VOF (The Legend of Spear Master)

VOF (The Legend of Spear Master)
menang



Banyak orang yang memuji keberanian kumara dalam melakukan misi ini, kumara yang melihat tersebut hanya tersenyum sambil membayangkan hal seperti ini dijadikan sebagai hukuman kepadanya Sehingga ia tidak taku dengan masalah Seperti.


Kebanyakan orang dan dari berbagai perajurit hanya mengenal kumara sebagai murid dari Aether Sehingga ia juga sangat di puja puja di medan perang kali ini, Sehingga saat ia membuat pencapaian yang tinggi Nama Aether juga ikut terbawa.


 Sehingga Sering kali beberapa prajurit yang ada disini mengharapkan Aether datang kesini untuk segera menyelesaikan peperangan.


“mereka seharusnya bersyukur guru tidak ada disini jika tidak mereka akan mengalami perang yang lebih susah lagi,” gumam kumara.


Ia sudah merasakan bertarung bersama dengan Aether Sehingga kumara sudah sangat mengenal bos dari gurunya itu, dan baginya Aether adalah orang yang keras, jika adapertarungan yang bisa menenagkan dengan cara mudah ia akan lebih memlih untuk melakukannya dengan cara sulit dengan alasan mereka harus terus bertmabah kuat.


Sehingga walaupun mungkin jika Aether disini ia bisa menyelesaikan perang ini lebih cepat Kumara akan lebih memilih untuk bosnya gurunya itu tidak hadir karena itu akan sangat merepotkan jika memang itu terjadi.


“Seharusnya pemimpin musuh sudah sadar dengan ledakan barusan Sehingga kita harus segera kembali ke posisi,” ucap kumara yang memberikan perintah kepada orang orang yang ada disini untuk segera  kembali  karena takutnya mereka akan mendapatkan masalah jika mereka tidak segera kembali.


Yuno hanya tercengang melihat aksi aksi dari kumara, “Dimana Aether menemukan seseorang berbakat ini,” ucapnya


“Apa kau percaya kalau aku bilang merek bertemu dalam sebuah tumpukan mayat,” balas cleo.


Ia sudah menanyakan itu kepada Aether, sehingga ia tahu kalau Aether menemukannya bersama dengan aldo dalam sebuah tumpukan manyat para goblin.


Sebelum kumara melakukan aksinya ia sudah melaporkan itu terlebih dahulu kepada pemimpin pemimpin, Sehingga yuno bisa melakukan tindakan pencegahan jika mereka mendapatkan protes dari musuh tentang menyerang dalam  malam hari mereka bisa menyiapkan alibi.


Dan alibi mereka adalah sebuah jebakan yang telah mereka pasang yang seharusnya itu bukan Sebuah serangan malam hari tapi merekanya saka yang bodoh dan sudah terbukti merekalah yang berusaha untuk menyerang di malam hari.


Dengan alibi Seperti itu pemimpin musuh tidak bisa berkutik karena mereka juga tidak memiliki bukti dan mereka memanglah yang masuk dalam area tersebut Sehingga percuma saja mereka melanjutkannya.


Namun saat musuh mengirim Seseorang untuk melakukan sesuatu yang menarik, dimana di hadapan para petinggi seperti Yuno, Aiko, cleo dan beberapa orang penting dari kerajaan maringagae orang tersebut malah mengina sang ratu, dan mengatakan kalau ia telah mengirimkan Seseorang untuk menculiknya dan mereka  akan segera memberikan kepala ratu yang sangat di cintai orang dari marintage  itu sebagai hadiah, hal itu mereka lakukan untuk memancing orang dari marintage menjadi khawatir dan mengambil keputusan ceroboh.


Semua kesimpulan itu mereka ambil  karena saat ini otomatis otomatis pihak dari marintage sedang dalam keadaan isolasi sehingga kemungkinan besar mereka sama sekali tidak mengetahui apa yang terjadi diluar sana Sehingga dengan menciptakan Sebuah kepanikan akan membuat pihak dari marintage akan ceroboh dan mudah dikalahkan.


Untuk menyempurnakan amarah dari kerajaan marintage tidak lupa mereka membawa nama dari pahlawan mereka yaitu Aether, dengan mengatakan ia mengirim assassin terbaik yang mereka miliki untuk menangkapnya dan menjadikannya sebagai bahan tontonan dari warga kerjaannya.


“HAHAHa,” orang yang pertama yang mengeluarkan suara adalah Kumara yang tidak disangka ia tidak bisa menahan diri untuk tidak tertawa Setelah mendengar nama Aether di bawah bawah.


Tawa itu segera menyebar keseluruh ruangan, hingga Yuno sebagai pemimpin tertinggi di tempat ini bersuara. “Kalian ingin perang dengan skala penuh bukan, mari kita lakukan.” Ucapnya setelah itu para utusan itu segera di tendang satu persatu keluar dari tempat mereka saat ini.


Informasi tentang Ratu mereka yang mendapatkan penhinana dan pahlawan mereka yang berusaha lamwan lecehkan, membuat para perajurit bersemangat bukan main,  mereka semua marah sehingga target mereka  saat ini adalah membalas semua penghinaan tersebut kepada pasukan musuh.


“Satu hal yang pasti jangan pernah menghina pahlawanku lagi ucapnya mengayunkan pedang dengan sisa tenaga yang mereka miliki.


Walaupun mereka marah oak mereka tidak buntuh mereka masih memikirkan cara untuk memangkan perang ini dengan telak.


Kumara memimpin pasukan baris depan dengan sangat baik Sehingga musuh tidak sadar kalau ada beberapa prajurit dari marintage yang tidak hadir, “Lapor musuh saat ini telah menerobos barikade kedua dari pasukan kita!” lapor Seorang prajurit yang melaporkan kejadian di medan perang  kepada Aiko yang saat itu bersama dengan cleo dan cobra.


Barisan pertama  dan kedua dipimpin oleh kumara , “Bagaimana apa kau baik baik saja?” tanya Aqua yang berada di barisan atau tempat ketiga.


“Hanya ada beberapa rusuk yang patah dan ada tiga tusukan karena serangan tombak,” balas kumara santai.


“Sembuhkan Lukamu  dan dari sini biarkan aku yang mengambil alih,” balas Aqua dan kumara mendengarkan perintah tersebut.


Musuh mereka bergerak dalam sebuah formasi yang disebut Sebagai formasi kura-kura dimana  para prajurit ini akan adalah kumpulan para tank yang terbentuk dalam Sebuah formasi yang sangat Sulit untuk ditembus.


Sesuai dengan namanya, formasi itu berbentuk seperti kura-kura dimana Setiap sisi akan ada sebuah perisai yang melindungi mereka.


{jika ada yang penasaran formasi seperti ini pernag di gunakan oleh pasukan rowami kuno untuk berperang.}


“di formasi pertama,kelemahan mereka  berada  di bagian kanan depan  formasi, bagian kedua mereka akan lemah jika kalian menyerang bagian kiri baris ketiga,” ucap Kumara memberikan arahan kepada Aqua.


Terlihat tadi kumara menyerang formasi tersebut sendirian Sehingga disanalah mendapatkan luka Seperti itu, Aqua terkejut ternyata anak itu tidak menyerang secara sembarangan tapi menggunakan otaknya untuk mencari tahu lawan.


Aqua hanya mengangguk tanda mengerti apa yang kumara katakan, ada puluhan dari formasi kura kura yang siap menyerang mereka, tapi dengan menghancurkan dua Sudah cukup membuat pihak musuh menjadi terkejut dan Sedikit ragu untuk menyerang.


Di tenda kerajaan soppeng mereka sudah sangat senang melihat perkembangan perang yang Seperti ini, bahkan pempin mereka Sudah tertawa terbahak bahak  dan membangakan kekuatan militer yang mereka miliki.


“Aku sudah memperingatkan kalian,” ucapnya.


Tapi kesombongan itu Segera terhenti saat ada Seseorang yang berusaha masuk dalam tandanya yang tidak lain adalah prajuritnya yang ingin melaporkan apa yang terjadi.


“Laor tuan, saja ingin melaporkan kalau pihak musuh telah menang,” ucapnya yang membuat semua orang yang ada didalam tenda terkejut.


Tapi mereka semua terkejut terlambat karena satu persatu mereka mati karena Sebuah lemparan pisau. Setelah melihat kebanyakan orang disini telah mati, yuno bersama dengan Aiko membuka penyamaran mereka dan memperkenalkan diri secara langsung.


Sang panglima perang sampai akhir hayat mereka tidak tahu alasan kenapa ia bisa kalah dalam perang itu..