VOF (The Legend of Spear Master)

VOF (The Legend of Spear Master)
katek goblin selayer



Arjuna dengan guild Garudanya pada akhirnya harus mundur dalam peperangan melawan para Orc,  ia juga akan bergabung dengan penyerangan pada serangan para Goblin, Ia dulu adalah orang yang berusaha Vanessa bujuk untuk lebih mengutamakan para Goblin dari pada para Orc dan akhirnya IA harus mengakui kalau Apa yang dikatakan Vanessa memang benar.


Dan Ia harus menjilat ludahnya dengan  memburu para Goblin, baginya Logika vanesa tentang Game ini menurutnya salah tapi sekarang malah logika vanesa yang terjadi.


Pikirannya gini Jika menurut vanesa pasti akan ada orang yang akan menghentikan pergerakan para orc, sehingga   pasti  lebih  ada  lagi yang  menghetikan para Goblin yang ada di timur.


Sehingga mereka lebih memilih untuk membuat perang dengan para Orc sehingga jika memang orang itu datang mereka dapat membuat hubungan baik dengan para Npc kuat tersebut, tapi berbeda mereka sudah berada disini tapi tidak ada satu pun npc kuat yang berniat membuat hubungan baik dengan para player yang terus bertarung melawan para orc.


Walaupun pada akhirnya bukan hanya dirinya yang memiliki kejadian yang sama, setidaknya itu membuatnya cukup senang, selain mereka  sudah lebih dulu melakukan pergerakan dengan mengirimkan salah satu Wakilnya dalam medan perang.


Itu adalah katek, si orang kecil yang sangat terkenal sebagai ahli dalam berburu Goblin,  julukannya adalah seorang goblin slayer, ia terkenal karena ia memang adalah satu orang yang terpilih menjadi seorang beta tester.


Saat itu  dalam promosi game vof ini untuk mempromosikan ras dwarf Ia menjadi bintang iklan yang sehingga ia cukup terkenal dalam game ini, itu tidak lain karena ia satu satunya yang saat ini terkenal dapat mencapai potensi terkuat dari menjadi ras dwarf.


“Bos, bukankah kita harus bersiap aku dengar hutan rawa yang ada di depan dikuasai para lizardman,” ucap salah satu orang yang menjadi Bawahan katek.


“beberapa hari yang lalu terdengar kabar Gereja freya sudah melakukan pembantaian besar besar kepada lizardman yang ada disana, tapi untuk jaga-jaga kalian tetap Waspada.” Ucap Katek memberikan perintah.


Yang kebanyakan  orang akan sangat kesulitan dalam beradaftasi sehingga kebanyakan orang yang seangkatan dengannya level katek adalah yang tertinggi untuk para pemain yang menganmbil ras dwarf.


... ..


Setelah setuju untuk melakukan  penyerangan kepada para goblin yang mendekat, Aether dan kelompoknya malah menemukan sebuah kelompok kecil yang berisi sekitar 30 pemain, yang sepertinya juga akan melewati  tempat ini.


Aether segera melihat North meminta persetujuan apakan mereka harus menyerang atau membiarkan para manusia ini lewat,  atau bagaimana.


“jangan ada yang menyerang sebelum mendapatkan perintah,” ucap Aether yang ucapannya itu dapat terdengar semua Pasukan yang berjaga, karena bantuan dari skill pasif yang baru saja dia dapatkan.


Aether terus melihat, ia mulai mengalihkan penglihatan mengarah ke arah dimana aldo dan Rangga melihat, sehingga  ia bisa melihat siapa yang memimpin pasukan itu.


Walaupun ia kurang update tentang para pemain terbaru, atau lebih tepatnya tidak peduli dengan para pemain itu. karena sering melihat mereka baik itu di iklan atau apapun itu setidaknya mereka tahu mana yang pemain tidak terkenal dan tidak terkenal.


Semakin dekat, ia bisa melihat siapa yang memimpin pasukan itu, awalnya ia mengira kalau pemimpin dari pasukan itu adalah seorang anak kecil tapi setelah ia perhatikan lagi orang itu adalah seorang Dwarf.


Dan semakin dekat Aether akhirnya tahu orang itu, karena memang saat berada dalam acara di hotel ia minum beberapa gelas dengannya, dengan penampilannya yang unik tentu lumayan mudah untuk mengingatnya.


“Tahan sepertinya aku mengenal pasukan ini.” dan setelah ia perhatikan dalam lambang dari setiap armor yang dipakai itu ada sebuah lambang yang sangat di kenal oleh Aether, sebuah Logo burung Garuda yang sangat sakral untuk orang indonesia.


Sebenarnya dengan Guild garuda menggunakan logo burung garuda sebagai lambang mereka banyak orang yang menganggap Guild tersebut merupakan bentukan dari pemerintah indonesia sendiri, karena banyak orang yang indonesia tahu kalau burung garuda adalah sesuatu yang sangat sakral dan untuk menjadikan sebuah logo itu akan melalui sebuah proses administrasi yang sangat panjang.


Walaupun rumor tersebut di bantah sendiri oleh Orang-orang dari pemerintahan dan Arjuna sebagai Ketua guild garuda.


Untuk tidak membuat mereka terkejut Aether menunggu mereka di depan hutan, sehingga mereka dapat saling menyapa dengan baik, untuk membuat pembicaraan menjadi lebih mudah Aether melepaskan topengnya.


Yang semenjak Aether berada dalam perusahaanya ia akan terus menggunakan topeng baik itu dalam bertarung atau dalam hal pembicaraan kecil.


 Tapi katek berbeda ia sudah pernah melihat wajahnya sehingga akan percuma jika ia menutup wajahnya di depan orang itu.


 Saat awal bertemu Aether berusaha untuk sesantai mungkin  tapi karena tidak ada dari mereka yang mengenal Aether Sehingga beberapa  orang yang ada dalam prajurit tersebut sedikit bersiaga.


Aether dan Katek terlihat saling tatap, tidak Ada yang mengeluarkan suara lebih dulu, tapi mereka mulai mengeluarkan senjata yang biasa mereka gunakan bertarung.


Katek dengan palu raksasanya sedangkan Aether dengan tombaknya, palu tersebut terlihat sangat besar bahkan palu itu terlihat lebih besar dari pada Kateknya sendiri, tapi Katek tidak ada masalah dalam menggunakannya.


Mereka saling bertarung , semua orang kebingungan harus merespon apa, dari pihak Garuda mereka sudah tahu kalau kapten mereka adalah orang yang tempramen, tapi ia  tidak tahu kalau Ia mengenal orang tersebut orang tadi bahkan belum mengatakan apa-apa dan mereka langsung bertarung.


“Aku mengaku kalah,” ucap Aether mundur dalam pertarungan.


“Tidak itu hanya karena perbedaan level yang terlalu jauh, berapa levelmu saat ini?” tanya katek kepada Aether.


“179,”Jawab Aether singkat.


“Kau masih seorang moster,laka!” balas Katek kepada Aether.


Laka adalah nama lain dari reyhan yang sering iagunakan saat bermain dahulu sehingga sipapun kenalan dalam game dulu pasti akan mengalnya sebagai laka.


Level dari Katek saat ini 194, dan aether dapat mengatasi perbedaan level yang sangat jauh seperti itu, dan tadi mereka hanya bertarung dasar saja dan  tidak bertarung dengan mungnakan skil sehingga memang wajar kalau Aether kalah.


Dalam pertarungan kasar seperti tadi stat bagian kekuatan sangat diperhitungkan sehingga Kadet yang memang memilih ras dengan tipe kekuatan tentu akan menang dengan level mereka yang memang sudah beda jauh.


“Bos, bisa kami mengenal temanmu itu,” ucap salah satu orang yang berasal dari guild Garuda.


“Oh sorry, sory, sebenarnya aku tidak perlu memperkenalkannya karena selama kalian adalah pemain dari indonesia kalian pasti mengenal orang yang berani membuat masalah dengan guild storm hunter seorang diri, yang kalau tidak salah namanya Aether,” jelas Kadet kepada pasukannya.


Orang orang dari storm hunter mendengar semua pembicaraan dari Kadet dengan Aether, awalnya setelah melihat Elf itu dapat bertarung imang dengan ketua mereka, ia menduga karena levelnya yang sama atau seseorang dari level yang lebih tinggi.


Tapi mendengar orang itu memiliki level yang lebih rendah membuat mereka hampir jantungan, karena itu hampir tidak mungkin untuk mereka lihat lihat orang-orang seperti itu.