VOF (The Legend of Spear Master)

VOF (The Legend of Spear Master)
bersenang-bersenang



Hari itu Mereka bermain banyak permainan, termasuk Vanessa Juga termasuk di dalamnya, beberapa kali Vanessa Dan Reyhan Akan beradu yang  mana di dari mereka  yang akan menjadi yang terkuat,  Awalnya Reyhan Malas Karena Akhirnya ia tahu untuk melakukan satu permainan Maka ada uang yang harus mereka keluarkan untuk ikut dalam permainan tersebut.


“Ada beberapa permainan dimana kau dapat memenangkan sebuah voucher diskon belanja di berbagai tokoh di mol terbesar di kota ini,” bisik Vanesa ke arah Reyhan.


Sedikit Banyak Vanesa sudah tahu sifat dari Reyhan, Jadi hanya butuh sedikit pancingan membuatnya langsung bisa membuat reyhan bersemangat.


Ia berusaha mengerti sifat dari Reyhan sehingga dalam acara ini ia sama sekali tidak pernah menawarkan untuk mengganti semua uang yang reyhan keluarkan karena merasa walaupun reyhan sangat mencintai uangnya.


Namun sisi laki-lakinya masih ada Sehingga ia mungkin akan tersinggung jika sampai ia menawarkan hal itu kepada Reyhan apalagi mereka saat ini di depan mila.


“Kalau yang itu berapa, tiket masuknya?” tanya Reyhan.


Saat Vanesa berada dalam halusinasinya Reyhan terus memburu berbagai hadiah yang ada disini, ia terus bermain bersama dengan mila dengan sangat senang.


“Kalau itu nggak usah kak, mila  takut kakak jatuh,” ucap Mila yang melarang Reyhan mengikuti permainan itu.


“Seperti ukurannya permainan itu adalah yang terbesar, sehingga biasanya pendaftarannya saja sudah mencapai satu juta, tapi hadiah yang dia miliki 10x uang pendaftarannya, permainan itu diciptakan untuk membuktikan seberapa besar cinta Kakak kepada seorang adiknya, dimana disisi yang berbeda sang adik akan di tahanan dalam suatu kurungan, dimana sisi berbeda sang kakak akan berusaha melewati beberapa halang rintang untuk menyelamatkan sang adik.”


Vanessa menjelaskan cara kerja dari permainan tersebut, sebenarnya ia melihat Reyhan memainkan permainan, setidaknya ada beberapa hiburan yang dapat disaksikan. Karena Jika pun Reyhan tidak bisa melewati itu maka setidaknya akan cukup puas melihat dua orang ini akan basah.


“Kau percaya dengan kakak bukan?”


Terlihat Reyhan mulai membujuk Mila untuk mengikuti ini, Ia sebenarnya bisa saja menyuruh Vanesa yang berada disana namun disini terlalu banyak orang dan sangat memalukan jika Vanessa berada di sisi satunya.


Mila sepertinya tidak memerlukan beberapa hal untuk membujuknya, Vanessa hanya memisahkan beberapa kata dan Mila terlihat setuju setuju saja akan akan hal ini Sehingga Vanesa segera mendapatkan Mila Dan reyhan kepada panitia dalam game tersebut.


Yang tidak Reyhan ketahui Alasan kenapa ia  bisa sampai disini, hanya Karena permasalahan kecil dimana, salah satu rekan Mila, meyombangkan salah satu kakaknya laki-lakinya di depan Mila saat berada dalam kelas.


Ia menyombongkan hal itu kepada Mila, sehingga   Mila yang saat tidak ingin kalah  dengan anak tersebut karena memang mereka adalah saingan di dalam kelas langsung menyombongkan kalau ia juga memiliki Kakak laki laki yang sangat Keren.


Perdebatan itu berlangsung hingga Teman-temannya itu berharap ia ingin melihat kakak dari Mila yang sangat ia sombong, dan membuat sebuah perjanjian untuk memenangkan permainan terbanyak dalam acara ini.


Vanesa yang tahu akan hal ini, dari tadi terus berusaha agar  Reyhan terus bermain dengan permainan permainan yang ada di tempat ini, sehingga kedua saiadara ini saling membantu untuk menuntaskan keinginan mereka sendiri.


Permainan adalah permainan yang paling banyak menarik perhatian, apalagi Ia bahkan memiliki Mc untuk  memandu jalannya setiap peserta melakukan aksinya, pertama-tama mereka  mereka memperkenalkan nama dari Para peserta yang akan mengikuti permainan.


Mereka menyebutkan nama Reyhan dan Mila, sesuai dengan apa yang Vanesa inginkan, tentu Vanesa sudah memberikan beberapa pesan untuk jangan melebailebakan identitas dari Mila.


Jelas pembawa acara sedangkan Reyhan sepertinya sudah bersiap di sisi sebelahnya dan Mila juga sudah berada dalam tempatnya, “mereka hanya akan menyiram Mila Jika kau gagal bukan?” Gumam Reyhan dalam Hati.


Walaupun ia percaya diri masih ada beberapa rasa takut kalau ia tidak bisa melakukannya dan membuat Mila balah basah karenanya, “Ayo semangat kak!!”


Dapat terdengar suara teriakan dari Mila yang memberikan semangat kepada Reyhan, Ia hanya memberikan Kode kalau Ia tinggal menunggunya disana.


“Mulai,” teriak Mc yang membawakan acara tersebut.


Reyhan bergerak dengan cepat, rintangan pertama yang harus ia lewati berupah  rintangan simpel dimana ia harus melompati beberapa Balok kayu untuk sampai di seberang, dan ia melakukannya dengan sangat cepat.


Rintangan kedua yang cukup merepotkan dimana ia harus bergerak dari celah dia tampak seperti seorang spiderman untuk mencapai tujuannya karena itu cukup tinggi dan panjang membutuhkan ekstra tenaga untuk bertahan disana, tapi bagi reyhan ini masih belum apa-apa.


Rintangan selanjutnya yang katanya cukup memakan korban, dimana mereka akan melewati sebuah papan kayu yang cukup tipis untuk menyerang, tapi saat berada di seberang sana  ia akan terus mendapatkan gangguan, berubah di bawah sana ada beberapa meriam  yang akan menembak beberapa pola karet untuk merusak kesimbangan peserta.


Disini reyhan menujukkan kesimbangan yang sangat luar biasa, walaupun beberapa kali ia terkena bola itu kesimbangannya tidak goya bahkan ia tidak ragu untuk menendang bola  bola yang datang kepadanya untuk menjatuhkan bola-bola lainnya.


“Aku tidak tahu ia sadar atau tidak, sebenarnya orang itu memiliki bakat untuk menarik perhatian banyak orang,” ucap Vanesa yang melihat dari Bawah aksi dari Reyhan.


Saat rintangan 3 sudah Ia bisa melewati rintangan ke 4 dan 5  bukan Lagi menjadi halangan,  rintangan ke empat yang dimana ia hanya disuruh untuk menyerang dari sisi lainya menggunakan berbagai tali sehingga reyhan harus terus menyerang kesana.


Tapi Reyhan kembali melakukan aksi yang sangat keren dimana, ia menghiraukan berbagai tali yang ada disana dan langsung melompat ke tali yang paling tengah, setelah itu ia beracun bagai tarzan, dan melompat ke sisi satunya.


Rintangan ke lima apa lagi Itu hanya Sebuah rintangan dimana Reyhan harus melompati sebuah tembok cekun untuk bisa kembali sampai di tempat dimana Mila berada. Dan Reyhan terlihat bisa melakukannya dengan mudah.


“kakakmu ini keren kan?” ucap Reyhan setelah sampai di hadapan Mila.


Mila hanya tersenyum, sebagai anak kecil ia sangat kagum dengan aksi dari reyhan yang seperti ini, membuatnya semakin mengagumi reyhan.


Dengan di gendong Reyhan mereka pun turun untuk bertemu dengan Vanesa, “Aku sudah mengurusnya uang hadiahnya akan langsung dikirim menuju rekeningmu nantinya.”


Vanessa sudah bergerak cepat dan mengurus masalah hadiahnya, sebenarnya akan  ada beberapa acara penerimaan penghargaan tapi karena ia tahu Reyhan tidak suka akan hal itu, vanesa sudah mengurusnya.


Mila juga terlihat kelelahan, bahkan setelah turun ia masih ingin di gendong oleh Reyhan untuk pulang, sehingga mereka pun pulang menuju parkiran dimana Mobil dari Vanessa terpankir.


Dan mereka pun pulang bersama, Reyhan awalnya menolak untuk pulang bersama karena jarak  mereka yang memang berbeda arah. Tapi Mila bersikeras untuk mengantar Reyhan maka ia hanya menurut.