
Aether menanyakan kemana Cleo dan Nina teman dari Piko, “Mereka sedang melakukan pengecekan untuk mengantisipasi kalau kita akan menyerang desa elf yang ada disana.” jawab piko
Aether tahu kalau teman piko yang merupakan adik sasha juga memiliki job bertipe assassin sehingga ia bisa membuat kerja sama yang cukup baik dengan Cleo.
“Kalau begitu aku akan menghubungi mereka dulu, dan menyuruh mereka menugggu di luar, “ ucap Aether dan menghubungi Cleo untuk menunggu mereka di luar hutan.
Setelah beberapa sat akhirnya Enzy menyerah untuk menyaknkan sang kepala desa untuk memberikan Pusaka tersebut kepada mereka.
“Sudahlah setidaknya kita tahu kalau pusaka itu ada disini,” ucap Aether menenangkan Enzy yang terlihat jengkel dengan keras kepala dari sanga kepala desa.
Karena sebenarnya walaupun mereka memberikan pusaka itu di awal mereka pasti akan tetap menyelamatkan warga desa, enzhy hanya sedikit takut apalagi kondisi desa saat ini benar benar hancur.
Tapi karena sudah seperti ini mereka hanya bisa menurut, karena mereka juga tidak bisa menggunakan kekerasan karena mereka takut mereka akan semakin tidak percaya kalau mereka adalah utusan dari Gereja Gaia.
Mereka pun bergerak munuju hutan sebelum mereka masuk mereka menunggu kedatangan dari Cleo dan Nani, setelah beberapa orang yang di tunggu akhirnya datang.
“Di dalam sana sangat gawat, bahkan di level kami saat ini kami tidak bisa menyusup terlalu dalam karena terlalu ketatnya pertahanan dan para assassin dari dark elf disana terlalu tangguh,” ucap cleo melaporkan apa yang ada di dalam sana, dan nani memperjelas kalau apa yang dikatakan Cleo ada benarnya.
“Kalau begitu ambil ini, produk terbaru dari ku,” ucap Aether memberikan mereka masing masing dua buah potion kepada teman-temannya
Yang pertama ada : epic power elixir
Meningkat poin serangan 182 , memberikan potensi untuk kritikal 5%dalam waktu 15 menit.
Kedua ada : epic skil power elixir
Meningkatkan 20% kerusakan pada skil yang dilepaskan selama dua puluh menit.
Mereka semua terkejut melihat semua ini, mereka tahu kalau Aether adalah pembuat potion tapi mereka tidak menduga kalau kemampuannya sudah berada dalam tahap yang seperti ini.
“Jangan terlalu cepat untuk menggunakannya, itu sangat terbatas, aku membuatnya butuh banyak pergorbanan, jadi jangan menyinyayiakannya,” ucap Aether.
Ia mendapatkan resep ini saat melakukan kunjungan menuju kekaisaran bone, ia banyak membeli resep potion atau elixir tapi ini adalah terbaik dan memang bahan bahan yang dibutuhkan sangat mahal.
Dan untuk membuatnya seperti itu banyak akan ada banyak bahan yang terbuang karena Aether tingkatan alkemis Aether yang masih rendah untuk membuatnya.
“Tapi diantara kalian tidak ingin logutkan” lanjut Aether sebelum mereka masuk, tentu saja ini hanya berlaku untuk para pemain karena di antara mereka saat ini Ada enzy yang merupakan npc tulen.
Perbedaan waktu yang terlalu cepat membuat mereka sedikit kesusahan, seperti saat ini di indonesia adalah pagi hari tapi disini sudah menunjukkan malam Hari, yang tidak menutup kemungkinan kalau diantara mereka ada yang harus istirahat.
“aman,”
“Aman,”
“Aman,”
Level enzy saat ini sudah mencapai level 200 lebih, sehingga mungkin ia yang terkuat yang ada dalam grup ini.
Sehingga ia memang layak untuk dijadikan sebagai orang yang berdiri paling depan untuk bertarung.
Cloe dan Nani ada di sampingnya piko ada belakang mereka sedangkan Aether berada di belakang piko dengan alasan penglihatannya terhadap malam cukup lemah sehingga ia lebih berada di belakang untuk melindungi piko dari sergapan yang tidak terduga.
Tapi baru beberapa meter mereka masuk dalam hutan mereka telah diserang oleh para assasin dan para archer dari dark elf yang sepertinya mereka mengikuti cleo dan mereka tahu kalau Aether dan kelompoknya akan masuk sehingga mereka lebih memilih untuk menunggu.
Dan saat Aether masuk mereka segera menyerang, untungnya mereka tidak legah walaupun dengan sangat kesusuahan untuk mengalhkan lawan, mereka berhasil walaupun dengan keadaan terluka.
Tapi karena dalam kelompok ini ada beberapa orang yang memiliki skil penyembuh membuat mereka sama sekali tidak takut untuk terluka.
Yang tidak mereka duga tempat ini lebih rimbung dari Apa yang Aether perkirkaan Alasan kenapa ia tidak berada di dekat Enzy adalah karena mereka akan saling mengangu karena Mereka mengunakan senjata yang yang memiliki area cukup panjang sehingga sangat tidak Cocok untuk ruangan sempit seperti ini.
“Ini akan menjadi pertarungan yang sangat sulit,” gumam Aether.
Mereka masuk pada saat malam hari dimana itu para dark elf sedang sangat agresifnya, dan di tempat dimana para dark elf ini sangat menguasainya, ini seperti mereka berusaha masuk kedalam kandang singa.
“Untuk sekarang kita harus biasakan diri melawan mereka baru mencoba masuk ke dalam desa,” ucap Aether, dan mereka semua setuju dengan pendapat tersebut.
Ini sebenarnya akan menjadi pertarungan yang mudah jika disini ada rangga dan Aldo. Tapi Aether tidak ingin terlalu bergantung kepada mereka , dan salah satu alasan kenapa Aether membiarkan mereka untuk mencari jalannya sendiri, karena Aether tidak terlalu tergantung dengan kekuatan mereka.
Malam itu harus menjadi malam yang panjang untuk kelompok Aether karena harus menerima gempurang dari berbagai kelompok Dark elf, mereka terus bergantian untuk memberikan serangan kepada Aether dan kelompoknya.
Saat mereka di area hutan yang agak lebat Nani dan cleo adalah orang yang paling banyak bertarung karena mereka sangat diuntungkan dalam pertarungan area tersebut, mereka bisa bertahan karena ada dukungan dari berbagai skil pendukung dari Piko.
Sedangkan Enzy dengan skil meyembuhnya terus bersedia memberikan sihir penyembuh kepada Mereka berdua jika di perlukan, di sini perkembangan Cleo sangat di perlihatkan, karena jobnya yang merupakan dark assassin sepertinya berasal dari para Dark elf ini Sehingga ia belajar banyak cara bertarung dari mereka.
“Kalau terus seperti ini akan merepotkan, kalau tidak salah di bagian selatan dari hutan ini tempatnya tidak terlalu jauh karena aku masih sempat kesana saat masuk tadi ada sebuah area yang cukup luas yang sangat cocok untuk di gunakan area pertarungan.”
Cleo mengingatkan kepada kelompoknya sebaiknya mereka mencari tempat yang lebih menguntungkan karena mereka bisa diratakan oleh para dak elf jika terus seperti ini.
“Kalau begitu giring mereka kesana,” ucap Aether yang mengigikan mereka untuk semenata jangan melawandengan terus mengiring mereka ketempat yang dimaksudkan oleh cleo.
untuk sampai kesana mereka akan terus saling melindungi, aether yang memiliki daya tahan tertinggi dalam grup tersebut mau tidak mau harus berusaha lebih keras untuk bertahan dari serangan anak panah yang mengarah ke arah mereka terutama piko yang memang harus mereka lindungi