
DARI SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE MENGUCAPKAN SELAMAT MEMBACA CERITA SEDERHANA INI.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
\~\~\~\~\~
Myrna agak jengah juga dengan panggilan langsung nama untuk orang yang baru kenal dan tidak akrab. Tapi masa mau protes sih?
“Saya kan enggak tahu selera pak Mahesa. Selera kita pasti tidak sama. Kalau menurut saya menu disini enak semua. Terutama untuk penyuka sea food. Tapi sekali lagi semua tergantung lidah yang memakannya,” ajwab Myrna bijaksana.
“Saya yakin semua yang kamu suka, pasti enak buat lidah saya,” jawab Mahesa.
“Kalau begitu pesan saja sama dengan pesanan saya,” sahut Myrna malas memilihkan makanan jenis lain.
“Oke, thanks,” dan Mahesa menuruti saran Myrna. Dia memesan sama dengan menu yang Myrna pesan.
Rukmi dan Myrna saling bertukar cerita sehari-hari. Ternyata Rumi punya tiga anak. Tertua tujuh tahun, adiknya lima tahun dan sibungsu tiga tahun.
“Anak ketiga sudah tiga tahun. Apa enggak nambah lagi? Kalau jarak dua tahun begitu berarti satu tahun lebih mulai hamil anak berikut ya Bu?” Myrna menilai jarak usia anak Rukmi.
“Maunya Abahnya begitu, dia enggak tahu capenya kita perempuan. Walau misal anak kami perempuan semua, atau lelaki semua, saya tetap akan berhent di anak ketiga,” jawab Rukmi. Kebetulan anaknya dua perempuan dan satu lelaki.
Sementara Gilang hanya senyum-senyum mendengar omelan istrinya.
***
Akhirnya makan siang selesai dan mereka melanjutkan membahas pembaharuan kerja sama. Bukan kesepakatannya. Hanya karena dikedua belah pihak ganti penaggung jawab maka mereka sepakat bertemu agar tak ada kesalah pahaman.
Sebenarnya pertemuan ini adalah ide Mahesa.
FLASH BACK ON
”Ding ( dari kata ading dalam bahasa banjarmasin yang artinya adik ) ada berita duka, rekanan kita Ibrahim Senoaji yang di Jakarta meninggal,” Gilang memberitahu Rukmi saat mereka sedang minum tehh sore dengan Mahesa dan kedua orang tua Rukmi di teras rumah orang tua Rukmi.
“Innalillahi …, sampaikanlah kita ikut berduka ai,” Rukmi dengan bahsa Banjarnya yang kental menyampaikan turut berduka.
“Lalu nanti bagaimana kelanjutan kerja sama kalian?” tanya ibu mertua Gilang.
“Pian ( anda ) tak perlu khawatirlah. Yang jadi wakil CEO kan istrinya. Dia bukan orang bodoh, cantik dan tamatan S2,” jawab Rukmi. Dia tahu profil Myrna dari data perusahaan. Lalu dia pernah melihat media sosial Myrna.
“Serius, tengoklah ai. Sapa tahu jadi jodohku,” Mahesa berkomentar. Maka Rukmi meminta Mahesa melihat Myrna di media sosialnya. Saat itulah Mahesa langsung jatuh hati.
“Ma, aku mau dia jadi jodohku,” tanpa ragu Mahesa bilang dia tertarik dengan janda dua anak itu. Lalu akhirnya mereka menyusun skenario kalau semua order Myrna nanti akan ditangani oleh Mahesa.
Tak ada keberatan dari orang tua Mahesa. Karena anak pertama Rukmi juga bukan anak Gilang, melainkan anak dari suami pertama Rukmi.
FLASH BACK OFF
Pagi ini Wina dan Murti kembali harus berangkat ke Tangerang. Dennis yang datang ke kantor untuk brtemu dengan Aurel tentu kecewa kekasihnya tak ada di kantor. Yang menemai Aurel adalah Suzy.
‘Yank, koq kamu enggak bilang kalau hari ni kamu ke Tangerang?’ Dennis protes melalui chat pada Wina.
‘Apa setiap langkahku aku harus lapor?’ balas Wina.
‘Abang janjian dengan bu Aurel, ya sudah bicara dengan beliau aja. Udah ya. Ini sudah sampai lokasi. Ponsel akan aku masukin tas karena mau kerja,’ Wina pun menyudahi chat itu.
Dennis lalu mulai serius bicara dengan Aurel. Dia ingin minta Aurel membangunkan rumah tinggal untuknya dan Wina sesuai dengan konsep pribadi Wina.
“Aku minta ini proyek secret ya Rel. Bisa enggak?” tanya Dennis.
“Baik. Aku akan buat ini sebagai proyek pribadi aja. Bukan proyek kantor seperti saat membangun rumahku dulu. Kalau masuk order kantor, tak mungkin empat anakku tidak tahu.karena semua speck bahan, harga dan laporan keuangan semua pasti transparan.” sahut Aurel.
Hari ini kedua sekretaris Aurel keluar kantor, kalau tak ada janji dengan Dennis dan temannya Rajev, tentu Aurel tak akan mau di kantor sendirian. Teman Rajev juga ingin menjalin kerja sama dengan perusahaannya.
Untuk mencegah fitnah, Aurel meminta Suzy -resepsionis- untuk duduk di ruangan Wina dan Murti.
“Jadi rumah enggak tingkat, hanya ngikutin kontur tanah aja ya,” Aurel melihat list yang diinginkan Dennis.
“Wina enggak suka rumah tingkat dan besar. Dia ingin rumah kecil yang hangat dengan halaman yang akan dia jadikan kebun sayuran skala rumah tangga. Dan ada gemericik kolam air terjun didinding yang membuat seperti alam pedesaan,” sahut Dennis.
“Kamar tidur anak tiga, kamar tamu dua, kamar pembantu dua, serta gudang selain kamar utama. Lalu dapur bersih menyatu dengan ruang makan. Dapur kotor dibelakang bersatu dengan area terbuka,” Aurel merinci semuanya agar tak ada kesalahan.
“Ruang keluarga kamu enggak sebut lho ini,” Aurel bertanya.
“Ruang keluarga ini Rel, aku yang enggak ada ruang tamu. Tamu akan kami terima di teras maka terasku kan semi tertutup karena berbentuk U. jadi dari luar tak terlihat ada tamu. Tapi dari dalam bisa lihat ke carport,” sahut Dennis.
“I see, jadi ini ruang keluarga,” Aurel memberi arsiran pada denah sementara yang ia corat coret berdasarkan omongan Dennis.
“Ada request khusus tentang ukuran ruang tertentu?” tanya Aurel.
“Ruang keluarga aja yang cukup luas. Karena kami kan enggak bikin ruang tamu. Jadi kalau keluarga datang baru masuk ke rumah. Kalau tamu umum ya cukup diteras yang kami jadikan ruang tamu terbuka itu,” Dennis menjawab pertanyaan Aurel.
“Oke. Kalau aku mau melaporkan sesuatu, ini lewat email perusahaan yang biasa atau pakai emai pribadi?” tanya Aurel.
“Ke email personal aja,” Dennis tak mau pegawainya tahu.karena email perusahaan bukan dia yang handle.
“Kamu kirim alamat emailmu ke nomorku biar aku enggak salah,” jawab Aurel.
***
\===========================================
SAMBIL NUNGGU YANKTIE UPDATE CERITA INI, KITA MAMPIR KE CERITA KARYA YANKTIE YANG LAIN DENGAN JUDUL NOVEL CINTA KECILNYA MAZ YOK!
DAN SEKALI LAGI YANKTIE INGETINI JANGAN LUPA SUBSCRIBE CERITA DENGAN JUDUL CINTA KECILNYA MAZ ITU YA.
Hallo semua. Semoga selalu sehat yaaaa
YANKTIE mengucapkan terima kasih kalian sudah mampir ke cerita sederhana ini. Ditunggu komen manisnya ya.
Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya
Salam manis dari Sedayu~Yogyakarta