
Cleo saat itu mengaktifkan skill stealth nya sehingga tidak ada yang mengetahui keberadaannya, ia terus berusaha mendekati pemimpin musuh dan saat yang tepat ia segera memenggal kepala dari pimpin musuh.
Ia segera melemparkan kepala itu kepala salah satu prajurit yang ada disana, dan menyuruh mereka mengumumkan kalau mereka sudah memenangkan pertarungan ini.
Semua orang sangat senang akan kemenangan ini Sehingga mereka segera merayakan hal itu dengan memotong para kuda lawan dan menggunakannya sebagai makan dalam pesta tersebut.
“Rencana ini tidak akan selesai disini bukan?” tanya cleo.
“Tidak, salah satu alasan kenapa aku memanggil kesini adalah rencana setelah ini,” balas yuno.
Ia menjelaskan setelah ini selesai mereka akan melanjutkan serangan menuju kearah salah satu tambah paling besar yang dimiliki kerajaan lawan.
Sekarang setelah mereka menjadi orang yang di panggil mereka sekarang adalah orang yang akan memancing pergerakan musuh, tujuan dari mereka menyerang tambang terbesar yang mereka miliki adalah memancin semua pasukan yang mereka miliki Sehingga storm hunter bisa menyerang dengan muda di ibukota bersama pasukan inti kerajaan.
“Kau yakin bisa bertahan jika mereka mengandalkan seluruh pasukan yang ada,” balas Cleo.
“Dengan alasan seperti itu kita harus memilih tempat yang paling pas untuk bertahan, yang perlu kita lakukan adalah bertahan sedangkan anggota dari storm hunter akan menyerang, jika mereka berhasil tentu mereka juga akan mundur dan kemenangan ada di pihak kita.
“Terserah mau bagaimanapun kau adalah bosnya,” balas cleo.
Yang pergi untuk makan bersama dengan pasukan yang sedang menikmati liburannya, disana sudah ada lebih dulu aqua yang sepertinya sudah menikmati makanan bersama para prajurit.
Alasan kenapa Yuno tidak terlalu senang akan kemenangan ini karena masih ada beberapa serangan yang perluh mereka perhatikan, dan itu adalah penentu apakah mereka akan menjadi sesuai dengan apa yang aether hrapkan atau akan menjadi hanya sekedar pencundang.
. . . .. . . .. . .. .. . .
Saat serangan peperangan ini sedang berlangsung Aether saat ini sedang berlangsung sebuah pembicaraan Aether bersama Lawalata, Ia saat ini sedang berusaha melego, mereka untuk bergabung dengannya di desa yang berusaha mereka bangun.
“Sebenarnya kau tidak perlu datang kesini secara pribadi untuk mengatakannya karena jika aku tahu kalau kau memiliki desa, aku juga berencana untuk mengirimkan beberapa orang yang berasal dari desa untuk pergi kesana.”
Yang tidak terduga Aether tidak perlu merayu lawalata untuk mengirimkan setelah dari penduduk yang ada di desa ini untuk kesan, lawalata berpendapat kalau mereka tidak bisa untuk langsung pindah semua karena masih ada beberapa hasil tampah yang bisa mereka manfaatkan.
Mereka juga masih harus mencari tahu apakah desa dimana Aether berada saat ini adalah lingkungan yang cocok untuk para lizardman hidup, karena beberapa faktor lingkungan juga sangat berpengaruh bagi mereka apakah mereka bisa sepenuh nya untuk pindah ketempat itu.
Hari ini ia harus menjadi pemandu wisata untuk renata Sesuai njinji yang pernah ia katakan kalau mereka akan mendatangi beberapa tempat unik yang tidak pernah ia lihat.
Walaupun pada akhirnya Aether hanya berniat membawa renata ke tempat para barbarian karena disana memang ia miliki tujuan, sambil menunggu Renata datang ke tempat para lizardman Aether terlebih dahulu bertarung dengan Lawalata.
“Terimah kasih,, tapi sepertinya jemputanku sudah datang, jadi aku pergi dulu, dan jika kalian mau pergi sudah ada north Sehingga jika kalian mengarah kesana seharusnya tidak terlalu sulit untuk menemukannya .” ucap Aether sebelum pergi renata yang menunggu diluar.
“Aku tidak menyangka, ada sebuah cara untuk bertambah cantik hanya dengan tidak bertemu selama beberapa 2 minggu,” ucap Aether dengan sedikit gombalan.
“Sepertinya kau memang perlu dipukul?” ucap renata yang sepertinya tidak terlalu suka dengan basa basi dari Aether.
“Kenapa,” tanya Aether karena merasa tidak ada yang salah dengan ucapannya
“Sebelum kemari aku mendapatkan pesan dari Vanesa yang mengatakan kalau Aether sedang banyak bicara pukul saja dan ucapan mu tadi membuatku sepertinya kau memang pantas untuk di pukul,” ucap renata.
Hubungan dari Renata dan Vanessa belakan ini sedang berada dalam tahap yang cukup baik, hingga beberapa kali mereka akan terus berbalas pesan.
“Kau mau saja mendengarkan orang itu, ini hanya sarangku, jangan terlalu mendengarkan omongan entar kau sama dengannya menjadi perawan tua,” ucap Aether yang menaiki hewan dari Renata yang akan di tunggai untuk sampai ketujuannya.
Setelah renata pergi singa bersayapnya ini menjadi hewan suci orang-orang yang ada dalam gereja, walaupun renata hampir selama beberapa minggu ia tidak aktif hewanya ini terus melakukan berburu Sehingga levelnya juga tidak stak.
“sepertinya sekarang hanya kau yang bisa mempunyai transportasi terbang seperti ini,” puji Aether kepada hewan peliharaannya.
Renata dalam perjalanan kebanyakan diam karena gugup untuk pertama kalinya ia dekat dengan seorang laki-laki seperti ini kecuali bersama dengan manajer yang biasanya mengurusnya.
Sehingga sering kali ia akan terjebak dalam lamunannya sendiri, dan tidak mendegarkan apa yang Aether katakan.
Ia bahkan mengambil ini latif untuk berpegangan kepada Aether dari belakang sehingga ia seperti sedang memeluk Aether dari belakang ini membuatnya semakin senang, dan Aether yang terlihat tidak terganggu akan hal itu membuatnya juga senang karena merasa Aether tidak apa-apa dengan ia melakukan hal seperti ini.
Dalam desa para barbarian itu sudah ada bruce yang menunggu disana dan sebenarnya yang meminta Aether datang adalah bruce, awalnya aether meminta bruce mengajak para barbarian untuk pindah ke desa nya.
Tapi yang mengejutkan para barbarian ini tidak mau pindah jika mereka tidak bertemu dengan orang yang akan mereka pinpin sebagai para barbarian mereka tidak ini orang yang akan memimpin mereka adalah orang yang lemah.
Walaupun sebenarnya orang dari desa yang di tempat Xande sudah mengkonfirmasi kekuatan dari Aether tapi mereka masih menolak sebelum aether datang kesini secara langsung.
Awalnya Aether mengatakan kepada bruce biarkannya saja yang tidak ingin ikut, tapi ander tiba tiba memohon kepadanya untuk menyakikna semau barbarian yang ada di sini untuk ikut kepadanya.
Karena sudah seperti Itu Aether terpaksa harus kesana, karena memang ada baiknya kalau mereka semua pindah itu akan lebih menguntungkan kepada Aether, sekali ia bisa membuat nona yang ada di belakangnya ini cukup senang.