
Setelah melakukan pembicaraan yang cukup lama tentang berbagai hal tentang apa yang terjadi di benua timur reyhan segera berpamitan kepada Boromo.
Karena baru saja ia mendapatkan telepon dari joker sepertinya ia sudah di luar dan menunggunya , “Sepertinya kau memiliki terlalu banyak waktu luang hingga menyempatkan untuk menjemputku,” ucap Reyhan sedikit bercanda.
Ia di ****** dengan sebuah mobil mewah yang akan menarik perhatian semua orang yang melihatnya.
“Seorang tamu khusus harus dijemput dengan cara yang khusus bukan?” balas Joker.
Baginya Reyhan adalah orang yang baik dan sangat layak untuk mendapatkan perlakukan spesial, “kau pasti terkejut tanpa diduga para ayam itu sangat membutuhkan tempat, setelah kau memberikan mereka persetujuan mereka langsung bergerak memindahkan diri untuk langsung menuju ibu kota,” ucap Joker setelah Reyhan masuk kedalam mobil.
Tentu yang mereka maksud adalah Guild Felesia dan dimitri, bahkan mungkin Felesia masih berada dalam tempat Reyhan orang orangnya Sudah mulai memindahkan orang -orangnya.
“Jadi, apa mereka diterima? Kalau kalian tidak setuju dengan mereka bergabung aku sama sekali tidak masalah karena selanjutnya itu akan menjadi urusan kalian,” balas Reyhan.
“Entah, aku juga menyerahkan semua itu kepada yuno, yang kemungkinan saat ini mereka sedang bertemu dan melangsungkan pembicaraan,” balas joker.
“kami saat ini masih terlalu sibuk untuk mengurus perataan wilayah, sedangkan WAr lion telah berhasil menaklukkan kerajaan yang kau perintahkan dan yang sekarang tempat itu telah menjadi miliknya,” lanjut Joker.
Berbagai pergerakan mereka semenjak Aether tidak ada disana mereka dengan cepat melakukan pergerakan, ia tentunya tidak ingin mengecewakan Aether, dan membuat Reyhan berpendapat kalau mereka semua tidak bisa kerja tampahnya.
. . . . . . . . . . . . . . , ,
Seperti apa yang dikatakan joker saat ini memang sedang berlangsung pertemuan antara pihak dari Blue Rooster dengan Yuno sebagai perwakilan dari Maritengae.
saat bertemu mereka semua saling menyapa, karena saat perang besar melawan para orc, para petinggi dari Guild ini pernah berusaha merekrut yuno Sehingga pertemuan ini terasa Sedikit canggung karena sekarang yuno terlihat mendapatkan pengaruh yang lebih baik.
Apalagi setelah melihat perilaku Yuno terhadap mereka biasa biasanya tidak mendapatkan perlakukan khusus seperti apa yang biasa mereka dapatkan.
“sepertinya aku harus terbiasa untuk mendapatkan perlakuan seperti ini,” gumam Felicia dalam Hati.
Kemarin ia mendapatkan perlakuan dingin Dari reyhan sekarang saat bertemu dengan Yuno ia mendapatkan perlakukan yang tidak kalah dinginnya.
“Jika tau Seperti ini seharusnya aku lebih berusaha merekrutnya pada saat itu,”
Seumur hidupnya ia tidak pernah merasa menyesal tidak merekrut seseorang separah ia menyesal tidak merekrut Yuno pada saat itu,.
Apalagi melihat apa yang terjadi pada Yuno saat ini tentu semua orang akan merasa menyesal terutama orang orang yang saat itu tidak berusaha merekrutnya.
Felesia sangat berhati- hati untuk berurusan dengan yuno, karena sebelum ia pergi ia mendapatkan bocoran dari para pekerja dari Reyhan kalau sepertinya Aether berencana untuk merekrut lebih banyak Guild besar lain terutama Guild dimana guid dimana lilith berada Sehingga felesia tidak bisa membuat embicaraan ini gagal.
Tapi sepertinya hal itu sudah terlambat, hal itu sudah dengar dari yuno, “Jujur saja aku sangat malas untuk berurusan dengan para guild guild yang mengaku mereka kelas atas karena ini, jika ini bukan permintaan dari Aether aku sungguh malas untuk berurusan dengan kalian,” ucap yunho memberikan unek uneknya.
“kuper jelasnya, kalian berada disini tergantung keputusanku, dan jika aku tidak mau, kalian tidak akan berada di sini, dan tanpa kalian pun kami tidak masalah untuk melanjutkan rencana kami!” lanjut Yuno.
Menurut Yuno hal ini sangat di perlukan untuk mengingatkan mereka kalau mereka bukan siapa siapa disini, dan walaupun mereka adalah guild yang tergabung dalam octgaram itu sama sekali tidak berpegaruh dan mereka harus menuruti apa yang telah mereka sepekati.
Sesuai dengan kesepakatan awal, guild yang lebih dulu akan menstabilkan wilayah sedangkan Guild lain akan perang di medan utama.
Dan sekarang strom hunter berusaha menstabilkan wilayah dan War lion sedang berperang maka mereka sebagai orang yang baru datang harus menunggu sampai giliran mereka tiba.
“Kau.”
Tentu sebagai petinggi dari sebuah guild besar, di bentak oleh seorang petinggi dari sebuah kerajaan kecil seperti maritengae membuat dia sedikit jengkel.
“Apa,” balas Yuno.
“Kalau kalian, tidak terima silahkan pergi,” ucap Yuno terlihat sangat percaya diri dan ini memperjelas kalau ucapannya yang mengatakan kalau mereka tidak di butuhkan disini adalah kebenaran dan bukan sebuah ancaman semata.
“Sudah- sudah, aku minta maaf atas nama anak buahku, anggap saja itu arongansi sebagai mantan guild terbaik, aku harap itu tidak menganggu kesepakatan kita bukan,” Di mitri berusaha mengambi alih sebelum ini benar benar menjadi kacau.
“Diam, atau besok kau mendapati namamu tidak termasuk dalam guild lagi,” Bisik felesia kepada orang yang mebuat masalah tadi.
Mendapatkan ancaman seperti itu Orang yang tadi membuat masalah segera terdiam entah itu karena takut atau merasa merasa besalah telah membuat masalah.
Dimitri dengan mudah mengambil alih, ia memang terkenal sebagai orang yang mudah bergaul Sehingga ia terlihat dengan mudah membuat Yuno kembali tenang.
Dan segera kesepakatan segera terjadi di antara mereka Sehingga mereka semua Segera dibawah menuju ruangan dimana Aiko ada disana.
Di dalam sana hanya ada aiko dan penasehat kerajaan, dan beberapa orang sadar kalau ada satu assasin yang sepertinya bertugas untuk menjaga aiko jika terjadi apa-apa.
Setelah mereka masuk mereka segera memberikan penghormatan kepada Aiko, “karena kalian telah di bawah masuk kesini seharusnya kalian telah mengerti bagaimana cara kerjanya maka aku seharusnya tidak repot lagi menjelaskannya, dan karena aku juga mendengar kalau kalian juga merupakan usulan dari pahlawan Aether maka aku akan melantik kalian sebagai duke dari Maritage dan bertugas dalam satu wilayah yang akan disepakati.”
Sebuah pidato singkat Aiko berikan kepada Dimitri, tentu yang mendapatkannya adalah dimitri karena ia memang pemimpin dalam guild tersebut.
“Aku berharap kalian bisa bekerja sebaik guild guild yang telah direkomendasikan aether sebelum sebelumnya,” lanjut Aiko tersenyum dan secara resmi Di mintri akan diangkat sebagai Duke di maritengae.
Sebagai seorang duke ia akan mendapatkan sebuah area yang akan menjadi area Semenara mereka sebelum mereka bergerak untuk mendapatkan areanya sendiri.