
DARI SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE MENGUCAPKAN SELAMAT MEMBACA CERITA SEDERHANA INI.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
\~\~\~\~\~
“Papaaaaaaaa,” Axel berlari kearah mereka dan Vino langsung mengangkat putranya itu.
“Jagoan Papa koq bau asem gini?” tanya Vino yang menciumi Axel.
“Sudah mandi sore, dia malah ngejar-ngejar kelincinya. Dan hebohnya lagi ikut gulingan di rumput,” jawab Myrna mengambil alih jas ditangan suaminya.
“Ha ha ha. Ayok kita mandi ulang. Siapin baju Ade Ma, biar dia mandi lagi sama Papa,” tanpa kenal lelah Vino langsung membawa Axel ke kamar lelaki kecil itu.
Myrna mengambilkan baju ganti Vino lalu dia bawa ke kamar Axel. Dia juga menyiapkan baju ganti putranya. Lalu segera keluar. Percuma menunggui mereka mandi karena akan lama. Mereka mandi selain ngobrol juga sambil bermain. Lebih baik Myrna menyiapkan makan malam Axel dan kopi serta snack untuk Vino.
Sesuai dugaan Myrna, kegiatan mandi kedua lelaki beda usia itu cukup lama. Mereka keluar kamar sudah dalam kondisi harum dan bersih.
“Ade maem dulu,” pinta Vino. Dia duduk menyesap kopinya sambil memegang ponsel. Myrna duduk didepannya sambil menyuapi Axel yang tak mau jauh dari papanya.
“Papaaaaa,” sekarang Xella yang menyapa. Gadis kecil itu baru pulang les musik.
“Hallo cantik, sudah pulang?” Vino mengecup pipi putrinya dengan penuh kasih.
Xella duduk dipangkuan Vino lalu dia bercerita kegiatannya hari ini. Baik di sekolah mau pun di lokasi kursusnya.
“Pa, minggu depan ada father’s day. Apa Papa bisa datang?” tanya Xella. Gadis kecil ini tahu papanya sibuk ke kantor. Waktunya tak sebebas papa A’im.
“Hari apa dan tanggal berapa? Papa akan atur waktu kerja di kantor agar bisa datang. Apa papanya Aira juga akan hadir?” tanya Vino.
“Kemarin Aira bilang kemungkinan papa nya akan datang,” sahut Xella.
“Baik, biar nanti papa atur jadwal ya,” Vino mendekap Xella. Gadis kecil yang hatinya sangat rapuh.
***
Myrna datang menggandeng Xella. Vino masih mencari parkir karena hari ini semua siswa diantar dan ditunggu orang tuanya maka parkiran sekolah penuh. Biasanya sehabis mengantar siswa, mobil orang tua akan langsung pergi. Jarang mobil orang tua yang menunggu di sekolah.
Pakaian para ayah diminta siap untuk segala lomba, sehingga Aurel menyiapkan baju Aira dan Rajev kembaran begitu pun dirinya. Rajev, Aira dan Aurel mengenakan setelan training warna hijau tosca. Dilengkapi topi. Tentu topi Aurel dan Rajev beda. Tapi setidaknya mereka bertiga menggunakan topi agar tak kepanasan dikegiatan hari ini.
Aurel datang untuk menjadi seksi dokumentasi dan seksi konsumsi bagi Rajev dan Aira. Aurel juga membawakan bekal kue untuk Myrna. Hanya tak dia bawakan minum karena yakin kakak sepupunya pasti sudah membawa sendiri.
Xella dan Aira mengikuti semua lomba tanpa kenal lelah. Mereka tak peduli menang atau kalah. Mereka hanya ingin menikmati kebersamaan dengan ayah mereka tercinta.
Aurel dan Myrna harus terus berpindah lokasi duduk mengikuti anak dan suami mereka yang berpindah lokasi lomba. Kedua ibu ini juga ikut bahagia melihat anak-anak mereka bahagia.
“Kak, bagaimana perkembangan hubungan? Sudah ‘jadian' dengan kak Vino?” tanya Aurel disela acara.
“Eh …,” Myrna menatap Aurel.
Hayoooooooo, gimana Myrna dengan Vino sekarang?
Berhubung akhir bulan dan akhir tahun pula, bab nya agak pendek untuk hari ini ya
\===========================================
SAMBIL NUNGGU YANKTIE UPDATE CERITA INI, KITA MAMPIR KE CERITA KARYA YANKTIE YANG LAIN DENGAN JUDUL NOVEL CINTA KECILNYA MAZ YOK!
DAN SEKALI LAGI YANKTIE INGETIN JANGAN LUPA SUBSCRIBE CERITA DENGAN JUDUL CINTA KECILNYA MAZ ITU YA.
Hallo semua. Semoga selalu sehat yaaaa
YANKTIE mengucapkan terima kasih kalian sudah mampir ke cerita sederhana ini. Ditunggu komen manisnya ya.
Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya
Salam manis dari Sedayu~Yogyakarta