Reza dan Murti akhirnya batal ke rumah sakit pagi kemarin karena kakek minta mereka semua berkumpul sore ini saja.
“Kemarin kakek bilang semua mau dirombak, itu sebabnya kita harus bagi disini agar hari Senin nanti Ibu sudah bisa memberikan mereka semua SK baru. Kemarin kami sudah meminta nomor surat keluar terkini dari HRD. Agar kerahasiaan pembagian ini terjaga, kami yang akan mengetik dan menyiapkan SK itu Bu. Lusa akan kami berikan pada Ibu untuk ditanda tangani,” lapor Wina lagi.
“Ok, kita mulai bagi saja. Kita mulai HRD, mana kumpulan data orang HRD yang akan kita reposisi. Lagian wakil manager HRD kan memang lama kosong,” sahut Aurel. Dia memang paling cepat bila bekerja. Tak perlu basa basi.
Mereka sibuk bekerja. Hingga masuk kebagian keuangan. “Ini mas Reza dan mbak Wina yang mengusulkan Bu, saya takut bila dikaitkan dengan saya,” Murti memberitahu manager keuangan yang baru adalah Sriyono.
“Memang mengapa?” tanya Aurel tak mengerti. Aurel tak mengenal siapa Sriyono.
“Ini mas Yon Bu. Driver selama kita di Jogja. Dan kami sedang menjalin hubungan,” sahut Murti lirih.
“Kamu tak perlu takut. Di perjanjian terbaru kan ada ketentuan, bila karyawan melakukan kecurangan, dia harus membayar sepuluh kali lipat dari nilai kerugian materiil dan non materiil. Kalau dia merugikan perusahaan Rp.1000, secara materiil dia harus mengganti Rp. 10.000,”
“Tapi denda non materiilnya dia bisa kena satu trilyun tergantung perusahaan menghitung kerugian yang dia lakukan. Jadi kalau kamu dan pacarmu akan berbuat curang, kalian akan tahu berapa perkiraan nominal yang harus kalian siapkan. Jadi pacaran atau bahkan suami istri dalam satu kantor di perusahaan kita tidak masalah,” jawab kakek tenang.
“Lagian dia ditempatkan diposisi yang sesuai keahliannya, mengapa kamu takut?” tanya Aurel.
“Saya takut orang mengira dia masuk dan mendapat jabatan itu karena saya dekat dengan Ibu,” jawab Murti.
“Saya saja baru tahu dia mau kerja di perusahaan kita saat ini. Mengapa repot dengan dugaan orang?” sanggah Aurel.
“Iya Bu, Murti saja baru tahu kekasihnya melamar saat lelaki itu masuk ke ruang wawancara. Sebelumnya Murti tidak tahu. Jadi memang dia murni dapat jabatan itu karena kemampuannya. Saya dan pak Reza sudah katakan itu berkali-kali, tapi Murti tetap merasa tidak enak saja,” Wina memberi tahu Aurel bahwa dia dan Reza memang menilai Yon sangat bagus untuk posisi yang dia berikan.
“Jadi pada intinya ada yang jadian dibelakang saya ya?” goda Aurel pada Murti. Dan Murti hanya tersipu digoda oleh Aurel. Memang sejak hubungannya dengan Yon semakin dekat Murti tak pernah memberitahu Aurel atau Wina.
***
Pagi ini Aurel masuk kerja. Ini hari pertama untuk semua pegawai baru. Mereka belum tahu akan ditempatkan dimana karena harus menunggu keputusan ibu CEO. Aurel meminta semua karyawan berkumpul di aula untuk memberi pengarahan.
“Assalamu’alaykum dan selamat pagi. Selamat bertemu untuk semua karyawan lama dan salam kenal bagi karyawan baru. Hari ini saya sengaja mengumpulkan kalian di ruang serba guna ini agar semua bisa mendengar dengan jelas,” Aurel yang berdiri di panggung bicara dengan tegas.
“Beberapa waktu lalu perusahaan disusupi oleh tikus kantor, yang kebetulan dua otak utamanya sudah MATI. Saya tidak bilang keduanya meninggal karena buat saya kata meninggal terlalu tinggi untuk kedua sampah itu. Tikus itu penyebab meninggalnya Radit almarhum suami saya. Selain itu juga penyebab meninggalnya pak Yono yang membawa mobil saat kecelakaan itu terjadi dan membuat pak Saleh harus cacat,” tegas Aurel.
“Tikus itu juga membuat beberapa anak menjadi harus berpisah dengan bapaknya karena bapaknya terperdaya dan ikut main kotor mengambil uang perusahaan sehingga harus dipenjara. Tikus-tikus itu pula yang membuat para istri kehilangan suaminya karena suami tergoda perempuan lain.”
“Oleh sebab itu, hari ini saya akan mengadakan perombakan di beberapa lini. Beberapa nama baru akan saya coba dengan tugas berat, beberapa nama lama akan saya mutasi. Dan SEMUA karyawan harus memulai dari awal perjanjian kerja dengan perusahaan.”
“Jadi kalian nanti akan diberi pakta integritas. Silakan isi dan tanda tangani dengan meterai yang telah disediakan perusahaan. Bila anda tidak mau kami tidak memaksa dan silakan kalian bersiap membuat surat pengunduran diri agar kami bisa mencari pegawai baru yang mau bekerja sama dengan kami.”
\===========================================
SAMBIL NUNGGU YANKTIE UPDATE CERITA INI, KITA MAMPIR KE CERITA KARYA YANKTIE YANG LAIN DENGAN JUDUL NOVEL UNCOMPLETED STORY YOK!
Hallo semua. Semoga selalu sehat yaaaa
YANKTIE mengucapkan terima kasih kalian sudah mampir ke cerita sederhana ini. Ditunggu komen manisnya ya.
Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya
Salam manis dari Sedayu~Yogyakarta