
Tentu tidak Aether bekerja sama dengan Aldo yang asli berusaha membukakan jalan untuk menyerang para elit goblin yang terus menerus menghalangi mereka untuk bertemu dengan rajanya.
“Kau berfokus saja untuk melawan raja untuk mereka biarkan kami mengurusnya, Mungkin,” sebuah kalimat yang meragukan Aether katakan kepada Mosco.
Dengan jumlah seperti ini sungguh sangat merepotkan untuk mengalahkan mereka apalagi sepertinya kelompok goblin adalah para goblin yang dihasilkan para Goblin knight, sehingga sangat sulit untuk mengalahkan mereka.
“Sepertinya aku akan mendapatkan peralatan yang akan mahal,” gumam Aether yang melihat berbagai peralatan yang digunakan Goblin ini, yang jika dijual pasti akan laku keras di pasaran.
Sebagus apapun semangat yang dimiliki aether untuk mengambil semua peralatan tersebut, itu sama sekali tidak mudah, karena jumlah mereka yang terlalu banyak, bahkan untuk menerobos saja itu sudah setengah mati untuk melakukannya.
Keempat clon yang menagawal Mosco, satu persatu dari mereka tumabng sehingga mosco juga pada akhirnya turun tangan langsung untuk bertarung menerobos, “Terus maju, jangan pedulikan kami,” teriak Aether.
Ia juga mengaktifkan skill LION ROAR untuk memberikan beberapa buf kepada mosco dan teman temannya.
“uang, uang, uang,” Aether terus mengumumkan hal aneh membuat orang orang yang di sampingnya merinding dibuatnya.
“sepertinya apa yang katakan pepatah lama tentang seseorang yang memang membutuhkan motivasi lebih untuk menjadi kuat ada benarnya,” gumam Aldo melihat tuannya saat ini sangat tergila gila dengan uang.
“Dulu aku tidak pernah berpikir kalau uang bisa merubah seseorang, sepertinya hal itu memang benar,” kini North yang berkomentar.
“Hahaha, itu baru semangat berdagang yang bagus,” hanya Bruce yang sepertinya melihat Aether dalam sisinya yang sama.
Alado adalah seorang mantan ksatria yang memiliki motivasi untuk bertambah kuat sangat berbeda dengan Aether, sedangkan North yang memang dari kecil tidak pernah kekurangan uang, memiliki sudut pandang yang berbeda dengan apa yang Aether miliki.
Yang hidupnya selama masa pertumbuhan hanya atas dasar uang. Uang dan uang. “Harus seperti itu, itu baru guruku,” ucap Zegion, yang hampir membuat semua orang melihat kepadanya.
“Ada apa,? Dia memang guruku bukan?” ucapnya saat semua pandangan mengarah kepadanya.
“Teman teman fokus Mosco sudah berhasil bertarung dengan raja goblin, segera lindungi mosco,” ucap Aether menenangkan mereka.
Sehingga mereka kembali berfokus untuk membuat sebuah lingkup ruangan bertarung yang bagus untuk mosco, dengan menggunakan Clon dari Aldo yang baru dibuat aether dan North akhirnya bisa sampai di tempat Mosco yang saat itu ditekan.
Sehingga Aether bisa membuat Area yang lebih luas untuk bertarung melawan para goblin ini, pertarungan tersebut sangat sulit karena mereka yang memang kalah akan jumlah satu persatu dari Skil Aether keluarkan untuk membuat lawannya terus mati.
Tapi karena jumlah yang banyak, itu menjadi pertarungan yang sangat melelahkan, Masih ada skil terakhir yang belum Aether aktifkan yaitu deat tempo nya untuk semenatara North dan Aldo mundur.
Sehingga Aether lebih leluasa untuk melancarkan serangan demi serangan yang dia kuasai, saat aldo melihat Aether telah menggunakan Skl andalannya Aldo segera memberi kegiatan kepada Mosco untuk segera akhiri pertempuran ini.
Jika Aether selesai dengan skill nya dan mereka belum mendapatkan kemenangan mereka sudah pasti akan kalah dalam pertarungan ini.
Dalam mode mengamuknya tersebut aether sama sekali tidak tersentuh oleh pasukan para goblin, tapi karena itu hanya sebuah skil tentu akan ada batas dari penggunanya sehingga tidak lama Aether Pun tumbang.
Sehingga walaupun staminanya belum pulih sepenuhnya Aether masih berusaha untuk bertarung, setelah perjuangan panjang akhirnya Mosco berhasil untuk mengalahkan Sang raja goblin dan membalaskan dendam para penduduk desa .
Setelah melihat kekalahan raja mereka para goblin itu tidak melanjutkan pertarungan dan lebih memilih untuk kabur dari tempat itu secepat mungkin.
Aether dan yang lainnya tidak mengejar, karena mereka juga sangat kelelahan, tetapi saat mereka sudah cukup senang akan kemenangan mereka, Aether sadar kalau kondisi dari Mosco sepertinya tidak terlalu baik sehingga ia berusaha memberikannya potion terbaik yang mereka miliki.
“Sudahlah aku sudah tidak bisa diselamatkan lagi, aku tadi terlalu ceroboh sehingga mendapatkan serangan yang cukup fatal,” ucap Mosco secara terbata-bata.
Saat bertarung Tadi ia melihat kalau Aether dan Kawan kawan sedang dalam keadaan kesusahan sehingga ia terlalu terburu buru untuk meakhir pertarungan sehingga saat ia legah ada salah satu bawahan raja goblin yang berhasil menyelinap dalam pertarungan sehingga ia terkena serangan yang cukup fatal seperti ini.
“Aku tidak bisa memberikan apa-apa kepada kalian, karena telah membantuku tapi bawalah ini kepada kekaisaran bone mungkin akan ada beberapa hal yang akan berguna untuk kalian.”
Red knight emblem
Tingkatan: biasa
Sebuah emblem dari seorang pemimpin dari kesatria bertombak dari kekaisaran.
Tapi setelah memberikan emblem itu kepada Aether, Mosco memanggil zegion untuk mendekat kepadanya, “Sial anak itu sekali lagi mengalami keberuntungan,” gimana Aether melihat kalau Mosco berniat untuk menurunkan ketrampilan nya kepada Zegion.
Karena ia adalah seorang pemain makanya ia tidak bisa menurunkan skil atau ampun kepada Zegion , sehingga ia hanya bisa terus melatihnya dengan keras.
Tapi berbeda dengan Mosco yang juga merupakan seorang npc yang juga bisa menggunakan tombak sehingga ia sangat cocok untuk menurunkan l kemampuan pertarungan kepada Zegion, yang membuat Aether jengkel kenapa ia yang tidak mendapatkan skil skil dari zegion itu.
Tapi mengingat zegion adalah muridnya Jika suatu saat nanti Zegion sudah cukup levelnya ia pasti juga akan mendapatkan Skil skil yang zegion dapatkan .
Setelah menurunkan Kemampuannya Mosco lagu kehilangan nafas terakhirnya, terlihat kumara dan Zegion sedikit bersedih karena kehilangan Mosco di depannya.
“itulah yang terjadi kalau kalian tidak bertambah kuat, dan tidak memiliki kekuatan untuk melindungi keluarga kalian,” ucap Aldo memberikan beberapa nasehat kepada kumara dan Zegion.
Setelah waktu sedih sedihan itu telah selesai Aether langsung mengajak mereka melanjutkan perjalanannya, karena melihat ini North juga semakin khawatir tentang keadaan para lizardman yang ada di desanya.
Semakin dekat ia dengan desa, north terlihat semakin panik jadinya bruce dengan yang lainnya berusaha menenangkannya.
Kalau tidak akan ada yang terjadi kepada para lizardman selama mereka tidak mengetahui jalan rahasia untuk masuk kedalam gua yang mereka tuju.
Yang memang seharusnya hanya diketahui oleh hanya para lizardman seorang, Jadi Aether merasa yakin kalau Para lizardman itu dalam keadaan yang baik baik saja.