VOF (The Legend of Spear Master)

VOF (The Legend of Spear Master)
sambutan meria dari kerajaan bua'e



Dengan disetujuinya permohonan dari Aether mereka Semua segera bergerak untuk membuat serangan balik kepada pihak yang mengganggu ketentraman mereka selama ini, dalam strom hunter ada beberapa wakil guild seperti Aldo yang memiliki kemampuan yang hebat.


Semua pemimpin dari guild itu saat ini memang sedang tersebar untuk menjaga beberapa perbatasan Sehingga saat mereka melihat perintah itu mereka segera memimpin pasukan masing masing untuk melakukan serangan balik.


Walaupun serangan balik itu tidak di lakukan dengan terang terangan, karena menurut joker akan terlalu berbahaya kalau mereka melakukan serangan dengan terlalu terang terangan seperti apa yang Aether katakan.


Karena ada Sekitar 4 kerajaan yang saat ini sedang membuat masalah dengan mereka Sehingga jika keempat kerajaan itu melakukan serangan secara bersamaan Maka mereka juga akan Kalah  apalagi jika pasukan dari WarLion terlambat untuk melakukan pergerakan.


“Apa orang ini memiliki Rasa takut,” ucap Yuno setelah mendapatkan laporan kalau Aether telah terlibat perkelahian dengan sebuah pasukan yang berusaha untuk memasuki kerajaan marintangae.


“Sepertinya kenapa  para pemain dari game itu terlihat sangat ditakuti,” balas Joker yang juga mendapatkan laporannya.


Dalam laporan itu dilaporkan Aether berhasil memukul mundur sekitar 2000 kavaleri dari kerjaan Bua’e hanya Seorang diri semata.


Mereka tidak tahu bagaimana Aether melakukannya, yang orang itu lihat dengan seorang diri Aether berhasil membuat mundur pasukan dari kerajaan bua’ea.


Karena itu Area perbatasan Akan ada beberapa orang yang akan berjaga disana, saat itu mereka sedang berpatroli mereka melihat pasukan dari bua’e yang mundur, dan saat mereka menyusuri alasan mereka mundur mereka melihat Ada Aether yang terus melihat pergerakan dari pasukan itu.


Orang itu sempat meminta izin kepada Aether apa ia harus melaporkan ini kepada pusat, dan Aether memberikan izin sehingga orang tersebut segera mengirimkan pesan kepada orang yang ada di pusat.


Tapi dalam pesan tersebut Aether terdengar sangat percaya diri dengan mengatakan kalau jangan khawatir dengan masalah yang ada disini, dan membiarkan ia untuk mengurus masalah yang ada disini.


“Sesuai dengan apa yang di katakan, untuk sekarang abaikan saja mereka, walaupun itu mungkin sia sia cobalah untuk selalu jaga komunikasi dengan orang yang ada disana, jika mereka memerlukan bantuan segera beritahu aku,” ucap yuno kepada orang yang ada disana.


Yang ia tahu kalau para elf itu tidak mungkin akan berada dalam kepemimpinan dari Aether Sehingga jika ada pertempuran besar otomatis semua masalah yang ada akan dihadapi Aether.


“Ia tidak akan menyerang sebuah kerajaan hanya karena masalah seperti inikan?” gumam Yuno yang mulai merasa khawatir kalau Aether akan melakukan sebuah tindakan yang berada dalam luar nalar kebanyakan orang.


“Sepertinya kau terlalu banyak berpikir,” ucap Joker yang mendengar gumaman dari Yuno yang menurutnya terlalu berlebihan berpikir kalau Aether akan melakukan sebuah serangan kepada sebuah kerajaan tampah sebuah pasukan.


“Kita tidak pernah tahu apa yang orang gila itu pikirkan bukan?” balas yuno sambil tersenyum.


Mereka berdua juga akhirnya tersenyum, dalam hidup Yuno ia tidak pernah membayangkan kalau ia akan cukup akrab dengan orang seperti  joker tampilan yang terlihat sangat ekstrim.


Membuat semua orang akan sangat sulit untuk terbiasa dengan mereka tapi Sekarang ia sepertinya sudah cukup terbiasa dengan penampilan tersebut, di negaranya ada beberapa orang yang berperilaku ata berpenampilan aneh tapi ia akui sebanyak hal itu mereka tidak bisa dibandingkan  dengan Joker.


Mungkin karena terlalu sering duduk bersama membuatnya mengerti bagaimana pola pikir dari joker sehingga ia secara perlahan mengerti alasan kenapa joker berpenampilan seperti itu.


. . . . . . . . . . . .


Meninggalkan Yunho sedang bingung dengan alasan ia yang bisa cukup dekat dengan Joker, Aether saat ini sedang melakukan perjalanan menuju kerajaan bua’e bersama dengan hilal, sesuai dengan kesepakatan.


“Santailah, mereka tidak akan melakukan apapu kepadamu,” ucap Aether kepada Hilal.


Walaupun mereka saat ini berada dalam perjalan ke  ibukota, aether terlihat tenang, “Jika pun ada yang akan mereka lakukan mungkin hanya Seperti apa yang dilakukan para anak buah yang mereka miliki,” ucap Aether dengan keras mengejek orang orang yang datang menjemput mereka.


Orang yang menjemput mereka adalah orang yang sama yang Aether Hadan saat pertama kali mereka mencoba menyerang  para elf.


“Anakku saat itu tidak ada niat untuk membuat masalah dengan mu, jadi jangan terus mengunkitnya seolah olah kami semua dari bua’e adalah  seorang banjingan.”  Sarono.


“bacot,” balas Aether singkat.


“Kau...”


sarono sebagai petinggi dari sebuah kerajaan tidak pernah di perlakukan seperti ini Sehingga saat Aether terlihat tidak menghormatinya ia seperti ingin membunuh orang tersebut tapi ia tahu kalau Aether adalah orang yang tidak bisa ia lawan.


Saat itu Aether dan hilal segera dibawa menuju  ke tempat  raja,  disana terlihat sudah dipenuhi oleh para bangsawan


Yang terlihat sangat tidak bersahabat dengan mereka, beberapa dari mereka bahkan secara lasung memperlihat kalau ia tidak suka dengan Aether dan Hilal.


Namun Aether segera bersiaga setelah merasakan Aura mencekam dari salah satu orang yang ada disana. Dan memang benar Sebuah serangan tebasan jarak jauh langsung ziarah kepada mereka.


Aether langsung bergerak mengeluarkan salah satu tombak yang ia simpan,  ia memberikan prioritas untuk melindungi Hilal yang ada di sampingnya.


“Apa maksud dari semua ini,” ucap Aether


“Woi bocah, jangan sombong hanya dengan menjadi sebuah pahlawan dari sebuah kerajaan kecil,” ucap orang yang tadi menyerangnya.


Terlihat orang tersebut menyerang Aether, karena sudah seperti ini Aether segera mengeluarkan rangga dan menyuruhnya menjaga Hilal untuk tetap aman.


“Bocah! kau tidak salah bicara bukan.” Ucap Aether  melihat lawannya yang mungkin lebih bisa disebut bocah dari pada dirinya.


Pasalnya orang yang menyerang ya saat ini terlihat seperti seorang bocah, namun tidak berselang Aether akhrinya sadar kalau orang yang lawan adalah seorang pengguna  Tato,  yang kemungkinan tubuh orang itu terlihat kecil karena pengaruh Sebuah tato.


Karena ada beberapa pengaruh yang berkelanjutan pada tubuh terutama jika tato itu digunakan oleh para Npc.


Terlihat orang itu sangat marah saat Aether terlihat memandangnya dari tinggi badan, Dan segera auranya terlihat berubah,  dan secara perlahan tubuhnya sedikit berubah.


Sekarang tubuhnya terlihat di tumbuhi sebuah sayap yang berbentuk sebuah kubu kupu, aether hanya tersenyum, “aku telah berharap lebih ternyata hanya Sebuah TATO kupu kupu.”