
Karena sudah seperti itu Aether segera memikirkan bagaimana seharusnya karena ini akan sangat berisiko kalau membawa seekor vampir dengan kekuatan seperti itu ke desa karena salah sedikit itu bisa berakibat desa ini hancur.
“Ada apa Sepertinya kalian sedang keadaan pusing,” ucap Nomos yang melihat suasana ruangan yang ada disana cukup mencekam.
Aldo menceritakan apa yang mereka pikirkan sebagai orang yang cukup lama seharusnya Nomos memiliki penyelesaiaan masalah ini.
“Oh itu, Kalian pernah mendengar intisari dari vampir?” ucap Nomos sambil mencari tempat duduk yang bagus.
Terlihat ia memang cukup terkejut tapi Ia masih bisa santai dengan perkataan dari Aldo, yang berniat membawa seorang Vampir yang kuat menuju ke desa .
“Jika Vampir itu memang berniat untuk mengakui aether, maka seharusnya ia bisa memberikan Inti darahnya Hingga saat inti darah seorang Vampir dimiliki oleh Seseorang maka Orang itu bisa mengontrol orang yang telah ia berikan inti darahnya.” Jelas nomos.
“Seperti segel budak yang kebanyakan beredar,” lanjutnya .
“Apa gereja Gaia tidak masalah kalau para Vampir itu datang kesini, walaupun saat ini hanya berdua tapi sepertinya mereka memiliki kemampuan untuk membuat pasukan dengan cepat?” tanya Aether kepada Nomos.
“Gaia mencintai Semua Makhluk jadi selama ia tidak membuat masalah seharusnya itu akan menjadi lebih baik Apalagi saat mereka bersumpah setia kepadamu bukan itu akan mengurangi makhluk lain yang berpihak kepada kegelapan.”
Terdegar Nomos yang sangat santai dalam menjawabnya membuat Aether merasa legah dengan banyaknya Ras Aneh di desanya akan membuat kepastian kalau hanya akan ada gereja Gaia yang berdiri di tempat ini.
“Kau sudah mendengarnya, karena ini sudah terlalu lama, seharusnya peralatan yang dijanjikan para dwarf itu telah selesai, jadi kita kesana Sekaligus mengambil peralatan yang mereka janjikan,” ucap Aether mengajak Aldo.
Aldo terlihat sangat bersemangat, untuk mempersingkat waktu ia segera terbang, Aether menggunakan Rangga Aldo mengunakan kemampuanya sendiri untuk terbang meninggalkan desa.
Jarak dari desa memang tidak terlalu jauh karena jadi mereka dengan cepat sampai, mereka di sambut beberapa dwarf, tapi Karena si vampir itu yang harus menjadi prioritas sehingga mereka langsung mengarah kesana.
[LEMBAH PARA VAMPIR]
Sosok vampir kuat sedang bersembahyang di dalamnya, berhati- hatilah karena Anda bisa saja dijadikan sebagai prajurit paling setianya...
Saat masuk ia mendapatkan pemberitahuan kalau ia orang pertama yang memasuki tempat ini, Sehingga setiap monster yang akan dibunuh akan mendapatkan beberapa Bonus Exp, tapi karena ia mendengar dari Aldo kalau semua makhluk yang ada disini telah di bunuh oleh Aldo membuatnya mengabikan pembiratauan tersebut.
Mereka terus berjalan menuju lokasi dari sebuah kastil yang terlihat terbesar di tempat ini, Disana aether baru melihat dua orang yang menyambutnya satu terlihat seperti Orang tua yang berumur 40 tahun keatas dan satunya lagi seorang balita, yang cukup pandai.
“Aku senang kau tidak mengecewakan kepercayaanku,” ucap Aldo saat melihat kedua Vampir itu.
“Itu akan percuma, yang aku butuhkan adalah sebuah tempat dimana putriku dapat hidup dengan tenang tanpa terganggu rasanya yang seorang Vampir murni,” ucap orang yang lebih tua yang bernama Debora.
Setelah itu Aldo segera memperkenalkan Aether, sebagai tuannya, mereka terlihat cukup terkejut, dan Aether mengerti keterkejutan mereka saat melihat orang seperti Aldo akan melayani seorang elf yang kekuatannya tentu di bawah aldo.
Debora lasung mengerti, apa yang Aether maksud terlihat debora lasung melikai salah satu lengannya sampai berdarah, terlihat sebuah darah emas keluar dari tubuhnya dan langsung terbang mengarah kepada Aether.
[Darah Emas Dari Seorang Vampir Telah Diterima]
DEBORA
“Seorang Vampir elit dari zaman lampau memberikan darahnya kepadamu, membuatnya secara otomatis berada dalam kendalimu.”
Efekt: semua status bertambah +30, karakter Debora telah berada dalam kendalimu secara penuh.
DEBORA( vampire lord)
Level: 500
Debora sang vampir lord yang dapat menciptakan pasukannya sendiri menggunakan hp yang dia miliki, jumlah pasukan yang dia miliki tidak terbatas. Para vampir yang dia ciptakan akan memiliki kendali tubuh pada diri mereka sendiri tapi ia akan sangat patuh pada Debora.
Mereka juga adalah para vampir khusus yang bisa hidup walaupun terkena Sinar matahari, meskipun ada pengurangan kekuatan saat mereka bergerak di bawah sinar matahari sebanyak 45%
Aether menarik nafas sangat dalam melihat deskripsi singkat dalam penjelasan karakter dari Debora, Aldo sama sekali tidak memberitahunya kalau Vampir ini sudah sangat kuat.
“Sepertinya aku tidak perlu lagi khawatir dengan para bandit yang berusaha mengambil alih desaku,” gumam Aether dalam hati.
Beberapa hari ini ia mulai khawatir kalau ada beberapa guild yang mengincar desanya, salah satu alasan kenapa Nort terus berada dalam desa hanya karena ia yang khawatir kalau ada yang mulai mengincar desa mereka.
Itu disebabkan beberapa orang yang mulai karakter pemula di desa mereka, sebagai pemain baru yang baru login tentu mereka akan ditempatkan di desa dimana ras yang mereka pilih Sehingga info dari desanya tentu tidak bisa sembunyikan.
Awalnya Seorang yang pekerjaan lainnya adalah seorang steamer cantik di beberapa media sosial, ia mulai bermain Sebagai Moana Sehingga ia terkirim ke desa takkalasi, tentu sebagai seorang stream dan artis dalam media Sosial ia terus membagikan keseruannya dalam bermain game.
Hingga beberapa penonton mulai sadar kalau para penduduk yang ada di sana terlihat sangat aneh, pasalnya ada beberapa suku yang terlihat, misalkan Dark Elf yang terkenal sering menyendiri malah menjadi seperti militer disan, ada ras barbarian yang sering di temukan di gurun juga terlihat membuat mereka mulai penasaran.
Berbagai pemula mulai memperlihat kalau mereka juga berada di desa tersebut, membuat mereka mulai memberikan spekulasi tentang siapa pemilik desa itu, terutama karena disana terlihat sangat ahli dalam pemanggilan skelton[ death knight dari para pemain] North.
Sebagai seorang pemain terkenal juga telah mendapatkan julukan nya sendiri walaupun ia sangat tidak suka dalam julukan tersebut karena itu hanya sebuah job yang ditambahkan embel embel pihak pemain.
Beberapa kali Aether mengejeknya karena masalah itu, walaupun lokasi tepatnya dari Desa Takkalasi belum terungkap beberapa guild menengah mulai melakukan pencarian, dan berniat jahat akan hal itu.
Tapi dengan bergabungnya damrada dalam pihak Aether tentu membuat desa takkalasi tidak akan bisa disentuh setidaknya dengan level para pemain saat ini.