
Saat reyhan masih sedang Asik bermain, ia tiba-tiba merasakan panggilan, yang ternyata itu adalah Vanesa, “Ada apa?” tanyanya karena tidak biasanya Vanessa saat ia sedang bermain kemungkinan itu ada sesuatu yang genting.
“Jangan tanya aku, coba cek di luar dan sekumpulan orang yang berasal dari sebuah padepokan beladiri datang untuk mencarimu,” balas nya kepada reyhan.
“Padepokan?” Reyhan tidak mengerti apa yang Vanesa Maksud sehingga ia langsung mengecek apa yang terjadi diluar, saat keluar ia melihat Nasruddin, rachel dan Daniela sedang memegang senjata takutnya mereka diserang.
“Ada apa Boni?” Tanya Reyhan kepada boni yang menahan mereka diluar.
“Sepertinya mereka salah paham dengan info yang sedang mencari lawan untuk latihan, dan menganggap Kau sedang mencoba membuktikan kalau anda orang terkuat di kota ini!” balas boni.
“HAH,” semua orang yang mengikuti Reyhan terkejut bukan main mendengar itu keluar dari Boni, IA tidak menyangka dalam zaman yang seperti ini masih ada beberapa orang yang berpikir sempit seperti itu.
“Jadi maksudmu mereka datang kesini untuk melakukan tantangan kepada orang yang mengeluarkan statement tersebut?” tanya reyhan.
Terdengar beberapa Murid yang ada disana juga mulai meneriaki reyhan untuk melakukan pertarungan, “bisa dibilang seperti itu,” balas Boni santai ia sama sekali tidak peduli dengan orang orang yang teriak itu.
“Jika mereka tidak tahu cara menggunakan tombak, maka aku sama sekali tidak berniat untuk meladeni mereka,” balas Reyhan yang menyuruh boni mengusir mereka.
Mereka tidak peduli dengan reaksi orang orang yang ada disana, reyhan memilih untuk kembali masuk ke kantor dan membiarkan Boni yang mengurusnya.
Beberapa orang berusaha menerobos namun mendapatkan pukulan dari bonus hingga Orang itu langsung terkapar tak sadarkan diri.
“Kalian dengar bukan, jika kalian bukan seorang ahli tombak maka bosku tidak bisa melayani kalian.” Ucap Boni koko.
Mereka adalah perguruan yang berbasis jenis beladiri dari china, sehingga pengguna tombak mereka juga sangat kuasai. Sehingga boni mulai membawa mereka ke dojo dan melihat bagaimana teknik pertarungan.
Hingga akhirnya Mereka memutuskan Kalau orang yang akan melawan Reyhan adalah orang orang yang sepertinya sudah berada dalam level instruktur dalam Padepokan tersebut.
Untuk orang orang yang dipilih oleh Boni tidak lain karena permintaan dari para pemimpin mereka sehingga ini adalah syarat kalau Reyhan ingin menjadi lawan bertarung.
Saat Aether Muncul, dengan sebuah tombak Kayu yang dia ambil di pintu. Ia mulai menyuruh para penantang untuk maju.
Satu persatu dari mereka dikalahkan oleh Reyhan, ada 4 murid yang reyhan kalahkan sedang ada lima murid yang tersisah untuk mereka lawan. Terlihat kalau para intrust ini lebih berpengalam untuk bertarung melawan Reyhan.
Tapi tetap saja satu persatu mereka dikalahkan oleh Aether, Pemimpin mereka saat itu yang datang kesana untuk menghentikan anak-anak mengamuk dalam tempat seseorang, malah terkejut saat melihat Reyhan bertarung.
“IA terlihat seperti pemula tapi Gerakannya dan cara mengencangkannya sudah sangat terstruktur sehingga itu dengan mudah mengalahkan lawan-lawannya,” gumamnya dalam hati melihat cara bertarung dari Reyhan.
“jika ini terus berlanjut padepokan akan mendapat pendapat buruk dan stigma lemah dari masyarakat, “ Ucapnya kepada para muridnya.
Karena kejadian sudah seperti ini master dalam segala master dalam ilmu menggunakan tombak dari indonesia akhirnya keluar.
Ia berjalan kesana dan mulai memegang tombak dan mulai mencoba untuk mengagungkannya, setelah itu ia mulai mengambil tombak lainnya dan melampirkan itu kepada Reyhan.
“Untuk kemampuanmu menggunakan sebuah tombak Kayu hanya akan membatasi potensimu,” lanjut sadex.
Pria itu bernama Sadex satunya satunya orang yang ada di indonesia yang mendapatkan gelar Doktor hanya karena kemampuannya dalam ilmu beladiri, ia sangat terkenal karena sering mendapatkan medali saat ia masih aktif menjadi seorang atlet wushu.
Untuk aksinya itu ia mendapatkan banyak penghargaan dari pemerintah hingga sekarang dari ia dapat membentuk sebuah padepokan yang cukup besar dan menghasil atlet atlet wushu yang bertarung di kancah dunia.
Tentu dalam ilmu wushu tidak hanya ahli dalam penggunaan tombak sehingga Aether masih bisa megahkannya mereka dalam pertarungan tombak walaupun banyak yang ia kalahkan adalah orang orang yang biasa melakukan pertarungan dalam pertandingan militer.
Sebuah serangan tusukan lurus yang mengarah ke jantung reyhan berhasil di tangkis, walaupun terlihat Reyhan terkejut akan serangan tersebut, tapi serangan dari Sandex tidak berakhir dari situ saja, tombak itu langsung kembali diputar menuju atas kepala reyhan dan berusaha melakukan serangan vertikal.
Serangan itu cukup membuat reyhan berlutut karena besarnya tekanan yang Sandex berikan kepada Reyhan. dalam momentum tersebut Sandex terus lancarkan serangan baik itu dari tusukan atau ayunan seperti tadi.
“ada apa sepertinya kau cukup terkejut setelah bertarung menggunakan tombak sesungguhnya,” ucap sandex.
“Untuk ukuran orang tua sepertinya kau Cukup bawel,” balas reyhan yang sedikit Jengkel dengan ucapan ucapan dari Sandex yang dari tadi cukup membuatnya jengkel.
Melihat pertarungan yang seperti ini, Vanesa dan para karyawan yang lain sedikit khawatir, ia bahkan menyuruh boni untuk menghentikan pertarungan tersebut.
Topi Boni beralasan kalau ia tidak bisa hentikan pertempuran jika pertarungan sengit itu, walaupun sebenarnya Jika boni ingin ia bisa saja menghentikan pertarungan tersebut.
Dilain pihak ia juga sangat mengerti reyhan, walaupun ada beberapa luka yang dihasilkan dalam pertarungan tersebut mereka semua bisa melihat ada sebuah senyum yang keluar dari mulut reyhan seolah olah mereka sangat menikmati pertarungan tersebut.
Bahkan di pihak seberang juga berpendapat hal yang sama mereka tidak pernah melihat kalau gurunya sudah lama tidak mengeluarkan ekspresi yang seperti itu sehingga mereka sangat erat untuk menghentikannya
Seberapa hebat pun Reyhan tentu ia tidak bisa mengalahkan sandex setelah beberapa saat akhirnya ia terlihat kelelahan dan akhirnya tumbang. Yang memang dari awal Sandex terlihat menahan diri itu terlihat ia hanya sedikit mengalami luka sedangkan reyhan beberapa luka sayatan sudah ada dalam tubuhnya.
“Kau hebat, bagaimana kau bisa segitu hebatnya walaupun kau terlihat tidak tergabung dalam sebuah dojo?” tanya sandex kepada Reyhan.
“Kau tahu Vof, dan jika kau tahu aku berlatih disana dan akan ada banyak lawan yang mengerikan dalam tempat tersebut ucap Reyhan yang berusaha berdiri.” Balas Reyhan.
Selanjutnya ia permisi untuk dan menyuruh Boni untuk mengurus Sisanya, dan ia mempersilahkan Jika mereka berniat untuk menjadi teman latih tanding mereka bisa mengurus jadwal dengan rachel atau yang lainnya.
Vanessa cukup cekatan dengan mengambil beberapa obat dari Obat p3k, dan berusaha mengobati reyhan dari luka luka itu.
“Jika kau terus seperti ini aku tidak terkejut jika nantinya kau mati mudah,” Ucap Vanessa mengomel.
“luka ini tidak seberapa dari berusaha menahan tabrak dari sebuah truk,” ucap reyhan dengan sedikit bercanda.