
DARI SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE MENGUCAPKAN SELAMAT MEMBACA CERITA SEDERHANA INI.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
\~\~\~\~\~
“Aku jadi kepengen hamil lagi,” cetus Aurel ketika mengetahui sekarang Wina juga sedang hamil. Pagi tadi Wina memberi khabar dia izin hari ini karena ingin periksa kandungan. Sehabis salat Subuh tadi dia memeriksa dengan test pack dan ada dua garis dialat yang dia gunakan.
Sekarang kehamilan Murti sudah memasuki bulan keempat, dan kehamilan Myrna memasuki bulan ketiga.
“Bukan kah kamu pakai kontrasepsi? Dan kamu bilang baru akan buka ketika twins berusia dua tahun?” Rajev mengira istrinya serius ingin segera hamil padahal sekarang usia baby twins baru mau enam bulan.
“Ha ha ha, enggak Honey. Aku hanya respon spontan saja. Ini Wina langsung hamil. Murti hamil begitu pun Myrna. Jadi aku serasa juga ingin hamil lagi,” sahut Aurel.
***
Wina menikah ketika baru saja selesai menstruasi. Bulan berikutnya dia masih menstruasi. Tapi bulan ini sudah seminggu dia terlambat mendapat tamu rutin bulanannya. Taka ada pusing, mual atau gejala kehamilan lain selain dia merasa bagian calon gudang ASInya terasa bengkak dan sakit bila tersentuh.
“Abang, nanti kita mampir ke apotik ya,” pinta Wina saat mereka baru pulang kerja. Mereka masih tinggal di rumah ibu karena rumah mereka sedang finishing.
“Kamu sakit Yank?” Tanya Dennis dengan khawatir.
“Ada yang harus aku buktikan, aku butuh ke apotik dulu,” jawab Wina. Dan Dennis tentu ikut turun ketika Wina masuk ke apotik.
“Mbak minta test pack dengan merek berbeda,” pinta Wina pada pegawai apotek.
“Serius Yank?” mata Dennis berbinar mendengar apa yang ingin dibeli oleh Wina. Dia tahu Wina perempuan sehat. Tapi dia tak menyangka akan secepat ini mendapat anugrah.
“Belum pasti Bang. Semoga saja benar,” sahut Wina dengan lembut.
***
Wina melakukan uji kehamilan saat sebelum berwudhu untuk salat Subuh. Lalu alat itu dia tinggal di toilet. Dia dan Dennis salat bersama Ibu dan bulek Ratmi di ruang salat rumah itu. Sehabis salat Dennis dan Wina kembali ke kamar. Mereka ingin segera tahu hasil uji kehamilan.
“Alhamdulillah,” Dennis memeluk erat Wina yang menangis sangat keras. Wina seperti tergoncang dia bisa hamil setelah selama lima tahun dia dituduh mandul oleh mantan ibu mertuanya.
Dennis tahu apa yang Wina rasakan saat ini. Dan Dennis langsung memutuskan hari ini mereka akan cek kehamilan Wina untuk memastikan kesehatan calon bayi mereka.
“Boleh Ibu ikut ke dokter?” tanya ibu Dennis. Dia juga sangat bahagia Dennis segera akan mendapat momongan.
“Boleh Bu. Boleh,” Wina yang segera menjawab. Dia tahu sang ibu juga sangat bahagia.
‘Alhamdulillah Nduk. Selamat ya. Jaga kesehatanmu dan calon anak kalian,’ bude Kurnia yang mendapat khabar dengan foto test pack dari Wina ikut senang akan kehamilan keponakan yang sekarang dia anggap seperti anaknya sendiri itu.
Dan dengan usil bude Kurnia mengirim foto itu ke Nurul dengan kata-kata pedas kalau Wina bukan perempuan mandul.
‘Njih Bude. Doain ya. Ini Wina sedang on the way ke rumah sakit untuk periksa,’ balas Wina.
***
“Oh my God,” Dennis dan ibu terpekik ketika melihat di layar monitor kondisi kandungan Wina. Mereka tak menyangka akan hal itu.
Cerita ini akan tamat besok ya. sehingga bab nya juga bab pendek dan satu hari hanya eyank update satu bab. Kita bertemu di cerita eyank yang lain.
\===========================================
SAMBIL NUNGGU YANKTIE UPDATE CERITA INI, KITA MAMPIR KE CERITA KARYA YANKTIE YANG LAIN DENGAN JUDUL UNCOMPLETED STORY YOK!
DAN SEKALI LAGI YANKTIE INGETINI JANGAN LUPA SUBSCRIBE CERITA DENGAN JUDUL UNCOMPLETED STORY ITU YA.
Hallo semua. Semoga selalu sehat yaaaaaaaaaaaa….
YANKTIE mengucapkan terima kasih kalian sudah mampir ke cerita sederhana ini. Ditunggu komen manisnya ya.
Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya.
Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta