
Bruce mendapatkan pesan dari Aether untuk mencari North yang sepertinya masih terhanyut dalam situasi yang mereka alami, Aether sudah mengirimkan pesan kepada north tentang jadwal pembukaan perusahaan yang dia miliki.
Tapi karena tidak mendapatkan Respon, ia menghubungi Bruce untuk sedikit memberikan beberapa arahan kepada North, karena Aether tahu kalau Bruce bisa dengan mudah menemukan North.
“Memang akan sangat mudah menemukannya apalagi akan ada beberapa kejadian besar dimana tempat north berada sehingga sangat mudah untuk menemukan keberadaannya, itu aku sangat malas untuk mendatanginya jika bukan karena Aether dan north,” gumam bruce yang bersiap melakukan perjalanan menuju area Bone.
Berbeda dengan dahulu, dia mendapatkan berbagai kegagalan dalam menjalankan usahanya, di antang dengan bantuan dari Nomos Dan Disu, ia menjelma menjadi sosok pedagang yang paling dihormati.
Sehingga Bruce juga bisa memberikan bantuan ekonomi kepada Gereja Gaia, dan Disu yang masih terlibat dalam perebutan hak kekuasan dengan lawan politiknya.
Bruce juga telah berbeda Dengan dahulu, sekarang ia sudah cukup percaya diri untuk melakukan perjalan seorang diri, tanpa kawalan dari orang lain, kejadian kemarin membuatnya sadar kalau kemampuan perdagangan memang harus dibarengi dengan kekuatan yang mumpuni.
Baik itu Disu dan Nomos memberikan beberapa peringatan saat Bruce mengatakan kalau ia akan ke daerah bone, disana selain ia berniat untuk bertemu dengan North, jika ada kesempatan ia juga berniat untuk membuka beberapa tokoh disana.
Walaupun bagaimanapun daerah bone masihlah tempat terbaik untuk melakukan bisnis sehingga siapapun pedangan pasti akan tertarik untuk membuka tokoh disana.
Dan memang benar saat Sampai di daerah bone IA mendapatkan beberapa diskriminasi, tapi karena identitasnya yang cukup tinggi di guild pedangan saat ini belum ada orang yang berani macam macam dengannya.
“Orang itu benar- benar membuat nama di kota ini,” gumam bruce yang melihat Nama North yang benar benar diburu disana.
Ia bahkan menjadi satu dari tiga orang dari buronan paling dicari di kekaisaran Bone, selain menyerang daerah daerah kekuasan gereja fereja Terkadang North akan berusaha untuk menyerang tempat yang dikabarkan memiliki budak seorang lizardman.
Kemarahan dari North disini semakin menjadi setelah melihat beberapa lizardman yang dijadikan budak pekerja di tambang tambang yang dikuasai oleh Kekaisaran, sehingga Ia terus semakin terkenal di kaisaran ini.
Sehingga saat melihat adanya keadaan seperti itu, Bruce segera memperkirakan dimana mereka bisa bertemu dengan north.
Setelah beberapa hari menunggu Akhirnya ia mendapatkan kabar kalau north kembali menyerang sesuai daerah yang tempat ia berada dan telah menunggu, Di depan matanya north memanggil beberapa skeleton warrior dan archer untuk menyerang.
Dengan ia berada di depan sekaligus memberikan perintah untuk memberikan serangan sehingga ia dengan mudah merobohkan puluhan paladin yang menjaga gereja saat itu.
Setelah pertarungan selesai, bruce memutuskan untuk mendekat, ia hampir mendapatkan serangan panah dari seorang skeleton Archer, “ halo Bos, sepertinya kau sedikit temperamen belakangan ini,” ucapnya santai.
Mendengar itu akhirnya North berhasil mengenali Bruce, sehingga ia langsung meminta maaf karena menyerangnya. Ia menanyakan alasan kenapa Bruce bisa berada ditempat yang seperti ini.
“Aku tidak akan berada disini jika saja kau bisa menyempatkan waktu untuk mengecek semenit saja pesan kami.” Balas Bruce dengan sedikit tersenyum.
Mereka mengambil tempat untuk beristirahat, dan mulai bercerita, North menceritakan semua yang selama ini ia pendam kepada North, tentang ia merasa sangat bersalah kepada para lizardman yang ada disana tersebut.
Dan Bagaimana para lizard yang ada di desa itu sangat berarti buat north, sehingga Aether harus merasa seperti ini, “aku tidak mengerti dalam memberikan komentar seperti itu, tapi jika para lizardmen itu tidak ada lagi, apa kami berdua tidak ada apa-apanya dimatamu?” tanya Bruce.
Ia tidak tahu membaca hati seorang, atau tidak tahu saat ada seseorang yang sedang curhat kepadanya, yang ia tahu bagaimana membaca neraca dagang atau menghitung bagaimana menentukan untung dan rugi.
“Ia sih, tapi aku sangat malu memperlihat keadaanku seperti ini,” balas north ia berpikir dengan melakukan ini ia bisa bisa menjadi lebih tenang dan kembali bersama dengan kelompok Aether.
Tapi berbeda dengan apa yang diharapkan ini malah membuatnya semakin larut dalam suasana gila yang tidak ada habisnya, sehingga ia tanpa sadar melukai orang orang yang tidak bersalah.
“Mau taruhan? Coba ceritakan semua hal yang kau lakukan disini, dan menunggu tanggapan dari Aether paling dia hanya mengatakan OH, dan menanyakan akan ada item bagus yang dijatuhkan oleh para paladin yang kau buru disini,” ucap Bruce cukup percaya diri.
North melakukan sesuai dengan apa yang dikatakan Bruce dan memang benar ia mendapatkan balasan tidak jauh dari apa yang dikatakan Bruce kepadanya, Ia bahkan curhat tentang barang barang yang dapatkan dari berburu Goblin sangat buruk.
Bahkan Aether mengajak north untuk tempat berburu orang dari gereja jika masalah mis yang harus mereka telah selesai.
Bruce yang sudah menduga itu masih tertawa saat membacanya, “Kau mungkin memiliki logika yang berbeda dengan makhluk makhluk yang ada disini, dan kami tidak masalah dengan hal itu, karena kami tahu apa yang kau rasakan, tapi satu hal ku pelajari kita tidak bisa memasukkan logika yang ada dalam dunia kita ke dunia ini, karena dunia kita sangat berbeda dengan konsep dunia yang berusaha pengembang game ini buat.” Jelas Bruce kepada north.
Apa yang salah dalam dunia kita belum tentu salah dalam dunia ini, dan apa yang benar di dunia ini belum tentu benar jika kita pakai itu di dunia nyata, dan Aether tahu membedakan hal tersebut sehingga Ia sama sekali tidak terjebak dalam pertehan antara mana dunia nyata mana yang dunia virtual.
Dan baik itu Bruce Dan North masih belum bisa memberikan sebuah jalan tengah atas apa yang mereka pikirkan.
“Sepertinya apa yang kau katakan benar, kita memang masih harus belajar banyak kepada orang itu,” balas North mengerti apa yang dikatakan bruce.
“Baguslah, kalau kau tidak ada yang perlu diurus ikut aku sepertinya orang itu memerlukan bantuan untuk menyelesaikan misinya,” ucap bruce mengajak north untuk membantu Aether menyelesaikan misinya.
Aether tidak pernah memanggil mereka untuk datang membantu, hal ini murni inisiatif bruce untuk pergi merasakan lagi beberapa petualangan bersama dengan north dan Aether.
“Ide yang bagus, aku juga masih harus datang ke desa lizardman untuk memberikan penghormatan terakhir kepada mereka.”
Dan mereka pun bersiap untuk melakukan perjalan menuju tempat Aether yang memang saat ini sedang membutuhkan bantuan, Aldo sepertinya cukup puas mengejek Aether yang sedang bingung harus melakukannya bagaimana.