VOF (The Legend of Spear Master)

VOF (The Legend of Spear Master)
mendapatkan lawan sebanding



[Bos kami sedang sibuk] tulisnya disana, semua orang tidak tahu harus berkomentar apa namun terlihat Vanesa tidak menanyakan pendapat kepada mereka karena setelah menulis itu ia segera mengupload video yang ada.


“Sudah selesai bukan, aku tahu bos kalian yang pelit itu tidak membawa oleh oleh, sehingga saat bos kalian itu sedang Sibuk mari menikmati ole -ole yang aku bawah,” ucap Vanessa tersenyum yang mengatakan kalau di mobil ada beberapa ole-ole yang ia siapkan kepada mereka .


Dan sesuai dengan apa yang dikatakan vanessa mereka segera menikmati ole- ole yang vanesa Bawa, tentu kecuali Orang yang bertugas sebagai operator  yang hanya berteriak untuk menyimpan nya beberapa Makanan.


Saat mereka menikmati, satu persatu pengunjung dari channel Aether mulai menonton Video yang baru saja mereka upload, awalnya mereka hanya penasaran apa yang terjadi hingga di judulnya  tertulis kalau os mereka sedang sibuk.


Tapi saat membuka nya Ia sudah disambut oleh pidato sang asura yang siap berperang dengan para Pasukan immortal milik Barkan.


“Ada apa ini, kenapa mereka terlihat seperti seorang npc level 1000 an,”


“Jika dilihat dari Judulnya Sepertinya Aether mendapatkan misi dadadakan,”


“untuk yang diatas kami tahu semua itu, tapi bagaimana mungkin ada sebuah misi Seperti ini, ini adalah pertarungan para Npc Puncak kalian lihat saja pemimpin mereka bukankah itu sudah hampir mencapai 1000 an.”


“Berhentilah berdebat, lihat apa yang Aether inign perlihatkan kepada kalian.”


Setelah sedikit melihat bagaimana pidato sang Asura, video Segera berpindah ke pidato Aether yang berada dalam tubuh Rahim, sebenarnya kalau para penonton melihat video ini dengan baik maka mereka akan tahu mana yang Aether.


Karena di awal ia sudah menjelaskan apa yang Aether masuki hingga ada sebuah pertunjukan seperti ini, bahkan di deskripsi ia juga menjelaskan apa yang terjadi.


Semua yang terjadi terlihat masih sangat Normal hingga Aether memperlihat kemampuan dari Barier lord, dan terakhir Ia terlihat memperlihatkan  bagaimana kekuatan tato yang sebenarnya.


Sebenarnya apa yang akan membuat Pertempuran ini Akan menjadi sangat spesial, karena di dalam pertempuran ini akan memperlihatkan bagaimana penggunaan Tato dalam keadaan terkuatnya, sehingga tentu akan membuat semua orang ingin melihatnya.


Yang menjadi daya tarik disini adalah bagaimana ada banyak pengguna tato disini ti, di tempat Aether saja ada 10 tato yang sudah dalam yang siap untuk memperlihatkan kemampuannya.


“Satu kata ini gila sih,”


“aku tahu kalau tidak mungkin pasukan yang akan menyerang takkalasi  sekuat ini,  tapi melihatnya saja sudah membuatku kebingungan bagaimana cara untuk mengalahkannya.”


“Aku jamin para guild kelas atas keringat dingin melihat ini,”


“Ini benar -benar menjadi hiburan saat level para pemain sedang mengalami stuck di 400.”


Saat melihat komentar dari video tersebut semakin rame, Vanessa akhirnya ikut berkomentar, “seperti yang terlihat Karena Bos kami yang sedang Sibuk dengan tugasnya disana kemungkinan besar Aku yang akan memandu kalian dalam perang yang akan terjadi di desa, mungkin Aku tidak sebaik Aether dalam medan perang, tapi aku harap kalian bisa memakluminya.”


 Komentar tersebut segera di sematkan oleh admin yang bertugas menjaga akun dari Aether sehingga semakin banyak orang yang membacanya.


Lagian sebenarnya banyak orang yang mengerti apa yang menjadi keputusan dari Aether mau dilihat dari segi manapun Misi yang Aether lakukan sekarang terlihat lebih memukau dari pada pertempuran yang akan terjadi di desa.


Tapi melihat Jika Aether yang tidak ada disana,apalagi kelompok aether  yang tidak menerima bantuan dari para Guild yang ada di Maritengae membuat semakin banyak penonton yang meragukan kalau orang -orang di desa takkalasi bisa memenangkan pertempuran.


Vanesa mungkin Hebat, tapi sekarang Ia bukan lagi anak tuhan dari gereja Matahari Sehingga Ia sekarang tidak lebih dari seorang Priest yang hanya bisa memberikan bantuan dari belakang.


Walaupun saat ini lawan mereka adalah mahluk  kegelapan yang sangat lemah terhadap sihir cahaya, sebagai seorang priest mereka sedikit meragukan kalau Vanesa bisa berbuat banyak dalam medan perang yang akan datang.


. . . . . . . . . . . . . .


Kemabali lagi dalam permpuran yang Aether lakukan,  terlihat semua orang yang ada disana masih berjlan sesuai dengan apa yang di harap kan tapi satu hal yang aneh Adalah pempin mereka saat ini terlihat belum bergerak seolah olah memberikan tantanggan kepada Aether untuk bergerak juga.


Dan tidak lama mereka akhirnya mengetahui apa yang terjadi, satu persatu dari rencana Aether mendapatkan konter alaminya.


Yang pertama kali terlihat adalah elf yang memiliki kekuatan tato teleporter segera dihentikan, dimana Elf itu terlihat disulitkan oleh seorang demon yang memiliki kekuatan hampir sama dengannya.


Seperti yang ditugaskan oleh Aether, elf itu berusaha mengacaukan medan perang dengan terus memindahkan setiap Archer sehingga mereka bisa menarget para demon yang ada disana.


Tapi semenjak beberapa saat yang lalu setelah salah satu demon itu bergerak, Hampir tidak ada satupun dari Archer yang bisa mengenai target buruannya.


Setelah Aether melihat medan perang sepertinya ada salah satu dari mereka memiliki kekuatan untuk mempercepat sesuatu sehingga target dari para archer menjadi terus meleset dengan salah satu mereka membuat rekan rekannya menjadi lebih cepat.


Tidak hanya Sang teleporter yang mendapatkan lawannya berbagai orang- orang kuat dari berbagai jendral sepertinya mendapatkan lawan untuk bertarung satu lawan satu Sehingga medan perang terlihat kembali kacau balau.


“Mereka ingin pertarungan satu lawan satu, turuti permintaan mereka,” ucap Aether kepada rekan rekannya.


Aether saat ini tidak bisa maju karena ia harus mengontrol pasukan yang memang jika mereka bertarung satu persatu maka mereka akan kalah jumlah sangat para.


Sehingga Aether sangat diperlukan untuk mengatasi hal itu dengan skil Wififnya ia menjadi bantuan yang sangat di perlukan oleh pasukan elf ini.


Ia melakukan ini karena melihat pemimpin utama musuh hingga saat ini belum bergerak  sehingga Sampai saat ini Aether berusaha untuk memanfaatkan kesempatan yang ada untuk membuat perbedaan sebanyak Mungkin kepada musuh sehingga saat waktunya tiba Aether tidak perlu khawatir kepada para prajuritnya.


“aku bersumpah kesalahan terbesarmu adalah Membiarkan aku melakukan semua ini dengan mudah,” ucap Aether Dalam hati.


Yang Aether harapkan saat ini adalah sebuah cela dimana ia bisa membuat salah satu jendral utama mendapatkan kemenangan yang mudah sehingga ia bisa membuat waktunya berhadapan dengan orang itu menjadi lebih luas.