
Reyhan keluar bukanya ia mau menghindar dari Rose, tapi ia merasakan kalau saat itu ada seseorang yang tega mengetuk rumahnya, dan saat ia melihatnya ia adalah seorang pengantar pos.
Ia mengantarkan Sebuah surat undangan menghadiri sebuah acara di sebuah hotel mewah yang ada di kota ini, sebuah acara yang akan dilakukan dalam waktu dekat, Aether sangat penasaran kenapa ia mendapatkan surat undangan seperti ini
Ia sedikit membaca isi dari undangan itu, hingga ia tahu kalau ini adalah sebuah undangan yang ditujukan kepada para pemain profesional yang ada di indonesia, Ia tidak tahu apakah ia sudah layak diSebut sebagai pemain profesional.
sebagai salah satu pemain di Vof saat ini, Reyhan tentunya tahu kalau dalam waktu dekat akan ada pertemuan antara para pemain profesional yang akan diadakan di daerahnya, ia tidak peduli tentang bagaimana mereka bisa mengetahui Reyhan yang sedang bermain Vof.
Tapi Reyhan masih ragu apakah ia harus datang ke acara itu, karena ia juga belum tentu memiliki kenalan di sana, mentok-mentok ia hanya akan mengenal vanessa dan Mawar. Itupun jika mereka datang.
“Jika ada waktu, aku akan datang.” Gumamnya dan menyimpan surat itu, hal seperti ini tidak ingin terlalu ia pusingkan.
Karena memang waktu telah menunjukan malam hari, Reyhan lebih memilih untuk memasak karena sudah hampir Seharian ini ia belum makan apa-apa, untuk orang –orang seperti Reyhan mereka biasanya jarang cepat lelah dalam game, tapi ia akan sangat lelah setelah ia keluar dari permainan karena memang otak mereka yang bekerja lebih keras Sehingga membuatnya lebih mudah kelelahan di dunia nyata.
Salah satu kebiasaan dari Reyhan saat tidak memiliki kegiatan di rumah adalah ia akan keluar setidaknya untuk jalan-jalan di dekat rumahnya, atau setidaknya ia akan jalan menuju taman yang tidak jauh dari rumahnya.
Sebuah nostalgia, dapat kurasakan , ia telah satu bulan berada di rumah sakit. Dan salah satu hal yang ia kangen dari tempat ini adalah jalan-jalan di sekitar rumah, menurutnya salah satu cara cara paling efektif baginya jika ia sedang pusing.
Karena Reyhan sudah memutuskan untuk terjun kembali dalam dunia game yang ia hindari, ia harus memikirkan cara untuk mendapatkan uang, dan salah satu cara untuk mendapatkan uang dalam dunia ini tentunya adalah membuat konten video tentang vof.
Dan ia sedikit tertarik menempuh jalur itu, ia tidak terlalu ingin serius dan fokus dalam pembuatan konten jadinya ia hanya berniat untuk membuat sebuah konten yang lebih mengarah ke arah lucu lucuan.
Ia hampir sebulan lebih bermain di Vof dan menurutnya ia sudah mengalami berbagai kejadian lucu, atau memalukan yang bagus untuk dijadikan sebagai bahan obrolan. Jika kebanyakan orang yang akan mengajukan dokumentasi perjalannya di vof sehingga tidak perlu mengedit banyak hal, tapi yang Reyhan ingin berikan adalah sebuah video sederhana dan dapat dilihat secara santai baik itu untuk pemain ataupun orang yang tidak memainkan game ini.
Tapi salah satu kekurangan dari pembuatan video seperti ini adalah tingkat kesulitan pembuatannya yang membutuhkan banyak waktu dan tenaga untuk Sebuah video yang baik untuk ditonton.
Dan salah satu alasan kenapa Reyhan harus mendesak Yuno, dan cleo untuk memberikannya pembayaran dimuka, tidak lain karena ia ingin membeli beberapa peralatan dan berbagai efek yang dibutuhkan untuk membuat sebuah video yang baik.
Sebenarnya Reyhan sama sekali tidak pernah menghitung berapa keuntungan yang telah ia kumpulkan selama berada di kamp pembasmian para gomblin, ia juga sebenarnya sedikit ragu kalau itu benar benar bisa untuk membeli beberapa peralatan yang ia perlukan, namun setidaknya ia bisa mencicil dan membangun usahanya sendiri.
Reyhan sampai saat ini masih berpikir Kalau Vof hanya menjadi batu loncatannya untuk bisa sampai ke tujuan utama nya. Salah satu kesepakatan mereka saat itu adalah melakukan pembayaran dengan menggunakan uang dari dunia nyata.
Karena ia sudah terlanjur di luar, ia memutuskan untuk pergi ke atm terdekat untuk mengecek apakah uangnya sudah dikirimkan.
“Mungkin memang ada benarnya untuk sekarang aku bisa sedikit makan makanan yang sedikit lebih enak dan bergizi.”
Ditambah dengan uang awalnya dari menjual potion di forum komunitas, dengan perhitungan kasarnya, ia dapat membeli semua perlengkapan yang dia inginkan.
“Healing, healing yang paling bagus tetaplah melihat uang yang berlimpah di atm milikmu,” gumannya dengan sebuah senyuman yang terlihat sedikit aneh, jika ada orang yang melihatnya bisa-bisa ia akan dianggap Aneh atau orang yang sudah gila.
Sepanjang ia pulang senyum itu sama sekali tidak hilang di mulutnya, mungkin setelah sekian tahun, malam itu mungkin akan menjadi salah satu malam terbaik dalam hidup Reyhan.
Besoknya ia sama sekali tidak peduli dengan drivernya, karena baginya yang sudah lama tidak memegang uang. Saat ini adalah waktu yang paling tepat untuk berbelanja.
Awalnya ia ingin membeli Sebuah komputer, tapi saat sampai disana entah terpengaruh para penjual ia pada akhirnya membeli sebuah laptop, yang memang di khusus kan untuk mengedit-ngedit video dan yang lainnya.
Dengan alasan paling sederhana, kenapa ia memilih Laptop daripada komputer yang biasanya lebih bagus digunakan, selain harga dan mobilitas yang menguntungkan kalau ia membeli laptop, saat itu Dalam laptop ada beberapa bonus Software gratis yang di khusus kan untuk mengedit berbagai video.
Sebagai pecinta gratisan, tentu ia tidak akan menolak jika ada penawaran yang seperti itu, tapi saat ia berada di pusat perbelanjaan ia menemukan sesuatu yang menarik, pasalnya di beberapa tempat ada beberapa orang yang terus menjajakan beberapa brosur guild mereka yang ada di vof.
Beberapa kali ia ditawari untuk mengisi formulir, yang terkadang ia isi Secara asal-asalan semata, bahkan di beberapa kesempatan ia bisa melihat puluhan orang yang sepertinya orang yang sedang mempromosikan guild storm hunter.
Setelah puas jalan-jalan, ia memutuskan untuk pulang dan mencoba berbagai alat yang telah ia beli. Sebelum pulang ia sempat mengisi salah satu brosur yang diisi oleh salah satu sales yang merupakan anggota dari storm hunter.
“IA bukannya orang yang sedang berusaha di rekrut oleh ketuanya?”
Di storm hunter terdapat sebuah divisi tersendiri yang memang bertugas untuk mengumpulkan informasi dari berbagai permainan dan merekrut berbagai permainan yang dianggap bisa berpotensi, dan sekarang yang bertugas sebagai ketua dalam definisi tersebut tidak lain adalah Rose, yang di dunia nyata bernama Mawar.
Dan sebagai anggota di defesi itu ia tentu beberapa kali mendapatkan beberapa kabar tentang Aether, namun karena Aether menulisnya secara acak bahkan di tanda jobnya ia hanya menulis Sebagai Spear master.
Sedangkan kabar yang beredar di defenisi mereka, Aether adalah Sesosok orang yang kuat karena mendapatkan Sebuah job khusus, sehingga sales itu hanya menganggap Aether hanya Sebagai nama yang sama dengan buruan mereka.
Karena nama yang sama sangat biasanya bagi orang- orang kuat seperti Aether, yang mereka kira dulu merupakan seorang pemain pro profesional, dan akan memiliki banyak penggemar.