VOF (The Legend of Spear Master)

VOF (The Legend of Spear Master)
orang aneh



Hari itu tidak ada yang menarik, Reyhan juga tidak terlalu ingin menarik perhatian dengan membalas satu persatu dengan komentar yang berdatangan dengan sangat cepat setelah ia mengupload video terbaru yang dia miliki.


Dengan Kembalinya Reyhan  mengupload video terbaru secara perlahan video tersebut menjadi trending topik di dunia manya. Beberapa stasiun Tv  sedang berusaha menhubuginya,  Reyhan Sudah membaca Semua Pesan dari mereka.


Dan sampai saat ini sama sekali tidak ada yang menarik perhatiannya pasalnya kebanyakan dari mereka membuat Sebuah konten yang seperti yang ia berikan di Selama ini, dan  beberapa Lainnya melakukan Siaran langsung saat beraksi di pertempuran.


Dan baginya Semua itu sama sekali tidak menarik, walaupun ia harus akui kalau uang yang mereka tawarkan sangat menggoda.  Tapi Aether yang berpengalaman tau kalau Uang itu sama sekali tidak bertahan lama yang ia inginkan saat ini adalah melakukan hal hal yang menariknya menyenangkan dalam game ini.


 Sehingga setidak nya ia bisa bertahan lama dan tidak merasa jenuh untuk terus memainkannya, dan saat itu  masih bisa dimainkan karena menurutnya ada sesuatu saat ini  cepat atau lambat akan membuatnya merasa akan membuat setiap kegiatan menjadi sangat berat.


Dengan Sebuah keputusan berat, Reyhan lebih memilih untuk masuk Di vof, dan langsung menuju tempat  Moli, ia saat ini tidak memiliki pekerjaan saat ini, mungkin ia memang masih ada urusan dengan Aleta, tapi Setelah ia pikir lagi Ia memutuskan untuk tidak berurusan dengan laki laki tua itu.


Yang walaupun pada akhir kemungkinan terbesar ia masih akan bertemu di tempat Moli,  tapi saat sampai disana Ia malah menemukan priest Yang kalau tidak salah bernama Enzy.


Ia malah tambah penasaran karena Setelah ia bertanya ke Moli Seperti perempuan itu Sedang mencarinya. Ia meminta untuk Aether untuk melakukan sebuah pembicaran dengannya.


Aether sama sekali tidak terpikirkan Sesuatu, hingga akhirnya ia mengingat kalau ia mendapatkan Suatu benda yang seharusnya bisa berhubungan dengan Seorang priest.


“Seharusnya kau Sudah tahu kenapa aku menemuimu, tapi Sebelum itu biarkan aku memperkenalkan diri,” ucapnya memulai pembicaraan ia terlihat berusaha menenangkan diri dan menutupi kegugupannya di depan Aether.


Enzy mulai perkenalan dirinya terutama ia berasal  dari Sebuah gereja, yang bertugas mencari salah satu pusakanya, yang menurutnya pusaka tersebut adalah apa yang  Aether dapatkan dari membunuh ratu laba-laba.


“Apa yang membuatku percaya dengan semua kata-kata yang kau katakan?” Aether Sedikit memperhatikan ucapan dari Enzy.


“Aku mungkin tidak bisa membuat percaya, tapi jika kau memang memiliki tujuan untuk ke benua tengah kau bisa bertemu langsung dengan pemimpin gereja kami yang seharusnya kau percaya,” ucapnya yang kini mulai terlihat percaya diri, mungkin merasa kalau Aether terlihat dapat diajak berbicara dengan Baik.


“Yang ku inginkan untuk Semantara waktu, kau menjaga Barang itu supaya bisa sampai di gereja kami dengan aman,” lanjutnya kini dengan tatapan memohon.


Sebuah saran yang menurut Aether sangat menarik pasalnya ia memang sudah berencana Sesuai dengan Apa yang Baron perna sampai kepadanya untuk Suatu saat Aether meninggalkan tempat ini untuk membuat Sebuah hubungan Baik dengan  Sebuah gereja.


Dengan Seperti ini Seharusnya tidak masalah Jadinya ia dengan cepat menyetujui ucapan dari Aether, Setelah itu mereka kembali ketempat Dimana Moli telah menunggu, Aether telah mendapatkan penghormatan tertinggi dari Moli Sehingga tadi ia mendapatkan tempat khusus berbicara.


Dan tidak membiarkan satupun yang dapat mengganggu, Saat ia kembali bertemu mereka kembali membahas tentang perlengkapan Aether yang Sepertinya belum Selesai dikerjakan, sehingga Aether sama sekali tidak tahu apa yang harus dikerjakan kali ini.


Moli memberikan beberapa rekomendasi yang bagus Untuk belajar memasak dari seseorang.Tapi Aether yang kan menentukan Sendiri mana yang akan ditemuinya, dan baginya ini adalah saat yang tepat untuk menikmati pemandangan kota saat ia sedang bersantai.


“Sepertinya Sekarang aku mengerti kenapa Dunia ini menjadi tempat  kedua bagi kebanyakan orang.”


Selama ia pertama kali masuk ia hanya takjub dengan realitas dari dunia ini Sekarang, Setelah ia memperhatikan lebih detail para manusia dan berbagai makhluk yang ada di dunia ini Sudah Seperti Memiliki pikirannya  Sendiri dan yang membuatnya sangat takjub bagaimana beberapa pemain Sepertinya membuat hubungan asmara dengan beberapa npc dalam game ini.


Ia juga mendapatkan Skil memasaknya dengan mudah, Berkat rekomendasi Dari moli dan Kemampuan Aether untuk memasak yang pada dasarnya memang sudah baik, Sehingga Membuat Semua itu menjadi lebih mudah.


Bahkan ia mendapatkan hadiah peralatan memasaknya, Aether saat itu tidak sabar untuk menguji kemampuan memasaknya, Hingga ada suatu kejadian yang menarik perhatiannya. Di mana terlihat Seseorang Yang di kepung oleh Sekitar 10 orang.


Aether yang saat ini mengenakan Sebuah kostum pemula dan Membawa Sebuah kampung yang menandakan kalau ia adalah Seorang koki, sama sekali tidak menarik perhatian Seseorang. Hingga ia berjalan dengan bebas di jalan perkotaan tanpa ada yang mengenalinya.


Tatapan Aether dan tatapan orang yang sedang dalam terkepung tersebut sempat bertemu, terlihat kalau ia sedang meminta pertolongan kepada Aether. Tentu Aether  tidak berniat untuk ikut campur urusan mereka.


Dan lebih memilih pergi, sebenarnya Aether juga tahu kalau 10 orang itu sama sekali bukan tandingan satu orang  yang sedang dikepungnya. Yang kebanyakan dari mereka adalah orang orang yang memiliki job biasa, dan Aether dapat melihat kalau orang yang di kepung itu adalah satu orang pengguna job khusus, atau minimal ia adalah seorang Pengguna Job lanjutan.


Itu sudah cukup membuat kalau orang orang itu sama sekali bukan tandingannya, Walaupun Aether Sedikit penasaran, kenapa ada orang seperti itu bisa di serang oleh banyak orang, jika orang yang diserang pada saat itu adalah orang ganteng atau Setidaknya memiliki muka yang lumayan mungkin iya sedikit mengerti pasalnya mengingat muka dari orang itu Aether merasa kalau itu sama sekali bukan masalah wajah.


Mungkin mukanya juga tidak berada di tingkatan jelek,  tapi yang pasti Aether dapat mengatakan salah satu muka yang tidak akan dilupakan Seumur hidupnya, entah itu karena terlalu unik, dan memang sangat jarang untuk ditemui di dunia game Seperti ini.


Jika orang lain sepertinya akan membutuhkan waktu untuk terbiasa melihat mukanya namun bagi Aether yang sempat berada di pinggiran kota yang ada di indonesia, ia lumayan Sering menemukan Tipe muka seperti itu.


Tipe muka yang sangat maskulin, namun berusaha berdandan Seperti perempuan yang sangat glamor, menjadikan muka itu memang sedikit unik untuk dilihat. Setelah itu Aether melanjutkan untuk berbelanja berbagai bahan untuk dimasak.