VOF (The Legend of Spear Master)

VOF (The Legend of Spear Master)
terlambatnya pasukan Yuno



Dengan satu pendangan kecil Aether lasung melirik Joker, “Mau membuat masalah?” tanyanya singkat.


“Jika kita bisa memanfaatkan kesempatan ini kita bisa membuatnya menunggu sampai kedatangan Yuno atau membuat mereka lebih cepat karena sudah mengetahui keberadaan ku, lanjut aether.


Sekarang semuanya ada di pilihan Joker dan sebagai orang yang hanya mengikut Aether sama sekali tidak berhak untuk membuat keputusan dalam perang ini.


“jelaskan rencanamu,” balas joker singkat ia penasaran bagaimana rencana dari Aether


“Provokasi dia Sehingga ia mau melakukan sebuah pertarungan satu lama satu dalam tiga hari kedepan.”


“Bukan kah itu malah akan membuat orang yang ada disana akan mempercepat  mereka menyerang,” balas Joker.


“Kau pernah mendengar orang barat itu bodoh kalau sedang dalam keadaan unggul dalam pertempuran,” balas Aether mengejek orang orang yang ada disana.


Walaupun beberapa kebanyakan dari orang  strom hunter berasal dari indonesia, beberapa orang termasuk Joker adalah orang barat sehingga ia sedikit tersinggung dengan ucapan dari Aether.


“Ikutlah denganku,” lanjutnya kepada Joker.


Aether mengatakan segala sesuatu yang terjadi akan menjadi tanggung jawabnya, Sehingga joker bersama salah satu anggota terbaiknya berusaha menyusul.


Dengan bersama joker dan Bazz b Aether bergerak menuju kamp pertahanan musuh, ia kesana mengunakan wujudnya yang manusia bukan seorang elf.


Melihat kedatangan mereka bertiga pihak musuh terlihat sangat terkejut dan mereka bersiap untuk menyerang, “Buatlah alasan untuk bertemu dengan pemimpin mereka dengan niat untuk melakukan negosiasi,” bisik Aether kepada joker.


Karena saat ini ia sedang berubah menjadi bentuk manusianya ia sama sekali tidak dikenali sebagai Aether pahlawan dari kerajaan maritage Sehingga ia harus menggunakan Joker untuk bertemu dengan pempin mereka.


Di pihak musuh karena di sini adalah gabungan tiga buah kerajaan yang berperang untuk melawan mereka. Akan ada beberapa guild yang menaunginya,  pertama Nightcofeen dari rusia, pohon surga dari indonesia dan redbull dari australia.


Para petinggi dari redbull bertugas untuk mengontrol dua sisi yang tersisa dalam perang ini sedang kan di medan perang utama pemimpin pasukan berasal dari night cofeen dengan wakil berada berasal dari indonesia.


Dan orang yang menemui mereka saat ini adalah pemimpin atau ketua dari pohon surga yang bernama Dika, dengan nama dalam gamenya (white hair) .


karena uban juga hadir dalam acara yang dia adakan di makkasar saat itu Sehingga ia mengenali Aether, yang bukan dalam bentuk manusianya.


“Apa kalian kesini untuk memulai peperangan dengan membawa orang itu kesini,” ucap Dika.


Dika tahu kalau saat ini orang-orang dari maritengae belum siap untuk berperang karena beberapa pasukan utama mereka yang belum hadir dalam medan perang saat ini.


“Aku dengar kalau pemimpin pasukan yang ada disini terdengar sangat sombong untuk mengalihkan ku,” ucap Aether ia terlihat sangat sombong ia datang kesini memang berniat untuk melakukan provokasi.


“Aku Lakalasi, raja dari death game, ingin melihat siapa orang yang berani sangat sombong untuk mengatakan kalau aku bisa dikalahkan dengan mudah,” terik Aether.


Hal ini mengejutkan joker, dengan teriakan Aether seperti itu para prajurit yang ada dalam pihak musuh terlihat satu persatu pemimpin pasukan dari pihak mereka keluar termasuk orang yang Aether cari.


Perempuan itu terlihat sangat senang setelah melihatnya, terlihat ia juga segera mengeluarkan peralatan terbaiknya dan berusaha untuk menyerang Aether.


namun tentunya Aether tidak diam saja Ia menyadari setiap serangan dari perempuan tersebut, dengan mudah Bahkan ia juga memberikan serangan balasan kepada Perempuan itu.


“Sepertinya aku terlalu berharap berlebih, ternyata kau bukanlah pemain death game,” ucap Aether meremehkan perempuan itu. sambil mengatakan itu ia berbalik untuk mengajak joker untuk pergi.


“Jika mereka ingin berperang mari ladeni mereka untuk melakukannya,” lanjutnya yang dapat di dengar semua orang yang ada disana.


“Tunggu! aku belum kalah sialan,” teriak Rurea.


Uban terlihat berusaha menghentikan mereka, “Kalian tidak berpikir pergi dengan mudah dari sini bukan,” ucap uban


“Kalian bisa mencobanya apa kalian bisa menhentikan kami, dan untuk kau jika memang kau ingin bertarung satu lama satu persiapkan dirimu baik baik dan ku tunggu dalam tiga hari kedepan,” ucap Aether segera itu ia menajutkan perjalannya dan beberapa dari pihak lawan berusaha menghentikannya.


Tapi Rurea terlihat hentikan mereka dan membiarkan kelompok Aether pergi dengan mudah sampai ke tenda.


“Berhasil bukan?” ucap Aether singkat kepada joker.


“Awalnya aku sedikit marah dengan ucapanmu, tapi setelah melihatnya secara langsung aku mengerti  apa yang kau katakan itu memang ada benarnya, para orang dari barat itu memiliki Arogansi yang lumayan besar akan kekuatan yang mereka miliki, sehingga saat kau menghancurkannya mereka akan berusaha membuktikan kalau apa yang kau katakan itu salah,” jelas Joker.


Yang mengerti dengan baik taktik apa yang dimiliki Aether, “Itu tidak selamanya akan berhasil,  tapi sudah ratusan kali berurusan dengan para pemain dari barat dalam waktu yang lama  sehingga kurang lebih aku mengerti cara mereka berpikir.”


Balas Aether membuat Joker terdiam, ia beberapa waktu belakangan ini dikatakan jenius karena berhasil mengambil beberapa pemain berbakat dari Berbagai guild besar kini melihat orang yang lebih pintar darinya membuatnya merasa aneh.


“Tapi aku tidak mengatakan orang tadi adalah orang bodoh,  ia memang terlihat seperti cewek gila yang hanya berusaha menyerang, tapi beberapa gerakannya tadi aku bisa tahu kalau ia memang pantas untuk menjadi sebuah pemimpin  dalam guild besar, jadi tetap waspada karena ada kemungkinan yang memang memiliki cara untuk mengalahkanku.”


Aether melanjutkan kalau masih ada kemungkinan perang ini tidak berpihak kepadanya, apalagi jika orang- orang  yang berada dalam pimpinan dari Yuno juga terlambat maka itu akan semakin bermasalah untuk mereka kedepannya.


Tiga hari itu mereka menunggu kedatangan dari Yuno dan Cleo, tapi setelah dua hari Cleo datang untuk mengabarkan kalau mereka akan datang terlambat sehingga ini menjadi semakin sulit untuk kerajaan maritengae.


“Mau bagaimana lagi, mari kalahkan cewek gila itu, dan berdoa mereka akan mundur setelah pemimpin mereka dikalahkan.”


Aether terlihat masih santai dengan keadaan ini karena menurutnya itu tidak masalah dan masih ada kemungkinan kalau mereka  bisa mengatasi masalah ini, Aether juga terus membuang buang waktu saat ia bertarung dengan Rurea.


“Beberapa besar potensi kemungkinan Kau bisa memenangkan pertempuran nantinya.”


Terlihat cleo masih khawatir dengan pertempuran ini, “aku 80% yakin menang, daripada kau terus khawatir dengan masalah masalah yang tidak perlu, aku ada tugas untukmu,” ucapnya kepada cleo.


Dari setiap yang dia lakukan selama itu bisa dan jelas maka Aether akan terus menyiapkan beberapa persiapan, setelah di awal ia sudah mengirim rangga untuk melakukan tugasnya Sekarang ia mengirim cleo untuk melakukan tugas khusus untuknya .