VOF (The Legend of Spear Master)

VOF (The Legend of Spear Master)
mulai bertarung



Untuk melengkapi pasukannya Aether telah mengirim pesan kepada piko, untuk mengirimkan beberapa priest pemula untuk bergabung dengan pasukan yang akan dia pimpin.


Setelah beberapa hari menunggu Akhirnya priest tersebut datang diantar oleh monster yang dimiliki renata, ia juga telah mendapatkan Pesan dari renata kalau selama beberapa hari ke depan yang mungkin tidak Aktif bermain karena akan ada beberapa konser yang harus ia jalani.


Renata Juga sempat bercanda tentang  ia mungkin ia yang tidak bisa hadir dalam acara peresmian dalam perusahaan yang akan dijalankan bersama dengan Vanessa.


Tapi respon dari Reyhan hampir membuat Ia melepar hpnya karena saat ituReyhan Malah membalas, “Tidak masalah aku juga mengerti kalau kau adalah artis dunia yang pasti sangat sibuk.”


Padahal ia berharap Kalau Reyhan akan memohon kepadanya untuk ia mengikuti acara tersebut,  saat ia menceritakan itu kepada Vanesa ia malah diketawain habis habisan.


“Jika aku tidak pernah mendengar kalau Anak itu pernah pacaran, mungkin aku sudah berpikir Kalau reyhan adalah seseorang yang menyukai sesama jenis,”  gumamnya pasalnya  belum pernah ada orang yang memperlakukannya seperti ini.


Tapi perilaku Reyhan yang seperti ini membuat renata semakin nyaman untuk berteman dengan laki-laki tersebut, karena merasa diperlakukan sebagai orang biasa tanpa embel embel seorang artis papan atas seperti kebanyakan orang yang dia kenal.


 Karena pasukannya yang semakin Komplit, Aether semakin giat untuk melancarkan serangan kepada Para goblin yang ada di sekitar, hingga ia mendapatkan sebuah pangilan dari  atasan Kalau mereka telah berkumpul dengan yang lainnya dan bersiap untuk melakukan serangan kepada pihak goblin yang mereka incar.


Saat masuk dalam kamp militer yang telah terbentuk, orang orang dari kelompok Aether terus mendapatkan pujian karena aksi aksi yang dia lakukan, yang membuat Aether terkejut pasalnya orang yang menjadi jendral utama dalam pasukan ini tidak lain adalah sAnggara.


Orang yang sama yang menjadi ketua pasukan saat ia mendapatkan misi menjadi koki pasukan  dari Disu. Sanggara sepertinya Juga masih mengenali Aether sehingga pembicaraan mereka sedikit melebar.


Hingga mereka masuk dalam topik pembahasan utama, tentang masalah perang yang mereka akan hadapi saat ini, Sangara mulai menceritakan Bagaimana kegagalan demi  kegagalan mereka dapatkan sehingga jumlah mereka seharusnya cukup untuk melawan para Goblin kini berkurang hingga 30%.


Perkiraan pasukan yang akan sampai di medan perang ada kurang lebih 10000 termasuk dengan pasukan bantuan yang akan dipimpin olehnya  tapi karena jendral sebelumnya mendapatkan masalah dalam serangannya banyak dari mereka yang terbunuh  hingga sekarang sanggara yang akan bertugas memimpin semua ini.


“Jika kau percaya padaku, berikan  aku 1000 pasukan maka aku jamin bisa memberikanmu sebuah keajaiban.”


Terdengar Aether terlihat sangat percaya diri dengan apa yang dia omongkan, ia ingin Segera memberikannya kenaikan jabatan untuk memimpin 1000 orang dan memimpin pasukan berani mati itu untuk membuat saragan kejutan dari Belakang sehingga perhatian para Goblin itu bisa teralihkan.


ACHIEVEMENT: MENJADI PEMIMPIN PASUKAN ALIANSI.


PRADA.


Selamat anda telah mendapatkan promosi jabatan terhadap aliansi , kini anda dapat memimpin sebanyak 1000 prajurit dalam berperang


Hadiah : Poin kontribusi


Sebuah pemberitahuan muncul bahwa ia telah dinaikkan jabatannya, ia tahu kenaikan jabatannya dipengaruhi karena ia memang mengenal Sangara, dan Sangara tahu kalau Aether sangat kuat, ia pada dasarnya adalah buah dari Disu yang seharusnya tahu apa yang telah ia lakukan saat berada di kota.


“Aku berharap Kalau apa yang kau katakan memang bisa berhasil,” ucap sanggara kepada Aether.


Semua orang yang menjadi bawahannya kini mendapatkan kenaikan jabatan,  sehingga nantinya Aether dapat mudah untuk mengontrol mereka. Termasuk dua orang yang menjadi wartawan yang dulu ia selamatkan.


Untuk para prajurit yang ia tahu adalah seorang pemain ia lebih dulu bertanya kepada mereka apa mereka  akan lanjut, karena saat ini ada kemungkinan kalau mereka akan mati dalam pertempuran tersebut.


Sesuatu yang tidak terduga, adalah tidak ada satupun dari mereka yang berusaha keluar dari pasukannya, dan berterima kasih karena berkat Aether mereka bisa bertarung dengan semakin baik.


Aether sama sekali tidak membedakan antara para pemain dan Npc, jika Ada waktu saat sedang beristirahat,  Aether sering menggunakan waktu itu, untuk meningkatkan cara bertarung dari para pasukannya.


Sehingga banyak orang yang terbantu dengan Aether yang seperti ini dan membuat Aether semakin di hormati mereka, dan saat Aether meminta seperti ini tentu mereka sangat berat hati untuk meninggalkan Aether, dan merasa sangat terhormat jika mereka bisa mati bersama dengan orang terhormat seperti Aether.


Setelah semua orang sudah setuju, Aether mulai berdiri dihadapan  pasukannya dan melakukan perjalan menuju lokasi selanjutnya, karena memang pertempuran akan segera dilakukan dan terlihat para goblin juga mulai keluar dari kamp pertahanannya.


Dan sesuai dengan info yang mereka dapatkan, tentang jumlah para Goblin ini jauh lebih banyak dari mereka, sehingga beberapa orang dari pasukan yang baru bergabung dengan nya terlihat sedikit ciut, mungkin untuk orang orang yang sudah lama mengikutinya mental mereka sudah cukup terlatih karena berbagai pertempuran gila yang akan mereka lakukan bersama dengan Aether.


“apa kalian takut?” teriak Aether yang melihat ekspresi dari pasukannya.


Namun tidak ada yang menyampuli teriaknya, “Sekali lagi kutanya apa kalian takut?” terdengar suara Aether yang semakin keras.


“Kami semua takut jendral!!” teriak salah satu orang yang sepertinya satu salah satu orang yang mengikuti Aether dari Awal.


“Sama aku juga, apalagi aku yang belum menikah, tentu masih ingin merasakan kenikmatan itu,” Balas Aether.


“kita semua disini dengan berbagai tujuan, mungkin masih banyak diantara kalian memiliki keluarga  yang menunggu di rumah, atau memang Cuma berniat untuk membalas dendam karena apa yang terjadi saat ini, tapi satu hal yang pasti Apa kalian ingin melihat kekejaman para goblin itu terus berlanjut, lihat bagaimana mereka memperlakukan manusia, yang aku tahu jika kita tidak menghentikannya disini ada kemungkinan mereka akan sampai di tempat keluarga klien yang masih utuh.”


Aether memberikan beberapa slogan kata motivasi, dalam pidato yang dia berikan kepada orang yang ada disana, dan menunjuk bagaimana para goblin ini memperlakukan manusia yang telah mereka bunuh.


Di dalam armor yang digunakan para goblin ada beberapa organ tubuh manusia yang digunakan sebagai aksesoris, seperti  telinga dan mata, sehingga memperlihat bagaimana kekejaman mereka terhadap para manusia yang telah mereka kenakan.


Kini benturan antara para pasukan para goblin telah terjadi pasukan yang berada di bawah pimpin Sangara berusaha melakukan perlawan sebaik mungkin, dan terlihat pasukan Goblin sangat meremehkan para Pasukan yang dipimpin oleh sangara.