BETWEEN QATAR AND JOGJA

BETWEEN QATAR AND JOGJA
VINO KEPANASAN



DARI SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE MENGUCAPKAN SELAMAT MEMBACA CERITA SEDERHANA INI.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA


\~\~\~\~\~


“Sudah malam lho. Kamu dari tadi jadi buang waktu. Tinggal aja saya disini,” bisik Myrna pada Mahesa. Siapa pun yang melihat, seakan mereka berbisik mesra karena ada hubungan sangat mesra.


Mahesa yang didekati Myrna memegang jemari perempuan itu dan memberi jawaban dengan menggeleng saja. “Bahkan kalau kamu menginap, saya akan temani kamu,” Mahesa balas berbisik sambil menggenggam jemari Myrna dengan hangat.


Vino makin panas melihat semua itu. Dia baru saja kembali dari mushola. Vino sengaja memalingkan wajahnya kekanan, dia semakin merasa sedih  atas kesendiriannya. Karena dia melihat Dennis yang berdiri disebelah Wina sedang mengusap kepala kekasihnya dan tangan Wina memeluk pinggang Dennis. Kepala Wina disandarkan diperut Dennis.


“Kamu mau kita keluar makan malam dulu?” tanya Mahesa.


“Aku belum ingin beringsut bila khabar kelahiran bayi adikku belum ada,” sahut Myrna. Dia lalu meninggalkan Mahesa dan kembali duduk disebelah Tarida.


Pintu ruang bersalin terbuka. Tak terdengar tangis bayi dari luar. Rupanya ruang bersalin dibuat kedap agar teriakan para ibu tak terdengar mengerikan keluar.  Rajev keluar dengan senyum sambil membawa dua kendil ari-ari ( placenta ) yang sudah bersih. Pesan Aurel tadi kendil itu kasihkan ayahnya. Beliau yang akan mengurus ari-ari itu selanjutnya.


Semua berdiri menyambut Rajev dan memberi selamat atas kelahiran anak pertama Rajev itu. Walau merupakan anak ketiga dari pasangan Rajev dan Aurel.


Rajev menangis dipangkuan Ahisma. Di mencium kaki Ahisma berulang kali karena dia telah melihat perjuangan seorang ibu melahirkan anak, suatu perjuangan hidup dan mati.


“Maafkan aku Umma, maafkan aku,’ begitu terus Rajev ucapkan.


Chander tahu anaknya shock. Dia ikut berjongkok disisi Rajev dan memeluk putranya. Dia bisikkan dalam bahasa Malayalam agar putranya makin sadar. Makin menghormati perempuan terutama ibu dan istrinya. Juga harus menjadi imam yang baik bagi keluarganya.


Rajev dan Aurel telah sepakat memberi nama bayi yang lahir lebih dulu dengan nama  ARSYA ( singgasana, tahta tertinggi ) RAVIENDRA  (  Matahari  ) KUMAR ( nama keluarga Rajev ).


Dan sang adik yang lahir belakangan mereka beri nama ASRAF ( yang paling mulia ) RAVIENDRA ( Matahari )  KUMAR ( nama keluarga Rajev ).


Satu jam sejak Rajev keluar dari ruang bersalin, Aurel sudah dipindah ke ruang rawat. Semua berkumpul disana. Hanya baby ARSYA  dan baby ASRAF belum diantar keruang itu. Dokter menunggu babies benar-benar kuat karena mereka lahir masih belum sembilan bulan. Malam ini keduanya akan dipantau dokter dan tidur dalam inkubator.


Agar tak terlalu lama mengganggu Aurel, Tarida mengajak besannya juga kakek untuk pulang kerumah. Sementara pak Wicak akan mengurus ari-ari cucu-cucunya.


Wina dan Dennis juga pulang. Saat itu tinggal Mahesa dan Myrna serta Vino yang masih berada disana.


“Rel, kami pamit pulang dulu ya. Besok aku dan Xella akan kesini. Dia pasti suka lihat dua adik kembarnya,” Myrna pamit pulang. Tak sadar sejak tadi tangannya tetap dalam genggaman Mahesa.


“Terima kasih Ya Myr. Kamu mengungguiku sejak siang tadi. Makasih juga …, Aurel menggantung kata-katanya karena tak tahu nama pria yang sejak tadi berdiri rapat dengan Myrna.


“Mahesa,” Mahesa mengulurkan tangannya pada Aurel.


“Selamat atas kelahiran putra-putranya.”


“Terima kasih,” sahut Aurel dengan senyum tulus.


Vino sempat berbasa basi sebentar dengan Rajev sebelum dia pamit pulang.


Setelah tamu semua pulang Rajev baru merasakan lelahnya. Tadi pak Ujang sudah membawakan baju untuknya dan Aurel. Baju yang baru selesai disetrika dan belum masuk ke kamar. Karena setiap pergi tentu kamar mereka dikunci.


“Love, aku mandi dulu ya. Kamu mau makan?” tanya Rajev.


“Iya, aku sangat lapar. Aku mau makan dan susuu coklat panas,” jawab Aurel yang habis berjuang. Tentu dia lelah dan lapar walau mengantuk.


“Mau makan duluan atau nunggu aku selesai mandi?” tanya Rajev.


“Aku maunya makan bareng dan disuapin kamu,” Aurel tersenyum manis pada lelaki yang telah memberinya dua jagoan yaitu  ARSYA RAVIENDRA KUMAR dan ASRAF RAVIENDRA KUMAR.


“Baik, tunggu sebentar ya Love. Aku rasanya tak kuat panas dan lengket seperti ini,” Rajev pun pamit pada istrinya. Aurel tadi sehabis melahirkan di basuh seluruh badannya oleh perawat jadi sudah segar.


‘Siapa pria tadi? Apa dia kekasih kak Myrna? Aku baru melihatnya,’ Aurel memikirkan sosok yang tadi bersama Myrna.


‘Apa kak Myrna akan lebih memilih pria baru dibanding kak Vino? Atau karena kak Vino menolak sehingga kak Myrna cari sosok lain. Lalu bagaimana dengan Xella yang hanya imngin dengan papa Vino?’ Aurel malah melamun sehingga tak tahu Rajev telah dua kali memanggilnya.


“Kamu kenapa Love? Ada yang sakit? Mau apa?” tanya Rajev sambil mengguncang pelan lengan istrinya.


“Eh, aku enggak apa-apa. Ayok kita makan,” Aurel melihat suaminya telah memegang sepiring nasi dan penuh lauk untuk mereka makan berdua.


Mereka makan dengan terus bicara. Rajev yang telah melihat perjuangan Aurel makin mencintai wanita itu.


“Honey, kita telah punya empat anak. Tapi aku tak akan pernah menolak bila diberi rizky lagi. Hanya harus ada jeda, jadi sehabis nifas nanti aku langsung pasang IUD ya,” Aurel memang bertekad akan tambah monongan lagi.


“Kalau kamu tak keberatan hamil lagi, aku tentu tak menolak. Tapi kalau kamu bilang semua sudah cukup, aku akan tetap menerima. Bukankan sejak awal bahkan aku tak memaksa harus ada anak dari benihku?” Rajev menghargai keputusan Aurel.


\===========================================


SAMBIL NUNGGU YANKTIE UPDATE CERITA INI, KITA MAMPIR KE CERITA KARYA YANKTIE YANG LAIN DENGAN JUDUL NOVEL  TELL LAURA I LOVE HER  YOK!


DAN SEKALI LAGI YANKTIE INGETINI JANGAN LUPA SUBSCRIBE CERITA DENGAN JUDUL TELL LAURA I LOVE HER   ITU YA.



Hallo semua. Semoga selalu sehat yaaaa


YANKTIE  mengucapkan terima kasih kalian sudah mampir ke cerita sederhana ini. Ditunggu komen manisnya ya.


Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya


Salam manis dari Sedayu~Yogyakarta