BETWEEN QATAR AND JOGJA

BETWEEN QATAR AND JOGJA
HARUS PEREMPUAN



DARI SEDAYU ~JOGJAKARTA, YANKTIE MENGUCAPKAN SELAMAT MEMBACA CERITA SEDERHANA INI


\~\~\~\~\~


“Love, kamu jangan seperti itu, jangan ancam aku untuk libur berjibaku malam denganmu,” rajuk Rajev. Buatnya ancaman Aurel kali merupakan siksaan terberat.


“Aku merasa kamu enggak paham keinginanku, maka aku juga akan mematikan keinginanmu,” Aurel membuang pandangannya ke luar.


“Baik, kita atur jadwal untuk periksa. Nanti kita minta ibu mendaftarkan kita ke dokter specialis,” Rajev akhirnya dengan cepat menerima keputusan istrinya. Dia tak bisa membayangkan libur dari jadwal rutin olah raga malam di ranjang dengan Aurel.


Rajev ingat saat menikah dengan Ainayya, beberapa kali dia menggauli istrinya tapi dalam satu malam tak pernah ada keinginan untuk melakukan berkali-kali seperti dengan Aurel. Padahal dengan Ainayya mereka jarang bertemu. Logikanya pasti lebih kangen sehingga lebih ingin memadu kasih. Tapi hal itu malah tak terjadi.


Aurel adalah candu baginya, semua bagian tubuh Aurel seperti ingin ditelannya. Dan dalam enam bulan ini sangat jarang mereka melakukan hanya satu kali setiap malamnya. Buat Rajev dia tak bisa bila hanya satu kali pelepasan.


Bahkan bukan hanya malam. Pagi sebelum salat Subuh atau saat mandi pagi untuk berangkat kerja. Atau sore sepulang kantor mereka sering melakukannya. Jangan ditanya jika weekend. Mereka akan terus melakukan bila tak ada anak-anak diantara mereka.


Kalau membandingkan tubuh, bagi kaum lelaki tubuh Ainayya dan Aashita tentu lebih unggul dari bentuk tubuh Aurel.


Karena postur tubuh kedua wanita India itu tinggi langsing sedang Aurel seperti perempuan Jawa pada umumnya tidak terlalu tinggi tapi berisi. Namun bagi Rajev tubuh dan cinta Aurel adalah segalanya.


***


“Ibu, Aurel bisa minta tolong?” tanya Aurel pagi ini. Mereka sedang berjemur karena hari ini mereka semua libur nasional karena hari Waisak.


“Ada apa Rel?” tanya bu Tarida bingung.


“Aku pengen Ibu rekomendasikan dokter kandungan perempuan terbaik. Masalahnya kalau untuk dokter kandungan, Rajev dan Radit sama. HARUS DOKTER PEREMPUAN.”


“Ha ha ha, mereka memang kompak kalau soal kamu. Tak boleh dilihat selain oleh mereka,” bu Tarida tertawa mendengar apa yang Aurel katakan. Memang kedua anak lelakinya itu sama-sama possessive.


“Itu dokter Fitri yang dulu menangani kehamilan Darrel sudah sangat bagus. Kamu konsultasi ke dia aja,” jawab bu Tarida.


“Bisa Ibu bantu daftarkan kami untuk janjian konsultasi?” tanya Aurel.


“Besok Ibu temui dia dan akan ibu daftarkan kalian buat konsultasi,” janji bu Tarida.


***


Setelah meminta tolong pada bu Tarida untuk merekomendasikan dokter kandungan perempuan terbaik, maka akhirnya Aurel kembali akan konsultasi dengan dokter yang membantu saat kehamilan Darrel dulu.


Hari ini adalah jadwal pertama Aurel dan Rajev periksa kesuburan. Mereka berdua menjalani serangkaian test. Mereka kompak menjalani semua bersama. Walau Aurel pernah hamil, bukan patokan kalau sat ini dia tak ada masalah. Maka dia tetap menjalani pemeriksaan.


Bisa jadi setelah melahirkan Darrel lalu dia ada masalah di kesuburan atau di rahimnya. Siapa tahu kan?


Lalu test kedua dan ketiga beruntun mereka lakukan selama dua minggu tanpa pernah membuat mereka malu. Karena mereka ingin tahu mengapa hampir tujuh bulan ini belum ada tanda-tanda kehadiran buah cinta mereka.


“Secara medis kandungan Ibu subur, rahim baik dan siap menerima benih, serta kematangan ovum sempurna tiap bulan, sehingga tidak ada kendala untuk hamil kembali  bila Ibu mendapat bibit yang baik,” demikian dokter Fitri membacakan hasil test Aurel.


“Sedang ini hasil pemeriksaan Bapak, jumlah sel ****** yang ada terlalu sedikit bahkan kadang hampir tidak ada. Dan kalau pun ada selnya tidak kuat,” Rajev dan Aurel berpegangan tangan sangat erat saat mendengar hasil pemeriksaan itu.


“Namun jangan putus asa, itu bisa diobati walau tidak instant. Saya akan memberikan obat penyubur untuk Bapak minum rutin selama satu bulan penuh. Jangan pernah terputus ya, sehabis itu harap periksa lagi apabila belum ada hasil. Syukur-syukur belum satu bulan sudah ada peningkatan dan bulan depan istri Bapak sudah hamil.”


“Yang perlu Ibu dan Bapak ketahui, ada sedikit side effect dari obat ini, banyak pasien yang akhirnya malah memiliki bayi kembar walau dalam keturunan mereka tak ada garis keturunan kembar,” demikian petuah dokter sambil menuliskan resep untuk Rajev. Kejadian itu mungkin karena efek penyubur dalam obat sehingga membuat kehamilan kembar ( GEMELI )


“Jangan putus asa!” demikian kata-kata dokter Fitri sebelum pasutri ( pasangan suami istri ) itu berdiri untuk keluar ruang periksa. Dokter juga menyarankan diet makanan yang dianjurkan banyak dikonsumsi oleh Rajev.


Aurel mendekap lengan suaminya dengan lega, dia senang mengetahui kelemahan mereka dan akan sangat memperhatikan dan mengingatkan Rajev untuk selalu meminum obatnya.


Rajev memberi tahu khabar hasil diagnosis dokter pada ummanya, dia tak ingin Aurel di salahkan bila mereka belum punya momongan,  umma bilang uppanya tidak memaksakan Aurel untuk punya anak dari Rajev, karena bagi uppa kedua anak Aurel adalah keturunan Kumar.


“Bharthave, pinjam ponselmu,” pinta Aurel saat mereka sedang menanti obat di apotek.


“Apa ponselmu mati?” tanya Rajev sambil menyerahkan ponselnya pada istrinya. Bagi mereka dalam pernikahan tak ada rahasia, jadi menyerahkan ponsel tentu tanpa was-was. Aurel membuka kunci ponsel suaminya lalu memasang alarm reminder minum obat 3 kali setiap hari. Dia mengembalikan ponsel tersebut pada pemiliknya sambil tersenyum.


“Terima kasih atas cintamu my love” bisik Rajev saat menerima ponselnya. Tak lupa dia mengecup kening istrinya. “You are the best for me.”


Rajev sangat bersyukur Aurel memaksanya melakukan pemeriksaan kesuburan pasangan. Karena banyak rumah tangga diluar sana hanya menyalahkan perempuan bila tidak kunjung dapat momongan.


Satu bulan sudah Rajev menjalankan pengobatan dan diet makanan sesuai saran dokter. Kali ini mereka kembali kontrol untuk memeriksa ****** Rajev. Dan mereka di sarankan kembali minggu depan untuk mendapatkan hasil lab dari ****** tersebut.


Awalnya Aurel enggan menemani Rajev periksa hari ini, karena perutnya agak sakit akibat tamu bulanan datang. Namun dia memaksakan berangkat menemani Rajev karena mereka akan mendengarkan hasil laboratorium tentang ****** Rajev setelah satu bulan teraphy.


“Selamat siang Bapak dan Ibu. Ini saya bacakan hasil lab tentang kondisi ****** Bapak kali ini ya. Hasil yang didapat, dalam plasma seminalis ( cairan pembawa ****** ) Bapak sekarang terlihat banyak ****** sehat dengan jumlah yang sangat fantastis.”


“Peningkatannya sangat tinggi dan kesehatan ****** juga sangat baik dan kemungkinan besar akan siap membuahi ovum,” demikian dokter membacakan hasil test ****** Rajev.


\==========================================


SAMBIL NUNGGU YANKTIE UPDATE CERITA INI, KITA MAMPIR KE CERITA MILIK TEMAN YANKTIE YANG BERNAMA :  ZAFA , DENGAN JUDUL NOVEL  SUAMIKU BUKAN MILIKKU  YOK!



Hallo semua. Semoga selalu sehat yaaaa


YANKTIE  mengucapkan terima kasih kalian sudah mampir ke cerita sederhana ini. Ditunggu komen manisnya ya


Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya.


Salam manis dari Sedayu~Yogyakarta