VOF (The Legend of Spear Master)

VOF (The Legend of Spear Master)
babak baru melawan demon



Terlihat  Beberapa prajurit yang dia miliki lumayan ketakutan melihat lawan yang mereka akan hadapi, terlihat kekuatan mereka jauh lebih dari mereka sedangkan jumlah mereka saat ini dari awal sudah kalah jauh.


“Wahai saudara- saudaraku aku tahu kalian akan sangat takut dalam menghadapi para demon yang ada di depan kita, tapi Jika kalian takut itu malah akan membuat mereka lebih mudah untuk mengalahkan kita, “ ucap Aether memberikan sebuah Pidato.


“Kita adalah para prajurit dari Negeri para elf  yang sudah sangat makmur, negeri yang sangat aku cintai, bahkan para elf yang kucintai masih berada dalam dinding dari tadi sudah berusaha kita lindungi,” Aether masih terus mengatakan apa yang dia ingin katakan.


Para prajurit yang ada disana juga terus mendengarkan apa yang Aether katakan dan bersiap siap jika para demon itu datang untuk menyerang mereka.


“Jadi, disini aku rahim elf yang mendapatkan nama sebagai barier lord, tidak akan mati sebelum bisa membunuh puluhan demon yang ada di hadapanku!” ucapnya terdegar sangat menyakinkan.


“aku boston, tangan kanan dari tuan ku rahim, sudah sangat puas jika mati dalam medan perang ini, tapi jika itu terjadi akan membawa sebanyak mungkin demon ini bersama denganku,”


“aku adalah prajurit dari negeri para elf tentu tidak takut akan mati bersama dengan saudara ku yang sangat hebat,”


“sangat disayangkan aku belum merasakan kenikmatan dari tubuh perempuan elf, tapi aku sudah cukup senang, setidaknya kalau aku berhasil puluhan elf bahkan ratusan akan meninggalkanku.


“Untuk yang tadi, jika Kau selamat dari perang ini, aku berharap kamu bisa tinggal di tempat  hiburan dan puaskan dirimu dengan berbagai elf yang kau inginkan,” balas Aether yang segera membuat semua elf yang menjadi pasukannya menjadi kembali bersemangat.


“Kami juga jedral,” semua orang semakin bersemangat.


“Jika memang kalian selamat dalam medan ini, aku akan menggunakan semua uang yang aku dapatkan dalam medan perang ini untuk mentraktir kalian dalam mencoba menikmati kehidupan.” Balas Aether dengan acuh tak acuh.


Ia terdegar sangat baik karena ini bukan tubuhnya dan tentu jika ia hars menaraktir mereka semua ia tidak mengunakanna Sehingga ia sangat lancar untuk menartir semua pasukan yang ada disana.


para archer dan para penyihir mulai ngeyel untuk mendapatkan jatah juga, “Pokoknya jika berhasil dalam tugas ini, aku akan berusaha membuat kalian semua senang,” balas Aether kepada mereka semua.


Para demon adalah tingkat evolusi terakhir dari para skelton dan makhluk sejenisnya, sehingga mereka memiliki karakteristik kekuatan mereka, dan yang semakin berbahaya adalah misalkan salah satu dari mereka memiliki jiwa pendekar kelas tinggi sebelum ia di bangkitkan saat ia sudah menjadi seorang demon semua kemampuannya sebelum mati telah kembali dan bahkan meningkat ke tingkat yang lebih baru sehingga dari awal memang sudah sangat sulit untuk menghadapi mereka, apalagi dari awal Tentu orang yang membankitkan mereka sudah memilih yang terbaik untuk di bakitkan.


Mungkin satu satunya yang bisa mereka syukuri adalah sepertinya para demon yang  baru saa bangkit memiliki ego mereka masing masing jadinya mereka tidak akan terorganisir dengan baik Sehingga mereka masih ada kesempatan untuk melawan para demon ini.


Ada beberapa jenis demon yang terlihat, Jenis pertama Demon besi, sesuai dengan namanya ia memiliki tingkat kekuatan yang sangat tinggi karena kulit dan tubuh mereka memiliki struktur besi  dan kebanyakan dari mereka adalah para knight dan para petarung garis depan.


Ketiga, ada demon api,  sesuai dengan namanya struktur tubuhnya memang terbuat dari api, dimana para demon ini kuat dalam bertarung jarak jauh, tapi saat masuk dalam pertarungan jarak dekat ia juga tidak akan kalah dengan mudah.


Sebenarnya masih ada beberapa jenis lain seperti *** demon, yang memiliki kekuatan yang  tidak kalah mengerikannya.


Mereka terus melihat para Demon itu bangkit karena melakukan apapun itu percuma mereka hanya tersu elihat kebankitan dari para demon yang ada disana. Dan mempersiapkan diri mereka untuk berperang.


“Bagaimana, apa sudah ada kabar dari markas pusat!” ucap aether kepada orang orang nya.


“Belum, sepertinya mereka juga sibuk untuk melawan para demon yang sudah bangkit, dan terakhir kali kami dengar sepertinya sang Raja asura saat ini sedang sibuk karena ia yang sudah berhadapan langsung dengan dalang dibalik semua ini,” lapor salah satu prajurit yang memang ditugaskan untuk berhubungan dengan para orang yang ada di pusat serangan.


“Apa tidak ada tim yang bisa memberikan bantuan,” lanjut aether.


“selain markas pusat, berbagai area lainnya masih di sibukkan dengan serangan para apsukan immortal yang pertama sehingga kemunkinan kita tidak bisa menharapkan apa apa dalam serangan ini.”


Mendengar ini Aether hanya tersenyum, pada akhirnya ia sudah menebak kalau akan terjadi seperti ini, karena ini misi yang sangat sulit sehingga penyelesaiaan tentu tidak semudah itu.


“Aku ingin para penyihir memiliki mobilitasnya sendiri untuk menyerang, hindari melakukan sebuah bertarung satu lawan satu dengan musuh, untuk  archer, jika bisa cobalah untuk bertarung dengan terus menjaga jarak dengan musuh dan pancing sebanyak mungkin kepadamu sehingga para Penyihir dapat melakukan tugasnya dengan lebih baik, dan yang terakhir sisanya usahakan untuk tidak mati,” ucap Aether dan sema orang segera menyerang para demon yang ada di depan sana.


Saat pertama kali di bankitkan para demon itu masih kebingungan karena igatan mereka sebelum di bankitkan masih bergabung dengan igatan mereka saat yang sekarang sehingga berusaha memanfaatkan kesempatan  untuk menyerang.


Sessuai dengan rencana awal mereka segera bertarung , para petarung jarak dekat segera mengambil musuh mereka masing masing masing, Aether juga tidak mau ketinggalan dengan segera melancarkan serangan penuh kepada kepada beberapa demon sehingga mereka segera berusaha menyerang balik kepada Aether.


Aether berusaha sebaik mungkin untuk menghandle sebanyak mungkin demon yang dia bisa sehingga para prajurit yang dia miliki tidak terlalu repot dengan perbedaan kekuatan yang terlihat banyak itu.


Mereka sudah dikejar oleh waktu dan mereka tidak bisa sembarangan sehingga dari awal mereka sudah habis habisan.


Aether juga tidak melakukan kemampuan tatonya karena IA sudah tahu kalau para demon ini dibentuk oleh sebuah kristal yang hampir sama dengan yang  di awal sehingga itu hanya akan membuang tenaga nya jika ia terus  berusaha menggunakan kemampuan tato yang dia miliki.