VOF (The Legend of Spear Master)

VOF (The Legend of Spear Master)
respek untuk reyhan



Reyhan dan Vanessa terlibat pembicaraan intens, karena selanjutnya ini akan menjadi pembicaraan yang lumayan  panjang, pasalnya reyhan menanyakan bagaimana perkembangan perang yang ada di tempatnya.


Mia penjelasan kalau sebuah kekuatan besar telah muncul untuk menghentikan para orc  untuk semakin bergerak untuk memperluas wilayahnya.


“Maksudmu pasukan orc itu dihentikan oleh hanya tiga orang npc yang berlevel Tinggi,” Tanya Reyhan.


“Seorang Swordman, penggunaan Tato elemen, dan seorang mantan Archbishop,”  balas Vanessa, dan menyuruh salah satu staf yang ada di sana menunjukkan reyhan rekaman kemunculan 3 orang tersebut.


Mereka menjelaskan kalau mereka membentuk sebuah organisasi yang berisi para npc kuat  yang kalau tidak salah namanya Whitehouse,” vanessa terus menjelaskan sampel Aether melihat kekuatan mereka.


“Jadi berapa banyak Guild yang akan bergerak menuju perang melawan para Goblin?”  tanya Reyhan.


“Kau bisa menebaknya? Ada sekitar tiga  guild dan salah satunya arjuna juga akan mengirim atau akan ikuti sendiri dalam perang itu.”


“Dari awal ini terjadi aku sudah menyarankan Kalian untuk menyerang para Goblin, yang membuat ini ribet dari Awal itu kalian, kalau Para goblin dikalahkan diari awal hal ini sudah selesai dan para profesional tidak di kejar oleh para pendatang baru,” balas Reyhan.


Dari awal ia sudah menyuruh Vanesa untuk berfokus kepada para goblin karena i tahu walaupun kerjaan orc itu besar Ia tidak akan  terus dibiarkan bergerak oleh apra npc kuat yang ada di dunia ini.


Semua orang yang ada disana melihat reyhan dengan aneh, “Kenapa kalian tidak percaya kalau aku sudah menebak ini dari awal?” ucap reyhan.


Segera mereka mendapatkan balasan tentang Dari Awal Reyhan sudah menyarankan kepadanya untuk membiarkan para orc itu berjalan sesuai dengan jalurnya. Sehingga saat ia melihat para Pemain dari guild guild besar terus mengeluh tentang kekalahan demi kekalahan yang dia terima ia hanya tersenyum.


Mereka bahkan harus mengeluarkan masing-masing kartu as yang mereka miliki  untuk mengalahkan para Orc yang pada akhirnya mereka hanya menjadi bahan olok olokan para orc yang ada disana.


Yang membuat Jengkel akibat aksi dari para pemain seperti ini, membuat Jalan cerita yang seharusnya gampang untuk dicerna menjadi kacau dan semakin tidak bisa dikenali.


Jika mereka melakukannya dengan benar mungkin ia tidak harus gila gilaan di sana untuk hanya menyelamatkan berbagai penduduk,  jadi jika ia menggantinya terkadang ia memang sangat jengkel karena hal tersebut.


“Kalian semua kumpul!” teriak reyhan cukup keras.


Segera mereka semua berkumpul dalam suatu rapat yang ada di rumah ini,  disana ada sebuah monitor yang ingin dia perlihat bagaimana kondisi dari Gereja freya sebelum kedatangannya dan setelah ia membawa Bruce kesana.


Anak-anak yang ada disana tidak mengerti Alasan reyhan melakukan ini, “sebenarnya aku terlibat dalam sebuah perjanjian aliansi dengan mereka, aku ingin mendengar pendapat kalian  tentang apa yang harus aku lakukan terhadap aliansi ini atau apa lebih baik aku keluar dari sana, ini sebuah berhubungan dengan Partner yang harus kita ajak kerja sama  di dalam Vof.”


“Menurutku jangan, karena pasti itu akan menjadi lokasi yang bagus untuk menjadi markas, tapi tentu kita akan banyak berkorban Untuk hal tersebut.”


“Kau gila jika harus meninggalkan Gereja itu apalagi jika kau sudah memiliki hubungan 100% dengan Archbishop yang ada disana,” balas Vanesa yang menjelaskan bagaimana Sulitnya untuk mendapatkan kepercayaan dari seorang archbishop.


“Aku akan mengirim beberapa orang dalam Guild Ku untuk masuk kesana untuk membantu perkembangan,” balas Vanessa menawarkan kepada Reyhan.”Kalau tidak bisa jangan dipaksakan karena Archbishop itu cukup keras kepala,” balas nya atas perkataan Vanessa.


Saat berada dalam Keadaan Rapat ada  salah satu hp dari seseorang yang bergetar sehingga mereka memeriksa nya dan melihat bahwa hp tersebut adalah hp dari Reyhan itu sendiri yang ternyata lupa Ia matikan..


Reyhan ingin mematikannya, tapi setelah melihat nama orang yang ada dalam kontak tersebut, ia terpaksa meminta izin untuk mengangkatnya, itu tidak Lain adalah joker.


“Halo bocah maaf mengganggu tapi aku berada saat berada di tempat dimana kau berada dalam Vof tapi orang orang yang ada di desa itu tidak membiarkan ku masuk bersama dengan pasukan yang aku miliki,” ucap Joker yang langsung ke to the point.


“Ok aku akan segera kesana,” Balas Reyhan yang juga langsung ke intinya dan mematikan telponnya.


Reyhan langsung membubarkan rapat dan menyuruh mereka kembali ke tempatnya sedangkan ia  berlari menuju ruang dimana mereka bisa login, Vanessa sempat bertanya ada apa, tapi ia mendapatkan jawaban dari pertanyaan itu.


Saat mereka juga berniat untuk kembali  bekerja, “ KAK mungkin ini pertanyaan yang tidak Sopan, tapi kenapa kau memilih untuk bekerja dengan orang sepertinya, sedangkan Ayahmu memilih sebuah perusahaan yang Cukup besar dan menjadi tempat yang layak untuk ditempati bekerja,” tanya Rachel.


Mereka semua yang ada di sana pasti mengenal Vanessa, dan kebanyak dari mereka adalah orang rekrutan dari Tim Vanessa sehingga mereka bertanya tanya kenapa Vanessa memilih untuk membuat sebuah kerja sama dengan orang yang tidak memiliki nama.


“Apa menurutmu, atau kalian orang itu tidak pantas untuk diikuti?” bukanya bertanya Vanessa malah bertanya balik tentang reyhan kepada mereka.


“Bukan begitu, tapi Jika dibandingkan dengan Anda tentu ia belum bisa di katakan sebanding,” kini dainela yang menambahkan pertanyaan dari Rachel.


“Reyhan adalah seseorang yang memiliki kemampuan untuk belajar dengan cukup cepat, walaupun sekarang ia  terlihat kurang berpengalaman ia akan terus berkarya membuat dirinya menjadi pemimpin terbaik,”  balas Vanesa, itu terbukti dengan Reyhan yang beberapa kali terlihat berusaha membaca Kiat kiat mebangun sebuah perusahaan.


“Yang pernah aku dengar dari ibuku, reyhan adalah seseorang yang cukup lama hidup sendiri tambah merasakan ada seseorang yang memperhatikannya,, sehingga ia sebenarnya akan sangat berat dalam menerima bantuan seseorang, sehingga aku tidak marah saat ia menolak mentah mentah bantuan dari ayahnya,”  jelas Vanessa kepada orang yang ada di dasana tentang bagaimana Raihan sesungguhnya sehingga bahkan Mila sangat suka dengan orang itu.


Sebenarnya jika ada seseorang lagi yang sangat menyukai Reyhan, itu adalah Ibunya setelah mendengar kalau Ayah Vanessa memberikan berbagai konsol gir kepada Tempat Vanesa ibunya sangat marah karena merasa mereka sama sekali tidak menghormati reyhan dengan segala prinsipnya.


Sehingga setelah mendengar Reyhan Marah, akan hal itu ibu Vanesa langsung menelpon Reyhan Dan meminta Maaf tapi menyarangkan Reyhan untuk mengambil hadiah tersebut.


Semua orang mengangguk mendengar cerita dari Vanessa Awalnya mereka hanya mengira kalau Vanessa telah jatuh hati kepada Reyhan namun setelah mendengar cerita dan penjelasan dari Vanessa mereka mengerti dan akan semakin menghormati Reyhan.