VOF (The Legend of Spear Master)

VOF (The Legend of Spear Master)
membuat mood menjadi lebih baik



 Mereka hari itu membicarakan beberapa hal, termasuk menentukan jadwal acara peresmian yang akan mereka lakukan, dan apa yang akan mereka lakukan dalam acara peresmian tersebut, Mereka hari itu membuat keputusan dengan membuat sebuah live stream yang diadakan oleh Aether.


Hal itu belum pasti karena ia juga memperkirakan hal tersebut, Reyhan memperkirakan dalam waktu itu Aether sudah bisa mencapai perang besar dengan kerjaan Goblin. Jika itu Terjadi Maka itu ada adalah saat yang pas untuk membuat sebuah live pertama karena itu akan menjadi sangat memorable.


Jika itu tidak terkejar maka  Reyhan akan menciptakan sebuah suasana yang akan membuat sebuah live yang akan memorable. Vanessa juga mengusulkan untuk mengundang Renata untuk mengisi Acara dalam live tersebut.


Atau menjadi Alternatif lain jika memang Aether tidak bisa live pada hari ha, karena Vanessa Yakin renata yang hadir dalam acara tersudah sudah sangat menarik perhatian dunia luar kepada perusahan dan Channel youtube yang dimiliki Reyhan.


Reyhan Juga setuju dengan ide tersebut lagian walaupun ia menolak ia sudah tahu kalau perempuan itu pasti akan datang, apalagi Reyhan saat ini masih ada hutang janji dengannya.


“Satu hal, sebagai hadiah dalam acara peresmian perusahan kita, ayahku akan memberikan hadiah perubah penyidikan  puluhan gear untuk login dalam Vof,” mendengar hal tersebut semua orang yang ada disana lasung bahagia kecuali Reyhan.


“Ayolah bukankah sudah bilang kita hanya membangun ini Berdua tanpa campur tangan keluargamu, aku tidak masalah jika itu hanya sebuah saran atau sejenisnya, tapi bukan itu berlebihan.”


Reyhan merasa sedikit tersinggung dengan apa yang ayah dari Renata berikan berita itu benar-benar mengganggu mood dari Reyhan,  Sehingga ia langsung berusaha menelpon Ayah vanesa untuk memberitahukannya membatalkan hadiah tersebut.


Tetapi usahanya sia-sia berapa kali pun ia mencoba menelponnya nomor yang ia tuju sedang tidak aktif,  “Itu percuma, Mereka sedang keluar negeri dan kemungkinan mereka sedang berada dalam pesawat terbang,” Ucap vanessa sambil tersenyum.


Reyhan berusaha untuk tenang dan bersikap profesional, mereka saat ini masih berada di hadapan para pekerja yang dia miliki. “Aku tegaskan, jangan terlalu berharap dengan hadiah itu, kalian pasti masih bisa menggunakan gear saat berada dalam kantor, namun Kantor yang akan berusaha menyediakan untuk kalian.”


Walaupun sudah seperti ini Reyhan Masih Kokoh tidak ingin menerima banyak bantuan yang berkedok hadiah seperti itu, kesempatan ini Juga digunakan Reyhan untuk memperkenalkan sifatnya yang tidak terlalu bergantung kepada orang lain.


Setelah diskusi tersebut mereka segera bertolak menuju kantor mereka kedepannya, dan mulai mendekor bagaimana ruangan tersebut menjadi semakin nyaman, mereka adalah orang yang akan bekerja disana sehingga reyhan ingin meminta pendapat mereka untuk mendekor ruangan tersebut.


Konsep dalam kantor ini berusaha sensatai mungkin, namun tetap serius jika ada pekerjaan yang harus dikerjakan,  satu hal yang membuat mereka kagum dalam kantor tersebut adanya sebuah ruangan yang dikhususkan untuk melakukan olahraga dan melakukan sebuah sparing pertarungan.


Mereka akhirnya mengerti kenapa dalam syarat lamaran mereka adalah sebuah klausul dimana mereka diwajibkan ahli dalam sebuah seni beladiri aliran apapun itu, dan mereka bertiga adalah ahli dalam bidang beladiri.


“Mau Coba latih tanding? Tanya Reyhan.


Vanessa langsung merasakan sesuatu yang tidak enak akan hal tersebut,  terlihat mereka yang ada disana terlihat sangat percaya diri dengan kemampuan beladiri mereka, contoh Nasruddin ia adalah seorang ahli dalam beladiri silat, dan memegang sabuk tertinggi.


Ia adalah orang yang paling mengenal Reyhan, Ia tentunya tidak ingin para pekerja ini di buat babak belur oleh bos Sehingga IA ingin memanisir akan hal tersebut sehingga ia berusaha mengambil dan menjadi tumbal dalam kekesalan reyhan.


“Tidak masalah, Bantu aku membuat mood ku ini setidaknya menjadi lebih baik,” ucap Reyhan  mempersilahkan Boni untuk memilih senjata.


“Karena ini awal, mari bertarung dengan tangan kosong, untuk masalah menggunakan senjata, aku bisa menyerahkannya kepada mereka,”


Untuk menjadi kepala keamanan Boni juga adalah seorang ahli dalam beladiri, mereka memulai bertarung, disini akhirnya mereka juga melihat kemampuan reyhan dalam bertarung, Boni adalah seorang petarung yang menggunakan cara bertarung atlet karate, sedangkan Reyhan menggunakan kemampuan bertarung jalan.


Dan terkesan tidak tertarik, tapi setiap pukulannya terlihat sangat mematikan, jika itu orang yang tidak pernah melihat cara dia bertarung, maka Ada kemungkinan walaupun itu ia ahli dalam beladiri, ia bisa kalah dengan cepat karena memang cara bertarung  reyhan yang berusaha menjatuhkan lawannya dalam sentuhan pertama.


Tapi karena Boni yang sudah beberapa kali bertarung dengan Reyhan membuatnya tidak mudah cara bertarung reyhan yang seperti itu, semua orang yang ada disana terpukau melihat pertarungan tersebut.


“Ini hanya pandanganku saja atau mereka terlihat malah berusaha saling membunuh?” tanya Vanesa yang melihat cara bertarung dua orang tersebut.


Ini belum lima menit mereka bertarung, beberapa luka memar dapat terlihat dimuka Boni dan  Reyhan, Mungkin hanya Vanesa yang ada disini tidak terlalu ahli dalam beladiri, Ia tentunya tahu cara melawan tapi ia tentunya tidak sebaik orang-orang yang ada disana.


Dan dilihat dari kacamata, dua orang itu bertarung sama sekali tidak menahan diri, dan memang berniat untuk saling melukai.


Setelah cukup lama akhirnya boni memutuskan untuk mengalah dengan mengangkat tangannya, tanda ia kalah dalam pertarungan ini.


“Ayolah aku masih belum puas, mari lanjut jika ada luka parah beberapa mobil diluar siap untuk membawamu ke rumah sakit,” Rayhan terdengar sangat masih ingin bermain dengan Boni.


Semua orang yang ada disana, seolah olah mendengar sesuatu yang gila keluar dari mulut Reyhan,  “ia tidak berniat membuat perusahan hanya untuk mencari seseorang yang bisa dijadikan samsat latihan bukan?”  tanya nasruddin kepada Vanessa yang pertayaan saja tidak ada yang menjawabnya.


“Tenang saja, ia mensyaratkan kalau untuk bekerja disini adalah seorang yang ahli dalam beladiri, itu bertujuan agar saat mereka bertarung dalam Vof akan mudah atau setidaknya dapat diberikan instruksi dengan baik, dengan kata lainnya ia ingin membuat pasukan tempurnya sendiri menggunakan perusahaan ini jika itu memang diperlukan.”


Vanessa mulai menjelaskan kepada mereka alasan Reyhan memberikan saran kepada mereka bahwa pekerjanya harus ahli dalam bidang beladiri.


Mendengar itu mereka akhirnya Cukup tentang, tapi akhirnya mereka harus menemani reyhan dalam latihan, disini Reyhan sangat memperlihat kemampuannya dalam menggunakan tombak,  sedangkan Yang lainnya dipersilahkan untuk memilih senjata sesuai dengan keahliannya, Dan hasilnya Reyhan masih keluar sebagai pemenang dalam pertarungan tersebut.