VOF (The Legend of Spear Master)

VOF (The Legend of Spear Master)
skip



Reyhan terlihat berpikir sesaat, "kau tahu aku bukan?" Tanya reyhan sambil terseyum.


"Tentu, akan ada banyaran setiap pekerjaan bukan!" Balas isabela.


"Di jaman seperti ini akan sulit bekerja tampah imbalan bukan," lanjut reyhan.


Mereka pun berdiskusi cukup alot tentang masalah bayaran reyhan, reyhan bukanlah orang yang membutuhkan pekerjaan ini, jika bukanlah kenalan lama yang menawarinya maka ia cukup sulit untuk menerima tawaran ini.


Sedangkan isabela sendiri sudsh tahu kualitas dari reyhan, memang sangat di sanyangkan reyhan teryata belum memiliki ijazah sarjana, tapi dengan jabatannya yang sekarang walaupun sedikit sulit ia dapat membuat reyhan mendapatkan beberapa jabatan yang dia inginkan.


Setelah beberapa diskusi yang cukup alot sebuah keputisan akhirnya mereka dapatkan.


"Untuk merayakan pertemuan ini setelah beberapa tahun, bagaimana kalau kita makan bareng," ucapnya mengajak reyhan untuk makan bareng.


"Tidak masalah, selama kau tidak keberatan kalau akam ada berita seorang dosen baru tertangkap basah mengencangi salah satu murid barunya," ucap reyhan dengan sedikit bercanda.


"Kau tahu, leluconmun itu masih garing seperti biasa," balas isabela.


"Mungkin hanya kau yang berangapan seperti itu," ucap  reyhan mengikuti isabela.


Mereka pun menaiki mobil dari Isabela, dan Reyhan ditugaskan untuk mengemudi, dengan alasan ia saat ini belum terlalu hafal jalanan  yang ada di Makassar.


"Bagaimana kabar banjingan itu, apa dia masih merepotkan mu," ucap reyhan.


Mereka ini adalah kenalan di permainan sang penguasa, dan isabela adalah salah satu orang yang bertahan palig lama di dalam permainan itu.


Ia bahkan termasuk orang yang menjadi beta tester dalam permainan itu. Sehingga ia salah satu yang memberikan bantuan kepada reyhan dalam permaian itu.


Dan orang yang di madsud reyhan seorang bajingan tidak lain adalah pacar dari isabela, dan ia juga salah satu sahabat dari reyhan dalam permainan itu beberapa kali mereka harus bekerja sama untuk terus bertahan hidup dalam permainan itu.


"Keadaannya sangat baik, saat ini ia memiliki pekerjaan di arab saudi, sehingga ia tidak bisa ikut dengan ku kesini, padahal ia sangat ingin bertemu denganmu, bahkan ia berharap kalau akan ada beberapa pukulan yang bisa aku berikan padamu," ucap isabela.


"Dengan menjalani hidup yang damai seoerti itu apa kau masih nyakin mendaratkan pukulan kepadaku?" Ucap reyhan menantang.


Reyhan tahu mereka adalah pasangan tentara banyaran yang sangat ahli dalam perkelahian.


"Kata-katamu itu, seolah-olag kau hidup dalam medan perang di arab." 


"Setelah makan kita bisa mencobanya, aku dengar kau memiliki perusahan yang memiliki fasilitas  lengkap," ucapnya.


Hal ini mengkonfirmasi kalau ia sudah mengetahui bagaimana kehidupan reyhan disini.


Saat makan itu mereka banyak bercerita tentang masa lalu, dan pekerjaan mereka masing, seperti isabela, yang setelah terbebas dari deat game, ia menjadi konsultan pegembangan berbagai permainan yang berbasis virtuak reality.


Sedangkan kekasihnya, yang memilih menjadi pelatih beladiri di beberapa pihak militer di seluruh dunia.


Mereka yang terlalu menhabiskan banyak waktu,  sehingga saat sampai ia sampai di kantor waktu sudah menujukkan 18.00, tapi saat sampai disana ia menemukan masih banyak orang di kantor, entah itu menunggunya atau memang mereka masih ada beberapa pekerjaan yang harus mereka selesauikan.


"Bos bukankah ini terlalu cepat jika kau sudah membawa cewe pulang," ucap Nas.


"Salam kenal semua, aku isabela, seperti yang anak itu katakan aku adalah kepala jurusan di universitasnya sekaligus kenalannya di masa lalu."


"Hiraukan saja mereka simpan barang -barang mu disana, kita akan lasung mengadakan sparing, yang kalah teraktir makan satu bulan penuh di kampus." Ucapnya dan lasung menuggu isabela.


Saat isable bersiap-siap, ia tiba-tiba terpikirkan sebuah ide, "apa kalian bisa memberitahuku sedikit kebiasan reyhab bertarung, belakangan ini?" Tanyanya kepada orang orang yang ada disana.


"Aku tidak tahu ini bisa membantu atau tidak, tapi sepertinya belakangan ini reyhan sering kali menahan diri saat bertarung melawan perempuan," ucap daniela.


Jika ada perempuan yang sering berlatih bersama dengan reyhan itu hanya daniela, jadi ia satunya yang sadar kalau saat bertarung dengznya dan dulu pernah salah satu perempuan dari padepokan berusaha untuk melawan disana ia sadar kalau reyhan berusaha menahan diri, dengan tidak memuku


 Beberapa bagian tubuh khusus perempuan, "tidak, itu sangat membantu, jika kalian ingin melihat bos kalian kalah silahkan lihat kami bertarug," terlihat isabela sangat percaya diri dengan kemenangannya saat ini.


Jadihya mendengar itu, semua orang yang sudah berniat pulang kini berkumpul untuk melihat sparingan antara reyhan dan isabela.


"Kau tidak akan menagis kalau kau kalah bukan!"


"Apa kau ketularan kekasihmu yang banyak bicara itu, mulai lah perang mental sama sekali tidak berpegaruh padaku," balas reyhan santai.


Ini hanya sparingan tangan kosong, dimana boni seperti biasa menjadi orang yang bertugas untuk menjadi wasid dan menjaga agar sparingan ini tidak berakhir dimana mereka berdua bisa terluka parah.


Mereka pun mulai, reyhan lasung mulai dengan berusaha menjatuhkan isabela, dan dia ingin bertarung bawah. Tapi karena sudah menduga hal ini akan terjadi, isabela sudah siap untuk memberikan sebuah tendangan bawah kepada reyhan.


Beruntung itu masih bisa di hindari, tapi tangan reyhan yang harus jadi korban karena berusaha menhan tendanagan itu.


"Kau benar-benar tidak menahan dirinya!" Ucap reyhan melihat bekas tendangan bela yang meningkalkan bekas.


"Jika aku menahan diri, itu sama saja aku sudah kalah dalam pertempuran ini." Balas isabela 


"Ini baru permulaan kenapa malah kau yang banyak mengeluh," kini isabela yang mulai menyerang lebih dulu.


Basik beladiri isabela adalah teykondo, juijutsu,sehinga dalam setiap serangannya banyak mengunakan kombinasi tendangan dan kuncian.


"Apa kau yakin dengan apa yang kamu katakan tadi?" Tanya rachel kepada daniela.


"Selanjang hidupku aku baru melihat reyhan bertarung dengan dua perempuan, dan aku hanya menyampaikan menurutku," balas daniela.


Menurut daniela semua apa yang dia katakan belum tentu benar karena ia hanya tahu saat bertarung denganya, dan salah satu orang dari padpokan yang berada dekat sini.


Yang dia tahu kemampuan mereka jauh di bawah reyhan sehinga wajar kalau reyhan akan menhan diri, jadi ia tidak tahu kalau apakah itu masih akan sama jika orang itu memiliki kemampuan yamg setara dengannya.


Sebenarnya wajar kalau rachel bertanya pasalnya yang dia lihat saat ini reyhan terlihat sama sekali tidak menahan diri, namun mereka akhirnya menemukan letak kepercayaan diri dari seorang isabela.


Dimama saat itu terlihat reyhan berhasil memiliki sebuah kesempatan untuk mendaratkzn sebuah pukulan, di sana ia sedikit berhenti, karena saat itu ia hampir saja memukul bagian dada dari isabela.


Hal itu di manfaatkan dengan baik, dengam satu serangan cepat ia berhasil menjatuhkan reyhan, yang tentunya serangan itu tidak berakhir sampai disana, dimana terlihat isabela lasung memberikan kuncian di leher reyhan.


Mendapatkan kuncian seperti itu, reyhan lasung mengaku kalah, karena jika itu di lanjutkan, itu akan malah menakutkan untuknya, karena ia tahu babaimana jika isabela melakukan kuncian.