VOF (The Legend of Spear Master)

VOF (The Legend of Spear Master)
anak anak Lakalasi



Rachel menyediakan sebuah kopi rasa kedelai, ia menyediakannya setelah sedikit memastikan kalau Felecia tidak alergi atau sejenisnya pada kopi.


Sebagai tata krama dalam bertamu Felicia sedikit minumnya  dan ia segera menyesali tindakan itu karena rasa yang ada dalamnya terasa sangat aneh dalam mulutnya.


Karena tentu lidah mereka yang tidak sama dengan lidah orang indonesia, tapi ia berusaha untuk menjaga wajahnya agar tidak menyinggung mereka yang ada disana.


“Kalau kau tidak datang kesini untuk bertemu dengan Vanessa maka aku berkesimpulan kala kau datang kesini untuk mencari tempat bernaung yang bisa ditempati Guild Mu.”


Reyhan langsung to the point karena waktunya yang memang tidak terlalu banyak, hal ini ia dapatkan dari salah satu orang pegawainya yang mengetahui kalau Felescia datang ke indonesia sebenarnya untuk bertemu dengan guild garuda.


Sehingga reyhan memberikan kesimpulan kalau ia mendapatkan beberapa informasi dari Arjuna. Hal ini mengejutkan bagi Felisha karena tujuannya sudah tertebak.


Sehingga felesia berusaha untuk menjelaskan kondisi dari guild yang ia miliki kepada  Reyhan hal ini membuatnya berpikir kalau tebakan masyarakat yang ada di luar tentang hubungan War lion sebenarnya ada benarnya.


“Aku mengerti, dan kalian memang bisa pindah menuju maritengae, karena seharusnya kalian bisa menaklukkan beberapa kerajaan kecil bukan,” balas Reyhan hal ini membuat Felisia merasa gelisa.


karena walaupun mereka bisa menaklukkan beberapa kerajaan menuutnya untuk menaklukaan sebauha kerjaaan hanya untuk sebuah daerah kecil di bagian timur banyaran seperti itu terlalu besar untuk di tangung.


“Anuh,,,” ucap Felecia berusha menawar.


“Maksudku begini, saat nantinya kalian bergabung dengan kerajaan marintage kalaian semenatara waktu akan di berikan area yang akan kalian kendalikan, tapi kalian akan dipersilahkan untuk menaklukkan beberapa kecil yang ada disana untuk selanjutnya itu akan menjad daerah kalian sendiri.”


Setelah dijelaskan dengan lebih baik baru ia mengerti alasan kenapa Storm hunter dan War Lion berada disana.


 Karena memang akan sangat sulit untuk menemukan sebuah lokasi yang akan memberikan dukungan secara penuh seperti itu, bahkan Felicia mulai harus berterima Kasih kepada Arjuna yang menolak penawaran karena ia akhirnya mendapatkan tawaran yang lebih dari pada jika ia mendaatkan kerja sama dengan arjuna


“Jadi kapan kami bisa pindah,” balas Felicia dengan cepat.


“sekarang pun bisa, untuk masalah lainnya kalian bisa berurusan dengan orang yang ada di sana nanti aku akan menghubungi mereka kalau kalian akan bergabung, tapi aku ingatkan aku yang memberikan kalian undangan tapi yang memutuskan adalah mereka, jika mereka tidak suka maka Kalian masih tidak memiliki kesempatan untuk bergabung.”


Reyhan menjelaskan kalau ia hanya memberikan mereka undangan dan keputusan utama ada di tangan Yuno yang memang mengatur masalah itu, dan Fanesa mengiyakan hal tersebut dan ini meang adalah keputusan terbaik yang ia dapatkan saat ini.


 “Karena sudah tidak ada lagi, aku mohon maaf harus pergi lebih dulu, karena aku harus pergi menuju ibu kota, jika kau lelah  kau bisa tinggal istirahat disini  jika ada yang perlu kau tanyakan silahkan bertanya ke orang yang baru saja membawakanmu kopi.”


Reyhan meninggalkan Felesia yang berada di dalam sana, tidak lama Rachel masuk untuk mengajak felicia untuk berbincang bincang.


“Maaf saat ini bos kami Cukup sibuk karena ketidakhadiran Vanessa di tempat ini,”  balas rachel  membuka pembicaraan.


“tidak, tidak,  ini hanya karena aku yang datang tanpa membuat janji, aku juga sudah cukup bersyukur ia mau menerima aku  di saat waktu sibuknya,” balas Felesia dengan tidak enak.


 “kalau pembicaraannya berlangsung dengan baik kau sebenarnya memang harus bersyukur karena moodnya saat ini sedang kacau,” balas Rachel dengan bercanda.


“Terakhir kali ada yang mengangu  Moodnya yang sedang buruk orang itu berakhir tulang patah,” lanjutnya menggoda.


Nama- nama pemain death game lebih menakutkan disana, sehingga saat mengetahui Kalau  Reyhan adalah orang memenangkannya membuat Felesia penasaran.


Respon yang berlebihan dari Felesia ini malah membuat Rachel kebingungan harus merespon apa, saat ini mereka sedang berbincang bincang sambil melihat perusahan kecil milik reyhan.


Felisia terlihat penasaran bagaimana kepribadian Reyhan saat beraktivitas Seperti biasanya, dan itu membuat   rachel berusaha mencari cara yang paling aman untuk menjawab pertanyaan tersebut dengan melemparkan jawabannya kepada semua orang yang ada disana.


Semua orang yang ada disana memberikan tanggapannya kecuali Daniela yang terlihat dingin dengan pertanyaan dari Felecia,  dan setelah menjawab terdengar jawaban dari mereka semua terdengar menggunakan Sehingga felicia terlihat kecewa


“Apa kau ingin kami menjawab Bos kami memiliki kepribadian yang buruk, aku dengar kau datang kesini untuk meminta bantuan, jadi kenapa kau malah terlihat berusaha mencari tahu tentang Bos kami.”


Seperti biasa Daniela akan muncul saat yang tepat, dengan omongan yang tidak pandang mulu itu memang sangat cocok untuk mengatasi situasi yang kacau seperti tadi.


Mendapatkan ucapan seperti itu membuat felesia lasung meminta maaf hal ini terjadi  karena keingin tahuaan membuatnya berperilaku yang tidak sopan, walaupun seperti permintaan maaf sepertinya tidak di terimah dengan baik oleh Daniela.


 Sehingga felesia tidak bisa membuat apa- apa karena di sini ia adalah orang yang salah. “Kau mungkin berpikir kami takut dengan bos kami, kalau kau berpikir begitu kau benar,” ucap Daniela


Tidak ada yang membantah kalau mereka semua takut Kalau reyhan sampai mengamuk, tapi Mereka juga tidak berarti bekerja dalam tekanan karena selama  bekerja disini karena mereka juga mendapatkan perlakuan yang sangat baik dari Reyhan.


“Tapi jika kau mengatakan bos kami gila maka kami tidak akan setuju akan hal itu, karena bagi kami bos kami adalah orang biasa yang pada umumnya,” lanjut daniela disertai dengan anggukan semua orang yang ada disana.


Felecia tidak menduga kalau semua orang yang ada di sana sangat membela reyhan, ini membuktikan apa yang mereka katakan adalah benar.


“Dan untuk terakhir, kuingatkan apa yang bosku ambil ia bisa ambil dengan mudahnya jadi berhati hatilah karena kau juga bergabung dalam kandan macan yang salah kalau tidak berperilaku dengan baik.”


Daniela meniggatkan untuk felesia sedikit menjaga sifaatnya saat berada di dekat reyhan atau apa yang saat ini Reyhan berikan bisa juga di lenyapkan dengan mudah.


Setelah mengatakan banyak Hal danila langsung pergi untuk mengambil makanan yang ada di dapur, “Untuk perkataan terakhirnya aku tidak memaksamu untuk percaya karena selama kau berada di maritengae kau bisa menilai apa yang katakan benar atau salah, anggap ini peringatan, jadi tetaplah berjaga-jaga terutama anak buah yang bisa saja membuat masalah.”


Setelah Danila yang memberikannya cerama Kali ini Rachel Sedikit menambahkan dan memberikan sedikit peringatan kepada Felicia


. . . . . . . .. . . .


“Hcuh,” reyhan bersin tiba-tiba.


“Sepertinya aku perlu melakukan beberapa olahraga hingga  hanya hujan seperti ini sudah bisa membuatku flu,” ucapnya setelah ia bersin.


“Mungkin ada beberapa orang yang sedang bergosip tentnagmu bos,” balas Boni dengan sediit becanda.


“mungkin, resiko orang ganteng memang harus seperti itu bukan!” Balas Reyhan dengan sangat percaya diri,  Dan mereka pun tertawa lepas karena bercanda mereka sendiri.


Reyhan sedang diantar oleh Boni ke bandara,  dalam perjalanan ia juga berusaha menghubungi Joker untuk memberitahukan masalah akan ada nya guild baru yang akan bergabung dengan mereka, tapi mungkin karena joker yang masih login sehingga telpon dari reyhan tidak dia angkatnya