BETWEEN QATAR AND JOGJA

BETWEEN QATAR AND JOGJA
KESERIUSAN MAHESA YANG KANDAS



DARI SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE MENGUCAPKAN SELAMAT MEMBACA CERITA SEDERHANA INI.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA


\~\~\~\~\~


“Apa aku salah Rel ? Dia masih belum menganggapku istri. Baru tiga kali mengecup kening yaitu saat akad nikah dan untuk keperluan foto saja. Setelah itu tak pernah,” Myrna bingung.


Pagi ini dia mengunjungi Aurel untuk mengantar kado bagi baby twins. Kado yang sudah lama dia beli tapi karena langsung sibuk dengan pernikahan dadakannya maka belum sempat dia antarkan.


“Kalau aku, saat aku menerima lamaran Rajev, aku minta tak satu kali pun kami tinggal di rumah Radit. Itu sebabnya aku dan Rajev tinggal di apartemen Rajev dan tiap habis salat Subuh meluncur ke rumah untuk memperlihatkan pada Darrel dan Aira kami ada dirumah.”


“Aku yang sejak awal berpikir tak akan bisa melayani Rajev sebagai suami bila berada dalam rumah yang setiap sisinya ada sosok Radit,” lanjut Aurel sambil makan salad buah.


“Mungkin itu yang Vino rasakan. Dia tak bisa menyentuhmu karena disana penuh sosok A’im. Seharusnya kalian bicarakan dari hati ke hati agar tak ada salah paham lagi seperti salah paham awal.”


“Aku tak pernah berpikir seperti itu Rel. Aku salah,” bisik Myrna.


“Mungkin kakak bisa berperan aktiv. Kakak yang peluk lebih dulu. Enggak ada salahnya kakak mencium pipi dia lebih dulu,” Aurel memberi saran untuk kakak sepupunya Radit itu.


“Baiklah, akan aku perhatikan saranmu,” lalu mereka bercerita tentang sikembar.


“By the way, resepsinya bagaimana Kak?” tanya Aurel.


“Kamu tahulah, aku malas resepsi besar-besaran. Aku ingin yang sederhana saja untuk memberitahu tentang pernikahan kami. Tapi papi dan maminya Vino maunya besar-besaran,” sahut Myrna.


“Ha ha ha, acara ngunduh mantu Rajev saja, yang di kamuflase ke ulang tahun Darrel sangat heboh Kak. Kita mau bilang apa bila mertua keinginannya seperti itu,” Aurel teringat bagaimana acara ngunduh mantu yang Chander Kumar buat untuknya.


“Hei, aku mau bertanya tentang sosok lelaki yang datang saat aku melahirkan. Siapa dia dan bagaimana dia sekarang?” tanya Aurel penasaran.


“Mahesa maksudmu?” tanya Myrna.


“Ya, pria itu,” balas Aurel.


“Terlebih dia tetap tak mau pulang walau sudah aku usir. Dia bilang kalau aku harus menginap, dia tetap akan mendampingiku. Lalu saat mengantarku pulang dia bilang akan serius meminangku.”


“Disitu aku sadar. Aku langsung memintanya mundur. Saat itu tanpa berpikir aku katakan pada Mahesa kalau aku akan menikah dengan Vino. Sebenarnya hanya sosok Vino yang terlintas. Aku tak tahu kalau ternyata itu menjadi kenyataan seminggu kemudian,” Myrna tak menutupi apa pun pada Aurel.


“Itulah makanya orang tua kita jaman dulu selalu nasihati kita jangan asal ngomong ya Kak.”


“Bener banget.”


“Aku tahu Mahesa kecewa, tapi aku memikirkan bagaimana Xella bila aku menikah bukan dengan Vino. Tentu akan lama dia bisa menerimanya. Aku tak ingin anak-anak terluka karena aku memilih pria yang salah,” Myrna melanjutkan ceritanya.


“Padahal sepertinya dia baik dan bertanggung jawab ya Kak?” pancing Aurel.


“Ya, aku juga merasa nyaman dekat dengannya,” Myrna pun tak menampik kalau Mahesa akan bisa mengisi hatinya bila dia tak memikirkan perasaan Xella.


***


Berhubung akhir bulan dan akhir tahun pula, bab nya agak pendek untuk hari ini ya


Bab akan kembali panjang di update 1 Januari 2023


\===========================================


Hallo semua. Semoga selalu sehat yaaaa


YANKTIE  mengucapkan terima kasih kalian sudah mampir ke cerita sederhana ini. Ditunggu komen manisnya ya.


Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya


Salam manis dari Sedayu~Yogyakarta