VOF (The Legend of Spear Master)

VOF (The Legend of Spear Master)
runtuhnya maritenggae



Orang itu tidak lain adalah sassha, yang memang baru saja Selesai menyelesaikan Misinya bersama dengan Enzy. Ia mengira kalau renata adalah tamu dari Vincent. Sehingga ia berusaha menyambutnya.


“Maaf aku adalah Rena, kenalan Dari Aether yang diberinya tugas untuk membantu beberapa tugas yang ada disini,” Renata memperkenalkan dirinya.


Ia telah mendapatkan beberapa ajaran dari Aether jika memang ia ingin mencarinya di Gereja Gaia. Atau memang ingin mencari pekerjaan di Sini.


Karena dari anak-anak tadi ia telah mengetahui kalau Aether Sedang tidak ada di tempat Sehingga ia mengalihkan pembicaraan dengan pembicaraan kalau ia diperintahkan Aether untuk membantu di tempat ini.


Mendengar itu Sasha segera mengarahkan Renata menuju  tempat di Enzy dan Vincent berada.


Tentu  dengan nama Aether yang diSebutkan membuatnya diterima dengan mudah oleh mereka, yang memang saat itu sedang disibukkan dengan beberapa tugas yang mulai berdatangan .


Jadi dengan satu bantuan, akan berarti banyak bagi mereka saat itu, apalagi renata terlihat lumayan kuat bersama dengan Monster peliharaannya.


Yang paling bersemangat Piko, ia tidak menyangka Kalau Renata akan mengetahuinya  dari apa yang diceritakan oleh Aether, Piko Sempat ia  ceritakan,  saat melihatnya langsung Rena Segera mengajaknya untuk berkenalan.


Bagi rena orang-orang yang ada di dalam cerita Aether Seharusnya menjadi orang baik, dan rena tidak ragu menjalin hubungan pertemanan dengan orang seperti itu, Sebenarnya ia juga melihat kalau orang orang yang memiliki umur yang sama Adalah Piko.


Dan satu orang lainnya Yang dari Ucapan dari Aether orang itu memiliki temperamen yang mudah meledak ledak, jadi nya Rena akan berkenalan dengan mereka Secara perlahan.


Walaupun pada akhirnya renata tidak menceritakan kalau ia adalah Seorang artis terkenal di dunia nyata, setelah ia bertemu dengan Aether ia merasa statusnya Sebagai artis tidak terlalu besar Sehingga Sedikit malu untuk memperkenalkan diri.


Walaupun ada di dalam kelompok dari sasha yang mengenalinya namun ia Segera mengelak hal tersebut dengan mengatakan kalau mereka hanya memiliki beberapa  kemiripan.


. . . . .. .. . .


Kekalahan dari para goblin terjadi di berbagai Sektor dan tempat membuat para pasukan dari maritengae mengalami kemunduran terus menerus menuju ibu kota.


Yuno sebagai perwakilan dari Dead Wind, juga bertugas Sebagai orang-orang yang mengatur pasukan yang ada. benar benar mengalami kebuntuan, karena perkembangan pasukan sama Sekali tidak menguntungkan baginya.


Kecepatan kelahiran para Goblin tidak menhimbangi kematian mereka Sehingga mereka seakan terus melawan kelompok yang terus bertambah.


Sedangkan Cleo  dan Aqua dan orang-orang water quenqieror yang memang Semua pasukan berada di Sini juga tidak kalah bingungnya,karena  jika memang kerjaan ini di ditaklukan  kelompok mereka adalah yang paling dirugikan.


Pasalnya guild Yuno  basis utamanya memang berada di benua tengah , walaupun saat ini kebanyakan dari mereka ada disini, yang banyak orang mengira kalau Yuno tidak bersikukuh untuk tetap tinggal mereka Sudah lama meninggalkan medan perang.


Tapi kondisi mereka saat ini memang parah sehingga rapat dadakan di perlukan. Para petinggi dari waTEr Conqueror dan dead Wind bertemu, pertemuan itu dihadiri oleh para petinggi Seperti para ketua Guild dan jajarannya.


Orang- orang Seperti  Yuno, cleo dan Aqua  tidak masuk dalam pertemuan itu  sehingga mereka hanya menunggu keputusan dan mereka harus mendengarkan Segala keputusan itu.


Bahkan terkadang ia memiliki Sebuah ide, namun itu  tidak bisa direalisasikan pasalnya para petinggi pusat tidak Setuju akan hal itu.


Tapi dengan keputusan akhir mereka yang akan terus bertahan hingga Kekalahan ada di depan Mata, dan jika itu terjadi mereka Semua akan mundur dan Water Conqueror akan siap menampung mereka untuk Semanta waktu.


Berita itu sangat menyenangkan untuk yuno  pasalnya ia tidak harus mundur,  ia Sebenarnya memiliki alasannya tersendiri kenapa bersikukuh untuk tidak mundur dari peperangan ini.


Mendengar keputusan tersebut membuatnya mengeluarkan kemampuan terbaiknya untuk memenangkan pertempuran, tapi Semua itu terasa percuma karena pasukan dari lawan yang memang sangat mengerikan.


Hanya ada beberapa raja Goblin yang mereka ini Sudah sangat menyulitkan bahkan memukul mundur mereka saat itu.


Taktik perang mereka juga sangat gila-gila, Sehingga Yuno bahkan mengerti kalau ia berperang dengan Seorang ahli perang dari zaman kuno, pasalnya mereka kadang kali  Sebelum mereka bertemu dengan pasukan Goblin mereka Sudah kalah duluan karena terkena jebakan yang sudah di pasang oleh lawan.


Kekalahan demi kekalahan membuat mereka terus dipukul mundur ke dalam kerjaan maritengae, Tetap saja walaupun Sudah Seperti ini yuno masih bersikeras untuk membantu beberapa warga kerjaan.


Dengan keras kepalanya Yuno yang Seperti ini membuat Beberapa orang dari Guildnya mengetahui kalau Yuno jatuh hati kepada npc yang ada disana.


Hingga orang –orang itu terus menyakinkan Yuno untuk ingat kalau ini hanya Sebuah permainan.


Dengan kemunduran Yuno dan beberapa anggota dari berbagai Guild membuat Kerjaan marintage pada hari itu juga telah Runtuh. Berbagai bangsawan di bunuh di hadapan  rakyatnya, termasuk raja dan beberapa keturunannya, dan hari itu Secara resmi Kerjaan Goblin mengembangkan dirinya.


Dengan takluknya Kerajaan Maritengae, para Goblin mulai menggunakan dirinya Sebagai kekaisaran Secara pribadi, yang telah didahului oleh para Ogrc.


Berita para Goblin yang telah mengalahkan kerjaan Marintagae di Siarkan kepada Seluruh pemain, yang membuat berbagai tanggapan dari orang yang ada termasuk Aethe. Saat pengumuman itu muncul, pandangan Aether langsung mengarah ke arah North yang memang beberapa saat lalu menyempatkan diri untuk pulang kampung halamannya.


“seperti yang kubilang bukan? Para lizardman baik baik saja karena memang mereka tidak terlibat dalam perang itu.” ucap North yang melihat Sepertinya Aether membutuhkan penjelasannya.


Dari apa yang North katakan, ia menjelaskan karena beberapa alasan Para Lizardman menolak untuk memberikan bantuan perang kepada Para Goblin,  mereka terus waspada untuk dijadikan perisai hidup oleh perpenduduk kerajaan.


Sebagai permintaan akan hal itu, mereka harus membantu pekerjaan maritengae  dengan teus mencapai bahan bahan untuk membuat senjata.


Beberapa hari yang lalu IA sempat menghubungi Yuno untuk menanyakan apa mereka membutuhkan bantuan.


Tapi mereka mengatakan kalau mereka masih menghandle para Gobin, Sehingga Aether masih sedikit tenang. Tapi sekarang ia hanya bisa berharap kalau beberapa kenalannya masih bisa selamat.


Terutama Moli, bagi Aether orang tua pemarah itu memiliki tempat tersendiri untuk nya Sehingga terlepas dari ia adalah Npc ia masih berharap kalau Moli masih akan selamat di sana.